Gardasatu Sumenep Kecam Aksi Premanisme di Sekolah

Avatar of Redaksi

- Penulis

Selasa, 27 Mei 2025 - 00:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Video seorang anggota LSM di Sumenep saat menginterogasi Guru SD Pulau Kangean mendapat reaksi keras Gardasatu. (diluartv photo)

Video seorang anggota LSM di Sumenep saat menginterogasi Guru SD Pulau Kangean mendapat reaksi keras Gardasatu. (diluartv photo)

SUMENEP, diluartv.id- Gerakan GARDASATU (Garuda Sakti Bersatu) Kabupaten Sumenep menyatakan sikap tegas menolak segala bentuk premanisme dan intimidasi yang terjadi di lingkungan pendidikan, menyusul viralnya sebuah video yang menunjukkan tindakan tidak terpuji seorang oknum yang mengaku sebagai anggota LSM di salah satu sekolah dasar di Sumenep.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, terlihat oknum tersebut mendatangi ruang guru dengan nada tinggi dan sikap kasar saat mempertanyakan penggunaan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah). Aksi tersebut bahkan disertai tindakan menggebrak meja, menunjuk-nunjuk para guru, serta terlibat aksi saling dorong dengan beberapa staf pengajar. Mirisnya, kejadian ini berlangsung di hadapan para murid SD yang tampak ketakutan dan histeris.

READ  Tim Tabur Kejari Surabaya Tangkap DPO Terpidana Kasus Penipuan

Ketua GARDASATU Sumenep, H. Herman Dali Kusuma, menyampaikan kecaman keras atas peristiwa tersebut. “Ini bukan hanya soal etika, tapi sudah masuk dalam kategori tindak kekerasan dan perbuatan tidak menyenangkan yang dipertontonkan kepada anak-anak. Tindakan seperti ini tidak bisa ditoleransi,” tegasnya.

READ  Layanan SCJX X-Press Feeders Masuk TPK Teluk Lamong, Perkuat Akses Perdagangan Surabaya-Tiongkok

Ia menambahkan bahwa dunia pendidikan harus dijaga dari segala bentuk intimidasi dan kekerasan, terutama di hadapan anak-anak yang tengah menuntut ilmu. GARDASATU mendorong aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas peristiwa ini agar menjadi pelajaran dan efek jera bagi siapa pun yang coba-coba melakukan kekerasan berkedok pengawasan.

Lebih lanjut, H. Herman Dali Kusuma juga meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep untuk mengambil sikap tegas dan melaporkan kasus ini secara resmi kepada aparat berwenang. “Kejadian ini terjadi di lingkungan sekolah, saat proses belajar mengajar berlangsung, dan disaksikan langsung oleh siswa-siswi SD yang masih sangat rentan secara psikologis. Ini harus menjadi pelajaran penting bagi semua pihak agar tidak terulang kembali,” ujarnya.

READ  Antisipasi Lonjakan Penumpang Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, KAI Daop 8 Operasikan 1 KA Tambahan

GARDASATU Sumenep menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dunia pendidikan dari praktik-praktik premanisme yang merusak moral generasi muda. (red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Musik Jalanan! Cara Sumenep Sulap Musik Tongtong Jadi Event Nasional
Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan
DPO Kasus Penipuan Rp200 Juta Ditangkap, Kuasa Hukum Puji Kinerja Polresta Sumenep
Gelorakan Sepakbola SD, Cara Bupati Sumenep Gali Talenta Muda
Regulasi Piala AF Sport U-17 Sumenep Dimatangkan
MEC 2026 Sumenep Siap Digelar, Panitia Cek Panggung dan Lighting
10 Oktober, Piala AF Sport U-17 Digelar
Polresta Sumenep Gelar Sidang BP4R, Wujudkan Kesiapan Personel Menuju Kehidupan Berkeluarga

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Bukan Musik Jalanan! Cara Sumenep Sulap Musik Tongtong Jadi Event Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:22 WIB

DPO Kasus Penipuan Rp200 Juta Ditangkap, Kuasa Hukum Puji Kinerja Polresta Sumenep

Minggu, 27 September 2026 - 22:08 WIB

Gelorakan Sepakbola SD, Cara Bupati Sumenep Gali Talenta Muda

Rabu, 23 September 2026 - 16:38 WIB

Regulasi Piala AF Sport U-17 Sumenep Dimatangkan

Sabtu, 19 September 2026 - 16:26 WIB

MEC 2026 Sumenep Siap Digelar, Panitia Cek Panggung dan Lighting

Berita Terbaru

Suasana khidmat pelaksanaan Apel Hari Santri Nasional 2026 di Halaman Kantor Bupati Sumenep, di mana Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran Forkopimda memberikan amanat di atas panggung utama.

Pemerintahan

Ini Cara Pemkab Sumenep Dorong Santri Merambah Dunia Kewirausahaan

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:58 WIB