Pastikan Penanganan Korban Berjalan Baik, Menteri HAM Kunjungi Pasien Keracunan MBG di Surabaya

Avatar of Redaksi

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri HAM RI Natalius Pigai mengunjungi siswa korban keracunan MBG di Surabaya, Rabu, 13 Mei 2026. (Diluartv Photo)

Menteri HAM RI Natalius Pigai mengunjungi siswa korban keracunan MBG di Surabaya, Rabu, 13 Mei 2026. (Diluartv Photo)

SURABAYA, diluartv.id- Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Natalius Pigai, melakukan kunjungan kerja mendadak ke Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) IBI Surabaya pada Rabu (13/5). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung penanganan medis para peserta didik yang menjadi korban dugaan keracunan massal dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kelurahan Tembok Dukuh, Kota Surabaya.

Dalam kunjungannya, Menteri HAM didampingi oleh:
• Toar R. E. Mangaribi (Kepala Kanwil Kementerian HAM Jawa Timur)
• Imam Hidayat (Asisten I Pemerintah Provinsi Jawa Timur)
• Jajaran manajemen dan tenaga medis RSIA IBI Surabaya.

Menteri HAM menyempatkan diri berdialog dengan keluarga pasien dan meninjau tujuh peserta didik yang masih menjalani rawat inap intensif. Laporan medis menyatakan bahwa seluruh pasien saat ini dalam kondisi stabil dan menunjukkan progres pemulihan yang signifikan.

READ  Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*

Evaluasi Total Pengelolaan Makanan
Dalam keterangan persnya, Natalius Pigai menegaskan bahwa meskipun Program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup dan tumbuh kembang anak, aspek keamanan pangan tidak boleh dikompromikan.

“Program MBG ini tujuannya sangat mulia untuk masa depan anak-anak kita. Namun, jika terjadi kegagalan dalam proses pengelolaan, terutama di sisi dapur atau sanitasi, maka ini adalah alarm keras yang harus segera dievaluasi dan ditindaklanjuti secara hukum maupun administratif,” tegas Natalius Pigai.

Beliau juga memberikan dorongan moril langsung kepada para siswa agar tidak trauma dan tetap semangat untuk kembali ke bangku sekolah setelah dinyatakan sembuh total oleh tim dokter.

READ  Ribuan Warga Lamongan Gelar Aksi Dukung Keberlanjutan MBG

Data dan Investigasi Lapangan
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Kanwil Kementerian HAM Jawa Timur, sumber keracunan diduga berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bubutan Tembok Dukuh. Dampak dari insiden ini melibatkan peserta didik dari 11 instansi pendidikan, di antaranya:

• SDN Tembok Dukuh (01, 03, dan 04)
• Kompleks Sekolah Aletheia (TK, SD, dan SMP)
• SD Pancasila 45 dan SD Raden Wijaya
• Kompleks Sekolah Ubaid (TK, SD 01, dan SD 02)

READ  Bupati Fauzi Minta ASN Pakai Busana Santri Peringati HSN 2025

Hingga rilis ini dikeluarkan, tercatat sebanyak 131 peserta didik sempat dilarikan ke rumah sakit. Sebanyak 124 pasien telah dinyatakan pulih dan diperbolehkan pulang, sementara 7 pasien lainnya masih dalam observasi tim medis RSIA IBI.

Komitmen Perlindungan Hak Anak

Menutup kunjungannya, Menteri HAM menekankan bahwa pemenuhan hak atas kesehatan adalah bagian dari hak asasi manusia yang mendasar. Beliau meminta pihak berwenang untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap vendor atau pengelola SPPG terkait.

“Negara harus memastikan perlindungan hak anak atas keamanan pangan. Jika terbukti ada kelalaian prosedur, harus ada sanksi tegas agar kejadian serupa tidak terulang di daerah lain,” pungkasnya. (far/red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasi Patuh Semeru 2026, Polresta Sumenep Perkuat Kedisiplinan Personel
Jalan Sehat Politik DPRD Sumenep Diikuti Ribuan Warga, Perkuat Sinergi untuk Pembangunan
DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda Dana Cadangan Pilkada 2029 Sebesar Rp75 Miliar
DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda APBD 2027 Jadi Perda
Bukan Musik Jalanan! Cara Sumenep Sulap Musik Tongtong Jadi Event Nasional
Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan
DPO Kasus Penipuan Rp200 Juta Ditangkap, Kuasa Hukum Puji Kinerja Polresta Sumenep
Gelorakan Sepakbola SD, Cara Bupati Sumenep Gali Talenta Muda

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Operasi Patuh Semeru 2026, Polresta Sumenep Perkuat Kedisiplinan Personel

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Jalan Sehat Politik DPRD Sumenep Diikuti Ribuan Warga, Perkuat Sinergi untuk Pembangunan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:13 WIB

DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda Dana Cadangan Pilkada 2029 Sebesar Rp75 Miliar

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:05 WIB

DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda APBD 2027 Jadi Perda

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Bukan Musik Jalanan! Cara Sumenep Sulap Musik Tongtong Jadi Event Nasional

Berita Terbaru

DPRD dan Pemkab Sumenep menyepakati Raperda APBD Tahun Anggaran 2027 menjadi Perda dalam Rapat Paripurna DPRD, yang dipimpin Ketua DPRD H. Zainal Arifin, Kamis (22/10/2026) lalu.

Nasional

DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda APBD 2027 Jadi Perda

Senin, 26 Okt 2026 - 21:05 WIB

Suasana khidmat pelaksanaan Apel Hari Santri Nasional 2026 di Halaman Kantor Bupati Sumenep, di mana Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran Forkopimda memberikan amanat di atas panggung utama.

Pemerintahan

Ini Cara Pemkab Sumenep Dorong Santri Merambah Dunia Kewirausahaan

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:58 WIB