DPRD Sumenep Nyatakan Mosi Tidak Percaya kepada Sekda, Pembahasan KUA-PPAS 2027 Dipending

Avatar of Redaksi

- Penulis

Senin, 20 Juli 2026 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat di DPRD Sumenep, Senin, 20 Juli 2026. (Diluartv Photo)

Suasana rapat di DPRD Sumenep, Senin, 20 Juli 2026. (Diluartv Photo)

SUMENEP, diluartv.id– Suasana rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Kabupaten Sumenep Tahun Anggaran 2027 memanas. Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumenep menyatakan mosi tidak percaya kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Agus Dwi Saputro setelah dua kali dinilai tidak disiplin menghadiri agenda pembahasan yang telah dijadwalkan secara resmi.

Puncak kekecewaan terjadi pada rapat Banggar bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Senin (20/7/2026). Rapat yang dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB tak kunjung digelar karena Sekda selaku Ketua TAPD tidak hadir.

READ  Hingga April 2026, Polresta Sidoarjo Ungkap 36 Kasus 3C, Amankan 43 Tersangka

Padahal, menurut DPRD, jadwal rapat telah disepakati sebelumnya dan surat undangan resmi telah disampaikan kepada pihak eksekutif.

Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, sejak membuka forum langsung menyampaikan nada kecewa terhadap sikap eksekutif, khususnya Sekda. Ia menilai ketidakhadiran tersebut menunjukkan kurangnya penghormatan terhadap lembaga legislatif.

“Ini bukan sekadar persoalan hadir atau tidak hadir, tetapi menyangkut penghormatan terhadap institusi DPRD. Agenda ini sudah disepakati bersama dan surat resmi juga sudah disampaikan. Seharusnya ada komitmen untuk menghormati proses pembahasan anggaran,” tegas Zainal Arifin di hadapan anggota Banggar.

READ  DPRD Sumenep Gandeng UTM Bahas Raperda Pengelolaan Aset Daerah

Kekecewaan DPRD bukan tanpa alasan. Sebelumnya, rapat perdana pembahasan KUA-PPAS yang dijadwalkan pukul 13.00 WIB juga mengalami keterlambatan hingga sekitar pukul 17.00 WIB.

Dua kali molornya agenda strategis tersebut dinilai menjadi bukti buruknya disiplin eksekutif dalam menjalankan proses penyusunan APBD.

Dalam forum tersebut, sejumlah anggota Banggar secara bergantian menyampaikan protes keras. Bahkan, muncul usulan agar pembahasan tidak dilanjutkan dan DPRD menyatakan mosi tidak percaya kepada eksekutif, khususnya kepada Sekda selaku Ketua TAPD.

Beberapa anggota Banggar menilai ketidakhadiran Sekda bukan lagi persoalan teknis, melainkan telah mencerminkan lemahnya komitmen pemerintah daerah dalam membangun kemitraan dengan DPRD.

READ  Bappeda Sumenep Perkuat Implementasi Pengarusutamaan Gender Dalam Perencanaan Pembangunan

Setelah melalui pembahasan internal, Banggar akhirnya menyepakati untuk menunda (pending) pembahasan KUA-PPAS 2027 hingga terdapat kepastian kehadiran pihak eksekutif.

Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk sikap politik DPRD agar proses pembahasan APBD tetap berjalan dengan penuh tanggung jawab dan saling menghormati antar lembaga.

Tertundanya pembahasan KUA-PPAS berpotensi memengaruhi tahapan penyusunan APBD 2027 apabila tidak segera ditindaklanjuti dengan komunikasi yang lebih baik antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sumenep.(red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi
Minim Anggaran Acara 17-an, ASN dan PPPK di Pamekasan Meringis Dipatok Iuran!
Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*
27 Desa di Bangkalan Jawa Timur Krisis Air Bersih
Polsek Sapeken Tangkap Pria Simpan Ratusan Pil Y
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung
Tingkatkan Kemampuan Dalam Operasi Urban SAR, Kantor SAR Surabaya Gelar Simulasi Pencarian di Bangunan Runtuh
Polrestabes Surabaya Bekuk Dua pengedar Simpan Sabu Dalam Bohlam

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:24 WIB

Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:40 WIB

Minim Anggaran Acara 17-an, ASN dan PPPK di Pamekasan Meringis Dipatok Iuran!

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:36 WIB

Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:04 WIB

27 Desa di Bangkalan Jawa Timur Krisis Air Bersih

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:30 WIB

Polsek Sapeken Tangkap Pria Simpan Ratusan Pil Y

Berita Terbaru

Wartawan Sumenep saat meliput gempa bumi di Pulau Sapudi 2019 silam. (diluartv photo)

Berita

Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*

Sabtu, 25 Jul 2026 - 15:36 WIB

Kantor BPBD Kabupaten Bangkalan. (Foto Istimewa)

Nasional

27 Desa di Bangkalan Jawa Timur Krisis Air Bersih

Sabtu, 25 Jul 2026 - 14:04 WIB

Polisi tunjukkan barang bukti ratusan Pil Y yang disita dari pria berinisial I, warga Pulau Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken. (Foto Istimewa)

Uncategorized

Polsek Sapeken Tangkap Pria Simpan Ratusan Pil Y

Sabtu, 25 Jul 2026 - 12:30 WIB