PWI Bangkalan Ajak Wartawan Tolak Permohonan Maaf Hotman Paris

Avatar of Redaksi

- Penulis

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PWI Bangkalan Mahmud Ismail. (Foto Istimewa)

Ketua PWI Bangkalan Mahmud Ismail. (Foto Istimewa)

BANGKALAN, diluartv.id– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bangkalan mengajak para wartawan menolak permintaan maaf Hotman Paris yang beredar melalui video di media sosial.

Ketua PWI Bangkalan, Mahmud Ismail, menilai permintaan maaf tersebut tidak disampaikan melalui mekanisme yang semestinya. Video itu direkam dan disebarluaskan oleh pihak Hotman, bukan melalui media arus utama.

“Permintaan maaf itu dibuat melalui video oleh orang-orangnya sendiri, bukan disampaikan melalui media mainstream,” kata Mahmud, Rabu, 22 Juli 2026.

READ  Data Audit Inspektorat Sumenep Bocor, LSM Gunakan Untuk Memeras

Menurut Mahmud, apabila ingin meminta maaf kepada insan pers, Hotman seharusnya menggelar konferensi pers secara resmi. Cara tersebut dinilai lebih menghormati profesi wartawan.

“Seharusnya Hotman menyampaikan permintaan maaf melalui jumpa pers resmi, bukan membuat video sendiri lalu dikirim ke wartawan,” ujarnya.

READ  IJTI Pantura Raya Gelar Talkshow “Beyond Journalism”, Dorong Pelajar Melek Media

Mahmud menegaskan, penyampaian permintaan maaf melalui video tidak mencerminkan etika komunikasi kepada media. Karena itu, PWI Bangkalan mengimbau wartawan agar tidak memuat video tersebut sebagai berita.

“Menurut saya, tindakan permohonan maaf Hotman tidak etis. Jadi, kami mengajak wartawan agar permintaan maaf itu tidak perlu ditulis di media mainstream,” tegasnya.

Kasus ini bermula saat Hotman Paris diduga melontarkan ucapan yang tidak pantas kepada wartawan yang mewawancarainya usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri. Video peristiwa tersebut kemudian viral di media sosial.

READ  H. Hosnan Tegas Dukung Perubahan Nomenklatur Kabupaten Sumenep Kepulauan

Insiden itu memicu kecaman dari berbagai organisasi pers di Indonesia. Pengurus PWI kemudian melaporkan dugaan intimidasi tersebut kepada pihak kepolisian agar diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Facebook Comments Box

Penulis : Susanto

Editor : Didik Setia Budi

Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Musik Jalanan! Cara Sumenep Sulap Musik Tongtong Jadi Event Nasional
Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan
DPO Kasus Penipuan Rp200 Juta Ditangkap, Kuasa Hukum Puji Kinerja Polresta Sumenep
Gelorakan Sepakbola SD, Cara Bupati Sumenep Gali Talenta Muda
Regulasi Piala AF Sport U-17 Sumenep Dimatangkan
MEC 2026 Berhasil Hidupkan Marwah Keraton Sumenep Sebagai Pusat Peradaban Budaya
Geliat Ekonomi Kreatif di Labang Mesem: Kemeriahan MEC 2026 Pukau Pengunjung
MEC 2026 Sumenep Siap Digelar, Panitia Cek Panggung dan Lighting

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Bukan Musik Jalanan! Cara Sumenep Sulap Musik Tongtong Jadi Event Nasional

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:07 WIB

Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:22 WIB

DPO Kasus Penipuan Rp200 Juta Ditangkap, Kuasa Hukum Puji Kinerja Polresta Sumenep

Rabu, 23 September 2026 - 16:38 WIB

Regulasi Piala AF Sport U-17 Sumenep Dimatangkan

Senin, 21 September 2026 - 15:27 WIB

MEC 2026 Berhasil Hidupkan Marwah Keraton Sumenep Sebagai Pusat Peradaban Budaya

Berita Terbaru