Mazdon, Kembalilah

Avatar of Redaksi

- Penulis

Senin, 27 Juli 2026 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis Didik Setia Budi, beberapa hari lalu, disebut Presiden Londo Ireng. (Diluartv Photo)

Penulis Didik Setia Budi, beberapa hari lalu, disebut Presiden Londo Ireng. (Diluartv Photo)

SUMENEP, diluartv.id- Saya sangat senang, saat Mazdon, Pemimpin Redaksi Dimadura.id bersua di tulisan saya. Karena sebaliknya, saya pun hafal dan akrab dengan semua yang melekat dengannya. Motor vario biru, tas gendong, dan sepatu pantofel hitam. Pertama bertemu Mazdon, dia masih berstatus sebagai Guru SMP. Style nya tentu khas seorang pendidik. Celana kain dan baju lengan panjang dimasukkan. Ditambah sabuk kulit hitam di pinggang, menambah wibawanya.

Tapi diluar itu, hal penting yang tetap saya ingat dari Mazdon adalah semangatnya.

Peristiwa ini akan saya kenang sepanjang hidup saya. Sebuah momen sederhana, saat Mazdon yang seorang Guru menyampaikan tekadnya di sebuah meja kantor. Saya mau berhenti jadi Guru, insyaallah sudah mantap menggeluti dunia wartawan. Kata Mazdon pendek. Pandangannya sayu, menatap ke jendela nako hitam. Saya tahu, pikirannya berkecamuk.

READ  Penderita TBC di Sumenep Capai 551 Kasus

Saya tidak menyela, tidak merespon berlebihan juga. Di momen itu, saya biarkan Mazdon memutuskan, sebuah hal, yang pasti akan merubah jalan hidupnya. Dan, pilihannya tetap bulat: menjadi wartawan dan membangun media sendiri. Lahirlah Dimadura.

Di awal, tidak banyak media yang bisa menyamai spesialisasi dimadura dalam hal konten berita. Media ini adalah media yang terbilang langka di Pulau Madura. Sebuah website berita yang menjadikan basis seni budaya sebagai informasi utamanya.

Dengan latar belakang Mazdon sebagai Guru Bahasa Madura, tentu memimpin media seni budaya adalah hal mudah. Betul saja, 3-4 tahun berlalu. Mazdon tetap menjadi ‘Guru’ di ruang lain, yakni media. Dan Dimadura, menjadi website budaya lokal rujukan saat itu. Ratusan paribasan Madura, Puisi, Dongeng Madura, Sejarah Madura, terangkum di media ini. Ribuan artikel, Ribuan foto.

READ  Prabowo dan Komisi 1 DPRD Sumenep

Sebagai seorang Wartawan, saya sangat respect dengan terobosan Mazdon. Disaat pemerintah, khususnya Pemkab Sumenep ‘ABAI’ dalam mengelola informasi Seni Budaya nya sendiri. Anda tahu kan, coba sebutkan satu website saja yang mau mendedikasikan diri sebagai jendela informasi budaya kita? Hanya ada satu dua, Dimadura.id diantaranya. Media-media ini dibangun dengan dana pribadi, tanpa anggaran pemerintah, yang disatu sisi sedang dijaga sejarah dan budayanya.

Saya beri gambaran sedikit agar semua sadar. Kita ini, Sumenep khususnya, sedang krisis literasi budaya sendiri. Sejarah juga sama. Dan ini telah berjalan lama. Semua diam. Perpustakaan Daerah, termasuk Arsip Sumenep juga tidak dapat berbuat banyak. Mereka kehilangan banyak Sejarah panjang dirinya sendiri.

Satu contoh sederhana, coba tampilkan foto/video saat DPRD Sumenep masih berada di Hotel Utami Sumekar? Coba tampilkan foto/video saat RSUD Sumenep masih ada di seberang Keraton Sumenep? Coba tampilkan foto/video saat terminal Sumenep masih berada di Tajamara? Ya, kita sudah kehilangan Sejarah.

READ  Miras Meluas, Sumenep Bisa Apa?

Dalam konteks budaya pun sama, ada berapa ratus tradisi dan nilai arif masyarakat kita, hilang begitu saja, tanpa pernah diketahui generasi saat ini. Terlalu panjang jika diurai satu-satu.

Kembali lagi ke Mazdon, 6 tahun berlalu.

Sore itu senja. Jalan Urip Sumoharjo berdebu. Vario Biru distandar miring. Mazdon duduk di meja kayu bundar. Lelah di wajahnya masih sama. Kerutan bertambah sedikit.

Saya tanya, kok sudah jarang nulis berita Seni Budaya?

Mazdon diam. Duduknya gelisah. Memorinya kembali ke 6 tahun silam. Tentang sebuah cita-cita.

“Iklim media sekarang, kalau gak ikut arus, habis lah kita,” jawab Mazdon.

Untukmu Mazdon: Kembalilah, kembalilah…!

**

Facebook Comments Box

Penulis : Didik Setia Budi

Editor : Sari Kusumaning Tias

Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolresta Sumenep Raih Penghargaan “Penggerak Transformasi Institusi Polresta Sumenep” Pada Anniversary 4th Ketik.Com
Siapkan 300 Ritel, Rokok Makayasa Bangun Jaringan Baru Pawitandirogo
YLBH Madura Soroti Jaksa Kembalikan Berkas Perkara Mantan Kades Kebunan 7 Kali
YLBH Madura Ajukan Praperadilan, Minta Penyidikan Dugaan Pemalsuan Surat Dibuka Lagi
Beli Ganja Rp1 Juta via Instagram, Pemuda Surabaya Ditangkap Satresnarkoba Tanjung Perak
BRI Buka Outlet Baru di Kawasan Pergudangan Safe & Lock, Hadirkan Layanan Perbankan dengan Dukungan Bahasa Inggris dan Mandarin
Satreskrim Polresta Sumenep Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual
Polresta Sumenep Ungkap Peredaran Okerbaya, 311 Pil Y Berhasil Diamankan

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 01:16 WIB

Kapolresta Sumenep Raih Penghargaan “Penggerak Transformasi Institusi Polresta Sumenep” Pada Anniversary 4th Ketik.Com

Rabu, 9 September 2026 - 19:46 WIB

Siapkan 300 Ritel, Rokok Makayasa Bangun Jaringan Baru Pawitandirogo

Rabu, 9 September 2026 - 17:14 WIB

YLBH Madura Soroti Jaksa Kembalikan Berkas Perkara Mantan Kades Kebunan 7 Kali

Selasa, 8 September 2026 - 12:22 WIB

YLBH Madura Ajukan Praperadilan, Minta Penyidikan Dugaan Pemalsuan Surat Dibuka Lagi

Jumat, 4 September 2026 - 10:54 WIB

Beli Ganja Rp1 Juta via Instagram, Pemuda Surabaya Ditangkap Satresnarkoba Tanjung Perak

Berita Terbaru