Andai Saya Bupati

Avatar of Redaksi

- Penulis

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis sebelah kanan. Didik Setia Budi, lahir di Kalianget. (Diluartv Photo)

Penulis sebelah kanan. Didik Setia Budi, lahir di Kalianget. (Diluartv Photo)

SUMENEP, diluartv.id- Andai saya Bupati. Sudah pasti ganti HP. Telepon bisa berdering setiap hari. Pesan singkat, laporan, datang terus. Kapasitas harus besar, batere cari yang kuat. Gak harus canggih, yang penting itu tadi, kapasitas dan batere.

Andai saya Bupati, saya harus bangun sejak pagi. Karena tak jarang, acara seremonial dimulai pukul 7. Berdiri saat sambutan. Lalu jalan lagi ke acara lain.

Andai saya Bupati, hari libur tak benar-benar kosong. Menerima tamu yang mungkin datang ke rumah. Telepon tetap standby. Walau bisa saja, meluangkan waktu untuk sekedar menyiram bunga. Atau nyalurkan hobi lain menyanyi dan main gitar.

READ  KAI Daop 8 Surabaya Kembali Tutup 4 Perlintasan Liar, Wujud Nyata Komitmen Keselamatan Perjalanan Kereta Api

Andai saya Bupati. Jadi susah untuk keluar malam. Apalagi sampai masuk ke tempat hiburan malam. Banyak yang kenal, kena foto, jadi preseden buruk. Mau jalan di lingkungan apapun harus jaga sikap. Tidak boleh bicara sembarangan, menghindari ceplas-ceplos. Itu berbahaya.

Andai saya Bupati. Harus pasang mata-mata di semua lini. Bukan untuk perang sih. Tapi sekedar cara untuk mengetahui semua circle di sekitar. Contoh, pasang ASN yang tahu seluk beluk anggaran. Tahu potensi kebocorannya. Tahu capaian kinerja OPD se Kabupaten.

READ  Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng

Andai saya Bupati. Harus netral dalam konflik perebutan jabatan. Karena sudah pasti, ASN yang saya pimpin saling sikut untuk menduduki jabatan tertentu. Memilih orang yang tepat memang sulit. Bukan tentang ingin mencari uang serapan proyek. Tapi lebih ke hal penting lainnya: mencari pejabat yang bisa amanah dan tak korup. Karena dimanapun, pejabat ASN korup sering juga menjerat sosok Bupatinya.

Andai saya Bupati. Saya mau pakai mobil solar saja. Lebih hemat. Sopir, pakai teman dekat, karena lebih kenal. Ajudan, cari yang diam, gak banyak omong.

READ  Mahasiswa Sumenep Demo Evaluasi Kinerja Pemerintahan

Andai saya Bupati. Ya, siap dikritik apapun, kapanpun. Jalan rusak, sekolah rusak, bantuan bermasalah. Semua saya catat. Cari yang lebih urgen. Kalau didemo, ya saya hadapi. Lha kalau didemo lagi, baru saja ajak bicara empat mata.

Andai saya Bupati. Nomer handphone ya tetap ini. Saya gak akan ganti. Mungkin nambah satu HP lagi beserta nomer baru. Cukup itu.

Jadi Bupati, saya harus memilih wakilnya. Siapa?

Facebook Comments Box

Penulis : Didik Setia Budi

Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng
Kisah Jurnalis TV Daerah
Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi
Minim Anggaran Acara 17-an, ASN dan PPPK di Pamekasan Meringis Dipatok Iuran!
Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*
27 Desa di Bangkalan Jawa Timur Krisis Air Bersih
Polsek Sapeken Tangkap Pria Simpan Ratusan Pil Y
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:55 WIB

Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:42 WIB

Andai Saya Bupati

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:04 WIB

Kisah Jurnalis TV Daerah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:24 WIB

Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:40 WIB

Minim Anggaran Acara 17-an, ASN dan PPPK di Pamekasan Meringis Dipatok Iuran!

Berita Terbaru

Penulis Didik Setia Budi. Punya sepeda jengki hijau. (Diluartv Photo)

Berita

Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng

Minggu, 26 Jul 2026 - 20:55 WIB

Penulis sebelah kanan. Didik Setia Budi, lahir di Kalianget. (Diluartv Photo)

Berita

Andai Saya Bupati

Minggu, 26 Jul 2026 - 18:42 WIB

Penulis sebelah kanan, Didik Setia Budi. Lahir di Kalianget. (Diluartv Photo)

Berita

Kisah Jurnalis TV Daerah

Minggu, 26 Jul 2026 - 16:04 WIB