Santri Masalembu Didorong Jadi Wirausaha Tangguh Lewat Pelatihan Angkringan dan Pemasaran

Avatar of Redaksi

- Penulis

Selasa, 10 Juni 2025 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan Santri Entrepreneurship Sumenep digelar di Desa Masalima, Kecamatan Masalembu. (diluartv photo)

Pelatihan Santri Entrepreneurship Sumenep digelar di Desa Masalima, Kecamatan Masalembu. (diluartv photo)

SUMENEP, diluartv.id- Suasana Pondok Pesantren Darussalam, Desa Masalima, Kecamatan Masalembu, terasa berbeda pada Selasa, 10 Juni 2025. Sebanyak 30 peserta yang terdiri dari santri, alumni pesantren, serta tenaga pendidik dari berbagai lembaga pendidikan, berkumpul mengikuti pelatihan bertajuk Santri Entrepreneur 2025. Fokus utamanya: pelatihan angkringan dan pemasaran.

Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan teknis. Lebih dari itu, ia menjadi pintu pembuka menuju kemandirian ekonomi santri di wilayah kepulauan, khususnya di Masalembu, yang selama ini dikenal memiliki keterbatasan akses terhadap pelatihan usaha.

Kepala Desa Masalima, Darussalam, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, langkah Disbudporapar Sumenep sangat relevan dan strategis.

READ  Tim SAR Evakuasi Warga Jatuh Ke Dalam Sumur Di Gresik

“Kami sangat mengapresiasi karena pelatihan ini memberi peluang baru bagi pemuda dan santri untuk berkarya di tengah keterbatasan. Ini sangat bermanfaat untuk membangun semangat wirausaha di Masalembu,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disbudporapar Sumenep, Syaifuddin Anshari, menegaskan bahwa program Santri Entrepreneur dirancang untuk membuka cakrawala bisnis santri, terutama di kawasan kepulauan yang masih minim pelatihan ekonomi kreatif.

“Santri harus didorong untuk menjadi pelaku usaha. Kita ingin mereka tidak hanya kuat secara keilmuan, tapi juga mandiri secara ekonomi,” ujarnya.

READ  BKPSDM Sumenep Tunggu Juklak Pelibatan PPPK ke Koperasi Merah Putih

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan, menambahkan bahwa pelatihan ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membangun basis pemuda produktif dari lingkungan pesantren.

“Santri itu adalah basis kepemudaan di setiap daerah. Harapan kami, ilmu dan keterampilan yang diperoleh tidak hanya diaplikasikan secara pribadi, tapi juga disebarkan kepada masyarakat luas,” jelasnya.

Pelatihan ini mencakup cara memulai usaha angkringan, strategi pemasaran yang relevan di era digital, serta manajemen usaha kecil yang cocok diterapkan di wilayah kepulauan. Pendekatannya praktis, mudah diterapkan, dan selaras dengan potensi lokal.

READ  Peringati Tahun Baru Islam, Siswa Ta'miriyah Refleksikan Peristiwa Hijrah Dengan Pawai Ta'aruf

Dengan bekal ini, para santri tidak hanya belajar berdagang, tetapi juga belajar tentang nilai-nilai kemandirian, kreativitas, dan kontribusi sosial. Pelatihan ini juga menjadi bentuk nyata integrasi antara pendidikan pesantren dan pembangunan ekonomi lokal.

Santri Entrepreneur 2025 adalah upaya kecil dengan potensi dampak besar—melahirkan wirausaha muda dari pulau-pulau terjauh, yang mampu berdiri di atas kaki sendiri dan menginspirasi lingkungannya. (red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria Asing, Melamar Jadi Cawabup
Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng
Andai Saya Bupati
Kisah Jurnalis TV Daerah
Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi
Minim Anggaran Acara 17-an, ASN dan PPPK di Pamekasan Meringis Dipatok Iuran!
Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*
27 Desa di Bangkalan Jawa Timur Krisis Air Bersih

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:56 WIB

Pria Asing, Melamar Jadi Cawabup

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:55 WIB

Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:42 WIB

Andai Saya Bupati

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:04 WIB

Kisah Jurnalis TV Daerah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:24 WIB

Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi

Berita Terbaru

Didik Setia Budi, Wartawan juga Penulis Cerpen. (Diluartv Photo)

Berita

Pria Asing, Melamar Jadi Cawabup

Minggu, 26 Jul 2026 - 22:56 WIB

Penulis Didik Setia Budi. Punya sepeda jengki hijau. (Diluartv Photo)

Berita

Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng

Minggu, 26 Jul 2026 - 20:55 WIB

Penulis sebelah kanan. Didik Setia Budi, lahir di Kalianget. (Diluartv Photo)

Berita

Andai Saya Bupati

Minggu, 26 Jul 2026 - 18:42 WIB

Penulis sebelah kanan, Didik Setia Budi. Lahir di Kalianget. (Diluartv Photo)

Berita

Kisah Jurnalis TV Daerah

Minggu, 26 Jul 2026 - 16:04 WIB