Arif Firmanto, Birokrat Sumenep Segudang Penghargaan

Avatar of Redaksi

- Penulis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 02:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arif Firmanto (kanan) bersama Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. (Foto Istimewa)

Arif Firmanto (kanan) bersama Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. (Foto Istimewa)

SUMENEP, diluartv.id – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., terus menorehkan prestasi gemilang baik di level lokal, nasional, hingga regional. Mulai dari pencapaian akademik bergengsi, penghargaan inovasi daerah, penyusunan dokumen strategis, hingga pengakuan internasional sebagai ASEAN Engineer.

*Doktor Cumlaude: Bukti Komitmen Akademik*

Pada Juli 2024, Arif Firmanto resmi meraih gelar Doktor Ilmu Sosial dengan predikat cumlaude dari Universitas Merdeka Malang. Disertasi yang ia susun berjudul Model Relasi Aktor dalam Pemberdayaan Petani Lokal Community Base Sustainable dalam Rangka Peningkatan Produktivitas.
Gelar ini bukan sekadar prestasi akademik, tetapi menjadi bukti bahwa kebijakan pembangunan daerah harus berbasis riset. Dengan bekal tersebut, Arif menekankan bahwa setiap kebijakan di Sumenep harus memiliki dasar ilmiah yang kuat.

*ASEAN Engineer: Pengakuan di Level Regional*

Tak hanya di ranah akademis, Arif juga meraih pengakuan internasional. Ia dianugerahi predikat ASEAN Engineer (ASEAN Eng.) dari The ASEAN Federation of Engineering Organisations (AFEO).
Predikat ini hanya diberikan kepada profesional teknik yang diakui kompetensinya di Asia Tenggara. Dengan capaian ini, kapasitas Arif diakui tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di lingkup regional. Hal ini sekaligus memperkuat kredibilitasnya dalam membawa pembangunan Sumenep ke level lebih tinggi.

READ  DPRD Sumenep Warning Pengawasan BSPS 2026

*Inovasi Digital: SIMPEL, Juara III Anugerah Inovasi Daerah*

Di bawah kepemimpinannya, Bappeda Sumenep berhasil meluncurkan aplikasi SIMPEL (Sistem Informasi Manajemen Pengendalian, Evaluasi, dan Pelaporan). Aplikasi ini berfungsi untuk memudahkan perangkat daerah dalam menyampaikan laporan kinerja triwulanan serta mempermudah proses monitoring dan evaluasi pembangunan.
Berkat inovasi tersebut, Bappeda Sumenep berhasil meraih Juara III kategori OPD dalam Anugerah Inovasi Daerah 2024. Capaian ini membuktikan bahwa birokrasi di Sumenep mampu bergerak menuju digitalisasi pelayanan publik.

*Dokumen Strategis: Peta Jalan Pembangunan Sumenep*

Dalam perannya sebagai Kepala Bappeda, Arif juga memimpin penyusunan berbagai dokumen penting yang menjadi arah pembangunan daerah. Beberapa di antaranya:

RPKD (Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah) 2025–2029, sebagai grand design untuk menekan angka kemiskinan.

RAD-PG (Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi) 2025–2029, yang fokus memperkuat ketahanan pangan serta menekan prevalensi stunting.

READ  Kapolresta Sumenep Pererat Sinergi dengan Tokoh Agama

RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) 2025–2029, yang disusun melalui konsultasi publik, melibatkan akademisi, mahasiswa, tokoh masyarakat, hingga sinkronisasi dengan kebijakan pemerintah provinsi dan pusat.

Dokumen-dokumen ini menjadi instrumen penting agar pembangunan di Sumenep berjalan sistematis, terukur, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

*Perjuangkan Pembangunan Kepulauan dan Ekonomi Biru*

Sumenep dikenal sebagai kabupaten dengan puluhan pulau. Karena itu, Arif menaruh perhatian besar pada pembangunan kepulauan. Ia memperjuangkan:

Reaktivasi landasan pacu Masalembu untuk memperlancar akses transportasi udara.

