Polisi Selidiki Kejadian Nelayan Meninggal Akibat Perahu Karam di Pakamban Laok

Avatar of Redaksi

- Penulis

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Sumenep selidiki kejadian meninggalnya seorang nelayan saat perahu karam di perairan Pakamban Laok, Kecamatan Pragaan, Sumenep, Jawa Timur. (Diluartv Photo)

Polres Sumenep selidiki kejadian meninggalnya seorang nelayan saat perahu karam di perairan Pakamban Laok, Kecamatan Pragaan, Sumenep, Jawa Timur. (Diluartv Photo)

SUMENEP, diluartv.id- Seorang nelayan bernama M. Rusdi (72), warga Dusun Dunggadung, Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, meninggal dunia setelah perahu yang ditumpanginya karam di perairan Desa Pakamban Laok, Kecamatan Pragaan, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kapolsek Prenduan AKP Hudi Susilo, mengatakan bahwa peristiwa tersebut bermula saat korban bersama sepupunya, Bustomi, serta dua orang cucu Bustomi, yakni Ulfa Lailatul Husna (13) dan Ahmad Habibi (5), berangkat ke tengah laut sekitar pukul 08.00 WIB untuk memasang jaring ikan menggunakan perahu berbahan fiber berukuran sekitar 5 meter.

READ  Rokok Saya Durno, Trus Kenapa?

Saat proses pemasangan jaring berlangsung, korban berjalan ke sisi perahu sehingga perahu kehilangan keseimbangan dan akhirnya karam. Keempat penumpang sempat tercebur ke laut.

Beruntung, seorang nelayan lain, Musliyanto alias P. Rizki, yang saat itu sedang mencari rajungan di sekitar lokasi, segera memberikan pertolongan. Seluruh korban berhasil dievakuasi ke atas perahunya. Namun setelah dilakukan pengecekan, M. Rusdi diketahui telah meninggal dunia yang diduga akibat kehabisan tenaga saat berada di dalam air.

READ  Bupati Fauzi Minta OPD Prioritaskan Hadiah Keris Bagi Tamu

Selanjutnya, seluruh korban dibawa ke daratan. Bustomi mendapatkan perawatan di Puskesmas Pragaan, sedangkan Ulfa Lailatul Husna dan Ahmad Habibi menjalani perawatan di rumah keluarganya. Sementara jenazah M. Rusdi langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Menerima informasi tersebut, personel Polsek Prenduan bersama pihak Kecamatan Pragaan dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Pragaan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan para saksi, serta melakukan penyelidikan.

READ  Satreskrim Polresta Sumenep Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual

Pihak keluarga korban menyatakan menolak dilakukan visum maupun autopsi dan telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa tersebut diduga murni merupakan kecelakaan laut dan tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan maupun tindak pidana.

Polres Sumenep mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, agar senantiasa mengutamakan keselamatan saat melaut dengan memperhatikan kondisi cuaca, kapasitas perahu, serta menggunakan perlengkapan keselamatan guna meminimalisir risiko terjadinya kecelakaan di laut. (red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Sehat Politik DPRD Sumenep Diikuti Ribuan Warga, Perkuat Sinergi untuk Pembangunan
DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda Dana Cadangan Pilkada 2029 Sebesar Rp75 Miliar
DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda APBD 2027 Jadi Perda
Bukan Musik Jalanan! Cara Sumenep Sulap Musik Tongtong Jadi Event Nasional
Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan
DPO Kasus Penipuan Rp200 Juta Ditangkap, Kuasa Hukum Puji Kinerja Polresta Sumenep
Gelorakan Sepakbola SD, Cara Bupati Sumenep Gali Talenta Muda
Regulasi Piala AF Sport U-17 Sumenep Dimatangkan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Jalan Sehat Politik DPRD Sumenep Diikuti Ribuan Warga, Perkuat Sinergi untuk Pembangunan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:13 WIB

DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda Dana Cadangan Pilkada 2029 Sebesar Rp75 Miliar

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:05 WIB

DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda APBD 2027 Jadi Perda

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Bukan Musik Jalanan! Cara Sumenep Sulap Musik Tongtong Jadi Event Nasional

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:07 WIB

Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru

DPRD dan Pemkab Sumenep menyepakati Raperda APBD Tahun Anggaran 2027 menjadi Perda dalam Rapat Paripurna DPRD, yang dipimpin Ketua DPRD H. Zainal Arifin, Kamis (22/10/2026) lalu.

Nasional

DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda APBD 2027 Jadi Perda

Senin, 26 Okt 2026 - 21:05 WIB

Suasana khidmat pelaksanaan Apel Hari Santri Nasional 2026 di Halaman Kantor Bupati Sumenep, di mana Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran Forkopimda memberikan amanat di atas panggung utama.

Pemerintahan

Ini Cara Pemkab Sumenep Dorong Santri Merambah Dunia Kewirausahaan

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:58 WIB