Wamendes Ahmad Riza Patria Ajak Mahasiswa, Bangun Desa dengan Teknologi

Avatar of Redaksi

- Penulis

Senin, 11 Mei 2026 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamendes Ahmad Riza Patria berbicara dalam seminar pembangunan pedesaan di Universitas Muhammadiyah Lamongan, Senin, 11 Mei 2026. (Diluartv Photo)

Wamendes Ahmad Riza Patria berbicara dalam seminar pembangunan pedesaan di Universitas Muhammadiyah Lamongan, Senin, 11 Mei 2026. (Diluartv Photo)

LAMONGAN, diluartv.id- Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) RI Ahmad Riza Patria mengajak mahasiswa dan civitas akademika untuk ikut aktif membangun desa dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi digital, hingga kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Ajakan tersebut disampaikan saat seminar pembangunan pedesaan yang digelar di Universitas Muhammadiyah Lamongan, Senin 11 Mei 2026.

Ahmad Riza menyampaikan bahwa pembangunan Indonesia ke depan harus dimulai dari desa. Menurutnya, seluruh elemen kampus memiliki tanggung jawab yang sama dalam memajukan desa, mulai dari mahasiswa, dosen, fakultas hingga institusi perguruan tinggi.

“Harapan bapak presiden, semua warga bangsa ikut membangun desa. Bangunkan desa agar menjadi maju dan mandiri. Karena itu ayo semua kembali ke desa dan bangun desa,” ujarnya.

READ  Dinsos P3A Sumenep Segera Bagikan Beasiswa Tahap Dua

Ia menjelaskan, kembali ke desa bukan berarti seluruh masyarakat harus tinggal di desa. Namun, mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi diharapkan tetap memiliki kepedulian terhadap pembangunan desa melalui ilmu dan teknologi yang dimiliki.

Ahmad Riza juga menyoroti tiga persoalan utama yang masih dihadapi desa saat ini, yakni kualitas sumber daya manusia, infrastruktur yang belum memadai, serta keterbatasan pembiayaan pembangunan.

“Kita dapat mengatasi masalah desa dengan cara meningkatkan potensi desa dan mengatasi berbagai masalah desa,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan RI Budiman Sudjatmiko menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia untuk menghadapi tantangan kemiskinan di era perkembangan teknologi.

Menurut Budiman, kemiskinan saat ini tidak hanya disebabkan persoalan lama seperti minimnya lapangan pekerjaan, keterbatasan lahan pertanian, hingga sulitnya akses permodalan, tetapi juga muncul akibat disrupsi teknologi yang berkembang sangat cepat.

READ  Polisi Selidiki Kejadian Nelayan Meninggal Akibat Perahu Karam di Pakamban Laok

“Jangan sampai lahir kaum miskin baru dari kalangan terdidik. Jangan sampai muncul pengangguran baru yang terdidik karena ilmunya tidak mengikuti perkembangan zaman,” jelasnya.

Budiman menambahkan, penguasaan teknologi digital dan AI harus menjadi kemampuan tambahan yang dimiliki generasi muda agar mampu bersaing di masa depan sekaligus menjadi solusi dalam pembangunan desa dan pengentasan kemiskinan.

Kemudian Head of IT 0320 Cyberspirit, Ahmad Faizi menjelaskan pihaknya saat ini tengah mengembangkan sistem keamanan digital berbasis teknologi pasca kuantum untuk menghadapi ancaman siber di masa depan.

READ  Awal Tahun 2026 Tren Ekonomi Lamongan Bergerak Naik

Menurutnya, teknologi tersebut telah diterapkan dalam aplikasi komunikasi bernama Pena Messenger yang saat ini sudah dapat diunduh melalui platform iOS.

“Kami sudah membangun dua sistem enkripsi pasca kuantum di Pena Messenger. Pertama adalah post quantum cryptography yang digunakan untuk pengamanan data dan transaksi digital, kemudian post quantum cyber crystal untuk mengantisipasi serangan siber di era quantum computing,” ujar Faiz.

Ahmad Faizi menambahkan, konsep utama teknologi pasca kuantum bukan hanya soal keamanan, tetapi juga efisiensi penggunaan infrastruktur dan energi digital di masa depan.

“Tujuan utama teknologi pasca kuantum sesungguhnya adalah efisiensi besar-besaran. Ketika efisiensi itu tercapai, di situlah transformasi teknologi quantum benar-benar terjadi,” kata Faiz.(moh/red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria Asing, Melamar Jadi Cawabup
Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng
Andai Saya Bupati
Kisah Jurnalis TV Daerah
Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi
Minim Anggaran Acara 17-an, ASN dan PPPK di Pamekasan Meringis Dipatok Iuran!
Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*
27 Desa di Bangkalan Jawa Timur Krisis Air Bersih

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:56 WIB

Pria Asing, Melamar Jadi Cawabup

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:55 WIB

Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:42 WIB

Andai Saya Bupati

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:04 WIB

Kisah Jurnalis TV Daerah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:24 WIB

Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi

Berita Terbaru

Didik Setia Budi, Wartawan juga Penulis Cerpen. (Diluartv Photo)

Berita

Pria Asing, Melamar Jadi Cawabup

Minggu, 26 Jul 2026 - 22:56 WIB

Penulis Didik Setia Budi. Punya sepeda jengki hijau. (Diluartv Photo)

Berita

Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng

Minggu, 26 Jul 2026 - 20:55 WIB

Penulis sebelah kanan. Didik Setia Budi, lahir di Kalianget. (Diluartv Photo)

Berita

Andai Saya Bupati

Minggu, 26 Jul 2026 - 18:42 WIB

Penulis sebelah kanan, Didik Setia Budi. Lahir di Kalianget. (Diluartv Photo)

Berita

Kisah Jurnalis TV Daerah

Minggu, 26 Jul 2026 - 16:04 WIB