Antrian Haji di Sumenep Capai 34 Tahun

Avatar of Redaksi

- Penulis

Kamis, 17 April 2025 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Kemenag Sumenep memberikan materi dalam Bimbingan Manasik Haji di tingkat Kecamatan (diluartv photo)

Petugas Kemenag Sumenep memberikan materi dalam Bimbingan Manasik Haji di tingkat Kecamatan (diluartv photo)

SUMENEP, diluartv.id- Antrian keberangkatan haji di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur saat ini telah mencapai 34 tahun tahun. Hal ini disampaikan Kasi Haji dan Umrah Kemenag Sumenep Ahmad Halimy, Kamis (17/4/2025). Menurutnya, Jawa Timur termasuk Sumenep menjadi wilayah dengan daftar tunggu haji terlama di Indonesia.

“Karena di Jawa Timur termasuk Sumenep animo berangkat haji itu sangat tinggi. Makanya daftar tunggu sampai 34 tahun bagi yang reguler,” kata Hamily.

READ  Bupati Sumenep Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan

Salah satu cara mengamankan kuota haji menurut Halimy adalah mendaftar lebih awal.

“Kami intens sosialisasi ke masyarakat agar mendaftar haji sejak usia minimal 12 tahun. Jadi nantinya yang bersangkutan sudah dapat berangkat haji di usia sekitar 46 tahun,” imbuhnya.

Menanggapi lamanya daftar antrian haji ini, Ahmad Juna warga Kabupaten Sumenep mengaku pasrah dan tidak dapat berbuat banyak. Pilihannya adalah mendaftar melalui haji plus, untuk memangkas daftar tunggu.

READ  BPRS Sumenep Pacu Program BBS di Daratan dan Kepulauan Sumenep

“Kalau mau lebih cepat ya ikut haji yg plus, tapi kan sangat mahal. Ya kalau enggak, ya harus nunggu 34 tahun. Coba anda bayangkan, itu kan waktu yang panjang,” katanya.

Saat ini kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep mulai melakukan persiapan menghadapi musim keberangkatan haji tahun ini. Sebanyak 767 CJH telah melakukan pelunasan biaya haji.

READ  Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan ABK LCT Kinta Perjaya di Perairan Timur Suramadu

“Jadwal pelunasan biaya haji sampai tanggal 25 April nanti. Jadi jumlah CJH nya masih bertambah termasuk ada kuota cadangan juga. Insyaallah tahun ini Kabupaten Sumenep memberangkatkan dua kloter,” kata Halimy. (dsb/red)

Petugas Kemenag Sumenep memberikan materi dalam Bimbingan Manasik Haji di tingkat Kecamatan (diluartv photo)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi
Minim Anggaran Acara 17-an, ASN dan PPPK di Pamekasan Meringis Dipatok Iuran!
Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*
27 Desa di Bangkalan Jawa Timur Krisis Air Bersih
Polsek Sapeken Tangkap Pria Simpan Ratusan Pil Y
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung
Tingkatkan Kemampuan Dalam Operasi Urban SAR, Kantor SAR Surabaya Gelar Simulasi Pencarian di Bangunan Runtuh
Polrestabes Surabaya Bekuk Dua pengedar Simpan Sabu Dalam Bohlam

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:24 WIB

Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:40 WIB

Minim Anggaran Acara 17-an, ASN dan PPPK di Pamekasan Meringis Dipatok Iuran!

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:36 WIB

Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:04 WIB

27 Desa di Bangkalan Jawa Timur Krisis Air Bersih

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:30 WIB

Polsek Sapeken Tangkap Pria Simpan Ratusan Pil Y

Berita Terbaru

Wartawan Sumenep saat meliput gempa bumi di Pulau Sapudi 2019 silam. (diluartv photo)

Berita

Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*

Sabtu, 25 Jul 2026 - 15:36 WIB

Kantor BPBD Kabupaten Bangkalan. (Foto Istimewa)

Nasional

27 Desa di Bangkalan Jawa Timur Krisis Air Bersih

Sabtu, 25 Jul 2026 - 14:04 WIB

Polisi tunjukkan barang bukti ratusan Pil Y yang disita dari pria berinisial I, warga Pulau Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken. (Foto Istimewa)

Uncategorized

Polsek Sapeken Tangkap Pria Simpan Ratusan Pil Y

Sabtu, 25 Jul 2026 - 12:30 WIB