Warna Warni Bupati Fauzi, Gelorakan Bulan Bung Karno di Sumenep

Avatar of Redaksi

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. (Foto Istimewa)

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. (Foto Istimewa)

SUMENEP, diluartv.id- Peringatan Bulan Bung Karno yang berlangsung sepanjang Juni 2026 di Kabupaten Sumenep tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial semata.

Di bawah kepemimpinan Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, semangat perjuangan Proklamator Republik Indonesia itu diterjemahkan ke dalam berbagai kegiatan yang melibatkan aparatur pemerintah, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat luas.

Salah satu langkah yang dilakukan Bupati Fauzi adalah mengimbau seluruh aparatur sipil negara (ASN) laki-laki di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mengenakan peci hitam saat menjalankan tugas kedinasan selama Bulan Bung Karno.

Menurut Ketua DPC PDIP Sumenep itu, Peci hitam yang identik dengan sosok Presiden pertama RI itu diharapkan menjadi pengingat akan nilai-nilai nasionalisme, pengabdian, dan kecintaan terhadap bangsa yang diwariskan Bung Karno.

READ  Sinergi TPK Berlian dan Koperasi TKBM Tanjung Perak, Latih 835 Pekerja Wujudkan Operasional Pelabuhan Yang Handal

Tidak berhenti pada simbol kebangsaan, Pemerintah Kabupaten Sumenep juga menggandeng DPD KNPI Sumenep bersama berbagai organisasi kepemudaan (OKP) untuk menggelar doa bersama mengenang Bung Karno pada 2 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh kecamatan di Kabupaten Sumenep sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa-jasa sang proklamator dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno kemudian dilanjutkan dengan Parade Musik Tong-Tong yang digelar pada 7 Juni 2026. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya lokal Madura, tetapi juga menjadi sarana memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong yang selama ini menjadi salah satu nilai perjuangan Bung Karno.

Komitmen membumikan ajaran dan semangat Bung Karno juga diwujudkan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sumenep dan KNPI dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan reflektif dan edukatif.

READ  Bupati Sumenep Apresiasi Kepedulian Pengusaha Properti Bantu Korban Gempa

Salah satunya adalah Soekarno Fun Run 2026 yang digelar pada Minggu, 14 Juni 2026. Kegiatan olahraga yang diikuti berbagai elemen masyarakat itu menjadi simbol penting bahwa semangat perjuangan harus diwujudkan melalui pola hidup sehat, kebersamaan, dan partisipasi aktif dalam kehidupan sosial.

Bupati Fauzi menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut bertujuan untuk menanamkan kembali nilai-nilai perjuangan Bung Karno dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam lingkungan birokrasi dan pelayanan publik.

“Kami ingin semangat perjuangan Bung Karno diimplementasikan dalam etos kerja sehari-hari. Semangat gotong royong, persatuan, dan dedikasi kepada rakyat harus menjadi landasan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Bupati Fauzi.

READ  Rawat Cagar Budaya, Bupati Sumenep Lantik TACB

Menurutnya, mengenang Bung Karno tidak cukup hanya melalui upacara atau seremoni tahunan. Nilai-nilai yang diperjuangkan sang proklamator harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperkuat persatuan bangsa.

“Semua ini kita lakukan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi Bung Karno dalam memperjuangkan kemerdekaan, serta meletakkan dasar-dasar kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegasnya.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumenep berupaya memastikan bahwa semangat Bung Karno tetap hidup dan relevan di tengah masyarakat. Bukan sekadar dikenang sebagai tokoh sejarah, tetapi juga menjadi inspirasi dalam membangun daerah, memperkuat persatuan, dan meningkatkan pengabdian kepada rakyat. (red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi
Minim Anggaran Acara 17-an, ASN dan PPPK di Pamekasan Meringis Dipatok Iuran!
Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*
27 Desa di Bangkalan Jawa Timur Krisis Air Bersih
Polsek Sapeken Tangkap Pria Simpan Ratusan Pil Y
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung
Tingkatkan Kemampuan Dalam Operasi Urban SAR, Kantor SAR Surabaya Gelar Simulasi Pencarian di Bangunan Runtuh
Polrestabes Surabaya Bekuk Dua pengedar Simpan Sabu Dalam Bohlam

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:24 WIB

Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:40 WIB

Minim Anggaran Acara 17-an, ASN dan PPPK di Pamekasan Meringis Dipatok Iuran!

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:36 WIB

Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:04 WIB

27 Desa di Bangkalan Jawa Timur Krisis Air Bersih

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:30 WIB

Polsek Sapeken Tangkap Pria Simpan Ratusan Pil Y

Berita Terbaru

Wartawan Sumenep saat meliput gempa bumi di Pulau Sapudi 2019 silam. (diluartv photo)

Berita

Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*

Sabtu, 25 Jul 2026 - 15:36 WIB

Kantor BPBD Kabupaten Bangkalan. (Foto Istimewa)

Nasional

27 Desa di Bangkalan Jawa Timur Krisis Air Bersih

Sabtu, 25 Jul 2026 - 14:04 WIB

Polisi tunjukkan barang bukti ratusan Pil Y yang disita dari pria berinisial I, warga Pulau Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken. (Foto Istimewa)

Uncategorized

Polsek Sapeken Tangkap Pria Simpan Ratusan Pil Y

Sabtu, 25 Jul 2026 - 12:30 WIB