Jurnalis Surabaya Gelar Doa Bersama Untuk 5 Jurnalis Yang Hilang Di Selat Sunda

Avatar of Redaksi

- Penulis

Sabtu, 12 September 2026 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalis Surabaya gelar doa bersama untuk keselamatan 5 jurnalis yang hilang saat bertugas di Selat Sunda. (Diluartv Photo)

Jurnalis Surabaya gelar doa bersama untuk keselamatan 5 jurnalis yang hilang saat bertugas di Selat Sunda. (Diluartv Photo)

SURABAYA, diluartv.id- Pewarta Foto Indonesia (PFI) Surabaya menggelar doa bersama atas kabar hilangnya lima jurnalis saat hendak melakukan peliputan aktivitas erupsi yang terjadi di kawasan Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda.

Acara tersebut digelar di Taman Apsari, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya pada sekitar pukul 17.00 WIB. Tak hanya anggota PFI, puluhan jurnalis dari berbagai media massa daring maupun cetak juga turut serta bersama menghaturkan doa kepada Sang Khalik untuk memohon keselamatan dari para awak media yang dikabarkan hilang tersebut.

Terlihat, dua sampai empat orang menyalakan lilin sebagai simbol harapan untuk kepulangan mereka, serta sebagian lainnya duduk bersila sembari membawa poster yang berisikan potret wajah kelima jurnalis yang hilang kontak tersebut.

READ  Satreskrim Polresta Sumenep Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual

Seperti diketahui, lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, antara lain adalah Muhammad Bagus Khoirunas dari Kantor Berita Antara, Arie Basuki jurnalis Merdeka.com, Daus jurnalis agensi berita Anadolu, Yudhistira jurnalis iNews, serta Donal Husni fotografer lepas.

Mereka duduk melingkar sembari menampakkan tersebut bersamaan dengan lilin yang terlebih dahulu direkatkan. Selanjutnya, belasan jurnalis mulai memanjatkan doa bersama ketika waktu menjelang Magrib.

Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Surabaya Suryanto mengatakan kegiatan tersebut adalah wujud empati kolega jurnalis di wilayah setempat terhadap wartawan maupun kru kapal yang hingga saat ini masih dalam proses pencarian oleh personel gabungan di lapangan.

READ  27 Desa di Bangkalan Jawa Timur Krisis Air Bersih

“Sebenarnya ini bukan aksi, tapi doa bersama untuk lima orang jurnalis dan tiga orang kru yang saat ini masih dalam pencarian,” kata Suryanto.

Suryanto menyebut lilin yang dinyalakan tersebut ialah simbol pengharapan dari jurnalis Surabaya agar kelima wartawan serta kru kapal segera ditemukan dalam kondisi selamat.

“Simbol lilin adalah simbol harapan dari kami semua agar kelima dan tiga orang rekan kami itu bisa segera ditemukan, itu adalah lilin harapan sebenarnya,“ ujarnya.

Selain itu, PFI juga telah menjalin komunikasi intensif dengan sejumlah instansi terkait, baik perusahaan media tempat para jurnalis tersebut bekerja serta petugas SAR gabungan agar proses pencarian lebih ditingkatkan. Tak hanya itu, mereka juga turut memberikan pendampingan bagi keluarga korban yang hilang.

READ  Siapkan 300 Ritel, Rokok Makayasa Bangun Jaringan Baru Pawitandirogo

Suryanto menjelaskan PFI juga telah berkoordinasi dengan kantor media Anadolu yang berkedudukan di Ankara, Turki guna memastikan kabar hilangnya Daus agar dapat dijadikan sebagai perhatian yang serius oleh segenap jajaran redaksi.

“Teman-teman ini yang tidak hanya bekerja di media nasional. Kayak Mas Daus itu, dia di Anadolu. Saya sudah berkoordinasi dengan teman-teman Anadolu yang lain untuk memastikan apakah pihak dari Turki sudah tahu. Ternyata memang kasus hilangnya Mas Daus saat peliputan ini sudah di-notice sama editor yang ada di Turki,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Sari Kusumaning Tias

Editor : Didik Setia Budi

Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasi Patuh Semeru 2026, Polresta Sumenep Perkuat Kedisiplinan Personel
Jalan Sehat Politik DPRD Sumenep Diikuti Ribuan Warga, Perkuat Sinergi untuk Pembangunan
DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda Dana Cadangan Pilkada 2029 Sebesar Rp75 Miliar
DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda APBD 2027 Jadi Perda
Ini Cara Pemkab Sumenep Dorong Santri Merambah Dunia Kewirausahaan
Amanat Menyentuh Bupati Fauzi di HSN 2026: “Muliakan Orang Tua, Sayangi Sesama”
Bukan Musik Jalanan! Cara Sumenep Sulap Musik Tongtong Jadi Event Nasional
Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Operasi Patuh Semeru 2026, Polresta Sumenep Perkuat Kedisiplinan Personel

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Jalan Sehat Politik DPRD Sumenep Diikuti Ribuan Warga, Perkuat Sinergi untuk Pembangunan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:13 WIB

DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda Dana Cadangan Pilkada 2029 Sebesar Rp75 Miliar

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:05 WIB

DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda APBD 2027 Jadi Perda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:58 WIB

Ini Cara Pemkab Sumenep Dorong Santri Merambah Dunia Kewirausahaan

Berita Terbaru

DPRD dan Pemkab Sumenep menyepakati Raperda APBD Tahun Anggaran 2027 menjadi Perda dalam Rapat Paripurna DPRD, yang dipimpin Ketua DPRD H. Zainal Arifin, Kamis (22/10/2026) lalu.

Nasional

DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda APBD 2027 Jadi Perda

Senin, 26 Okt 2026 - 21:05 WIB

Suasana khidmat pelaksanaan Apel Hari Santri Nasional 2026 di Halaman Kantor Bupati Sumenep, di mana Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran Forkopimda memberikan amanat di atas panggung utama.

Pemerintahan

Ini Cara Pemkab Sumenep Dorong Santri Merambah Dunia Kewirausahaan

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:58 WIB