Bupati Fauzi Minta ASN Pakai Busana Santri Peringati HSN 2025

Avatar of Redaksi

- Penulis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. (Foto Istimewa)

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. (Foto Istimewa)

SUMENEP, diluartv.id- Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, diwajibkan mengenakan pakaian ala santri selama tiga hari dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025.

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Sumenep Nomor 35 Tahun 2025 tentang Peringatan Hari Santri Nasional. Dalam surat tersebut disebutkan bahwa ASN laki-laki wajib mengenakan sarung, baju muslim putih lengan panjang, dan peci hitam, sementara pegawai perempuan diwajibkan memakai baju muslimah putih dengan jilbab atau kerudung.

READ  Silaturahmi Forum Sepak Bola Jatim Tuntut PSSI Pusat Percepat Kongres

“Ini merupakan bentuk penghargaan terhadap peran santri dan ulama dalam memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. ASN Sumenep saya minta berpakaian muslim dan muslimah selama tiga hari mulai 22–24 Oktober 2025,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Selasa (21/10/2025).

Bupati menjelaskan, kebijakan mengenakan pakaian santri bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan langkah afirmatif untuk menegaskan nilai-nilai keagamaan, kejujuran, kesederhanaan, kekompakan, dan semangat pelayanan publik yang melekat dalam tradisi santri.

READ  Bupati Fauzi: Pemkab Sumenep dan PCNU Akan Terus Sinergi

“Hari Santri ini momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk meneladani nilai-nilai keikhlasan, disiplin, dan semangat kebangsaan yang diwariskan para santri,” ujarnya.

Namun, Fauzi menegaskan bahwa ketentuan ini tidak berlaku bagi aparatur dengan tugas bersifat khusus, seperti petugas Satpol PP, BPBD, Dinas Perhubungan, serta tenaga kesehatan di rumah sakit dan puskesmas, agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.

“Jadi untuk ASN atau pegawai di Satpol PP, BPBD, dan Perhubungan, serta pegawai pelayanan kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas, tetap menggunakan pakaian yang berlaku pada hari itu,” jelasnya.

READ  Muhammadiyah Gelar Halal Bihalal Bihalal Bersama Bupati Sumenep

Fauzi berharap, kebijakan berpakaian santri ini mampu menumbuhkan nilai kesederhanaan dan keikhlasan di kalangan ASN, serta menjadi pengingat akan semangat perjuangan para santri dalam menjaga keutuhan dan kemajuan bangsa.

“Selain itu, saya juga berharap agar semangat perjuangan para santri bisa menginspirasi aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas dan fungsinya untuk melayani masyarakat,” tandasnya. (red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi
Minim Anggaran Acara 17-an, ASN dan PPPK di Pamekasan Meringis Dipatok Iuran!
Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*
Polsek Sapeken Tangkap Pria Simpan Ratusan Pil Y
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung
Tingkatkan Kemampuan Dalam Operasi Urban SAR, Kantor SAR Surabaya Gelar Simulasi Pencarian di Bangunan Runtuh
PWI Bangkalan Ajak Wartawan Tolak Permohonan Maaf Hotman Paris
SMSI Sumenep Pilih Absen Undangan Kapolresta Sumenep

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:24 WIB

Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:40 WIB

Minim Anggaran Acara 17-an, ASN dan PPPK di Pamekasan Meringis Dipatok Iuran!

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:36 WIB

Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:30 WIB

Polsek Sapeken Tangkap Pria Simpan Ratusan Pil Y

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:41 WIB

Tingkatkan Kemampuan Dalam Operasi Urban SAR, Kantor SAR Surabaya Gelar Simulasi Pencarian di Bangunan Runtuh

Berita Terbaru

Wartawan Sumenep saat meliput gempa bumi di Pulau Sapudi 2019 silam. (diluartv photo)

Berita

Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*

Sabtu, 25 Jul 2026 - 15:36 WIB

Kantor BPBD Kabupaten Bangkalan. (Foto Istimewa)

Nasional

27 Desa di Bangkalan Jawa Timur Krisis Air Bersih

Sabtu, 25 Jul 2026 - 14:04 WIB

Polisi tunjukkan barang bukti ratusan Pil Y yang disita dari pria berinisial I, warga Pulau Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken. (Foto Istimewa)

Uncategorized

Polsek Sapeken Tangkap Pria Simpan Ratusan Pil Y

Sabtu, 25 Jul 2026 - 12:30 WIB