27 Desa di Bangkalan Jawa Timur Krisis Air Bersih

Avatar of Redaksi

- Penulis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor BPBD Kabupaten Bangkalan. (Foto Istimewa)

Kantor BPBD Kabupaten Bangkalan. (Foto Istimewa)

BANGKALAN, diluartv.id- Sebanyak 27 Desa di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur mulai mengalami krisis air bersih di musim kemarau tahun ini.

Kondisi tersebut membuat ribuan warga kesulitan memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di sejumlah wilayah, masyarakat bahkan terpaksa membeli air bersih dari mobil tangki dengan harga mencapai Rp250 ribu untuk satu tangki berkapasitas 5.000 liter.

READ  Tebing Longsor Saat Hajatan, 4 Warga Bangkalan Tertimbun

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bangkalan, Arif Rahman Surya Atmaja, mengatakan pihaknya terus menyalurkan bantuan air bersih ke desa-desa terdampak sebagai langkah penanganan darurat selama musim kemarau.

“Untuk dropping setiap Senin sampai Kamis. Kita lakukan bergantian ke tiap desa,” kata Arif, Jumat (24/7/2026).

READ  Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Selain itu menurut Arif, BPBD Bangkalan telah mengoperasikan dua armada truk tangki untuk mendistribusikan air bersih secara bergilir ke seluruh wilayah terdampak.

Selain menyalurkan bantuan, BPBD juga terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan dampak musim kemarau. Apabila jumlah desa yang mengalami kekeringan bertambah, distribusi air bersih akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

READ  Santri Masalembu Didorong Jadi Wirausaha Tangguh Lewat Pelatihan Angkringan dan Pemasaran

“Kami juga mengimbau agar masyarakat menggunakan air secara bijak dan segera melaporkan kepada pemerintah desa maupun BPBD apabila mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih agar penyaluran bantuan dapat dilakukan secepat mungkin,” pungkasnya.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng
Andai Saya Bupati
Kisah Jurnalis TV Daerah
Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi
Minim Anggaran Acara 17-an, ASN dan PPPK di Pamekasan Meringis Dipatok Iuran!
Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung
Polrestabes Surabaya Bekuk Dua pengedar Simpan Sabu Dalam Bohlam

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:55 WIB

Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:42 WIB

Andai Saya Bupati

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:04 WIB

Kisah Jurnalis TV Daerah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:24 WIB

Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:40 WIB

Minim Anggaran Acara 17-an, ASN dan PPPK di Pamekasan Meringis Dipatok Iuran!

Berita Terbaru

Penulis Didik Setia Budi. Punya sepeda jengki hijau. (Diluartv Photo)

Berita

Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng

Minggu, 26 Jul 2026 - 20:55 WIB

Penulis sebelah kanan. Didik Setia Budi, lahir di Kalianget. (Diluartv Photo)

Berita

Andai Saya Bupati

Minggu, 26 Jul 2026 - 18:42 WIB

Penulis sebelah kanan, Didik Setia Budi. Lahir di Kalianget. (Diluartv Photo)

Berita

Kisah Jurnalis TV Daerah

Minggu, 26 Jul 2026 - 16:04 WIB