Percepatan pembangunan Bandara Kangean dan Arjasa, agar mobilitas masyarakat kepulauan lebih efisien.

Peningkatan layanan dasar, seperti akses air bersih dan fasilitas kesehatan di pulau-pulau.

Selain itu, Arif juga mendorong strategi blue economy (ekonomi biru), dengan menggandeng Bappenas untuk membicarakan potensi pangan, energi, pendidikan, transportasi, hingga pengembangan ekonomi berbasis kelautan.

*Perlindungan Anak: Menuju Kabupaten Layak Anak*

Arif Firmanto juga menunjukkan kepeduliannya pada isu sosial, khususnya perlindungan anak. Ia menginisiasi penyusunan Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Penanganan Perkawinan Anak (RAD-PPA).
Langkah ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Sumenep sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA). Melalui sinergi lintas lembaga, program ini diharapkan mampu menekan angka pernikahan dini serta menjamin hak-hak anak di Sumenep terpenuhi.

READ  Pengurus IJTI Korda Pantura Raya Resmi Dilantik, Siap Perkuat Profesionalisme Jurnalis Televisi

*Ajak Semua Elemen Berkolaborasi*

Menurut Arif, pembangunan daerah bukan hanya tugas pemerintah. Karena itu, ia selalu membuka ruang partisipasi publik. Konsultasi, forum musrenbang, hingga diskusi dengan akademisi, mahasiswa, tokoh agama, dan masyarakat, rutin digelar untuk memastikan arah pembangunan sesuai aspirasi masyarakat.

*Arif Firmanto: Bappeda Harus Jadi Motor Perubahan*

“Prestasi ini bukan untuk pribadi, melainkan untuk masyarakat Sumenep. Tugas kami adalah memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran, berkeadilan, dan berkelanjutan,” tegas Arif Firmanto.

Dengan capaian Doktor Cumlaude, predikat ASEAN Engineer, penghargaan Anugerah Inovasi Daerah, serta penyusunan berbagai dokumen strategis, Arif Firmanto menegaskan bahwa Bappeda Sumenep harus menjadi motor penggerak pembangunan berbasis riset, inovasi, dan berstandar internasional. (red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi
Minim Anggaran Acara 17-an, ASN dan PPPK di Pamekasan Meringis Dipatok Iuran!
Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*
Polsek Sapeken Tangkap Pria Simpan Ratusan Pil Y
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung
Tingkatkan Kemampuan Dalam Operasi Urban SAR, Kantor SAR Surabaya Gelar Simulasi Pencarian di Bangunan Runtuh
PWI Bangkalan Ajak Wartawan Tolak Permohonan Maaf Hotman Paris
SMSI Sumenep Pilih Absen Undangan Kapolresta Sumenep

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:24 WIB

Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:40 WIB

Minim Anggaran Acara 17-an, ASN dan PPPK di Pamekasan Meringis Dipatok Iuran!

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:36 WIB

Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:30 WIB

Polsek Sapeken Tangkap Pria Simpan Ratusan Pil Y

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:41 WIB

Tingkatkan Kemampuan Dalam Operasi Urban SAR, Kantor SAR Surabaya Gelar Simulasi Pencarian di Bangunan Runtuh

Berita Terbaru

Wartawan Sumenep saat meliput gempa bumi di Pulau Sapudi 2019 silam. (diluartv photo)

Berita

Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*

Sabtu, 25 Jul 2026 - 15:36 WIB

Kantor BPBD Kabupaten Bangkalan. (Foto Istimewa)

Nasional

27 Desa di Bangkalan Jawa Timur Krisis Air Bersih

Sabtu, 25 Jul 2026 - 14:04 WIB

Polisi tunjukkan barang bukti ratusan Pil Y yang disita dari pria berinisial I, warga Pulau Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken. (Foto Istimewa)

Uncategorized

Polsek Sapeken Tangkap Pria Simpan Ratusan Pil Y

Sabtu, 25 Jul 2026 - 12:30 WIB