Kisah Anggaran Media Sumenep

Avatar of Redaksi

- Penulis

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. (Foto Istimewa)

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. (Foto Istimewa)

SUMENEP, diluartv.id- Sore itu saya menelepon Bupati Sumenep, tepatnya pukul 14.30 WIB. Beberapa saat sebelum masuk ruang Komisi 1 DPRD Sumenep. Kami diskusi singkat tentang anggaran media. Angkanya besar, Delapan Koma Dua Miliar.

Dari sudut saya, sepertinya Gus Fauzi memang mendukung transparansi anggaran media di semua OPD. Anggaran itu tujuannya untuk membantu kehidupan perusahaan media lokal di Sumenep, agar tumbuh dan berkembang.

“Bukan untuk merangkul dalam tanda kutip ya, justru ingin menciptakan iklim sehat dan kritis. Jadi ada keberimbangan disana. Media dan pemerintah,” kata Gus Fauzi.

READ  Dinkes P2KB Sumenep Gelar Pembinaan Rumah DataKu Kampung KB

Saya tanya lagi, agak sungkan. “Kok nilainya ada yang beda jauh ya Gus? Ada yang kecil, ada juga yang besar?

Dijawab, ya saya gak tahu tentang itu. Kata Gus Fauzi. Saya mengangguk aja. Tapi sepertinya benar, hal teknis gitu gak mungkin selevel Bupati campur tangan.

——–

Sekarang saya sudah di ruang Komisi 1 DPRD Sumenep. Ada beberapa temen wartawan yang juga masuk. Saya duduk berhadap-hadapan dengan Ketua Komisi 1, Darul Hasyim Fath. Total ada sekitar 8 anggota Komisi 1 yang hadir saat itu. Mulailah diskusi anggaran media.

READ  BPRS Sumenep Pacu Program BBS di Daratan dan Kepulauan Sumenep

Mas Hambali mulai bicara. Semua mendengar seksama. A-Z diterangkan. Intinya, kalau semangat pemerintah ingin membangun perusahaan media lokal yang sehat, menurutnya kondisi itu belum terwujud. Industri media adalah industri yang menjajah. Perusahaan media besar pasti akan menggencet yang lebih kecil dibawahnya. Saling sikut arus kapitalistik. Ironisnya, ini yang jadi celaka. Kadang media yang mengklaim diri besar, justru tidak begitu dibaca, mereka masih hidup dalam alam dunia fantasi: sebagai media besar dan berpengaruh. Kerdil, tapi mengaku raksasa. Padahal jika buka dashbord, yang baca paling seratusan. Soal kue jangan ditanya, porsinya besar.

READ  Polsek Lenteng Ungkap Kasus Curanmor, Satu Tersangka Diamankan

Ada yang nanya ke saya. Bang Dik, keuangan Diluar TV gimana? Bingung saya jawabnya. Mau jawab besar, itu namanya pura-pura. Jawab kecil, orang gak percaya. Susah mau dijawab.
‐———–
Staf DPRD mulai keliling membagikan kotak kue ke peserta rapat. Saya lihat sekilas, tahu isi dan lumpur.(*)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasi Patuh Semeru 2026, Polresta Sumenep Perkuat Kedisiplinan Personel
Jalan Sehat Politik DPRD Sumenep Diikuti Ribuan Warga, Perkuat Sinergi untuk Pembangunan
DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda Dana Cadangan Pilkada 2029 Sebesar Rp75 Miliar
DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda APBD 2027 Jadi Perda
Ini Cara Pemkab Sumenep Dorong Santri Merambah Dunia Kewirausahaan
Amanat Menyentuh Bupati Fauzi di HSN 2026: “Muliakan Orang Tua, Sayangi Sesama”
Bukan Musik Jalanan! Cara Sumenep Sulap Musik Tongtong Jadi Event Nasional
Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Operasi Patuh Semeru 2026, Polresta Sumenep Perkuat Kedisiplinan Personel

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Jalan Sehat Politik DPRD Sumenep Diikuti Ribuan Warga, Perkuat Sinergi untuk Pembangunan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:13 WIB

DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda Dana Cadangan Pilkada 2029 Sebesar Rp75 Miliar

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:05 WIB

DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda APBD 2027 Jadi Perda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:58 WIB

Ini Cara Pemkab Sumenep Dorong Santri Merambah Dunia Kewirausahaan

Berita Terbaru

DPRD dan Pemkab Sumenep menyepakati Raperda APBD Tahun Anggaran 2027 menjadi Perda dalam Rapat Paripurna DPRD, yang dipimpin Ketua DPRD H. Zainal Arifin, Kamis (22/10/2026) lalu.

Nasional

DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda APBD 2027 Jadi Perda

Senin, 26 Okt 2026 - 21:05 WIB

Suasana khidmat pelaksanaan Apel Hari Santri Nasional 2026 di Halaman Kantor Bupati Sumenep, di mana Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran Forkopimda memberikan amanat di atas panggung utama.

Pemerintahan

Ini Cara Pemkab Sumenep Dorong Santri Merambah Dunia Kewirausahaan

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:58 WIB