Seleksi Kerapan Sapi Piala Presiden Dimulai

Avatar of Redaksi

- Penulis

Jumat, 12 September 2025 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerapan Sapi. (diluartv photo)

Kerapan Sapi. (diluartv photo)

SUMENEP, diluartv.id- Sebanyak 48 pasang sapi kerapan di Sumenep, Jawa Timur akan beradu cepat dalam lomba Kerapan Sapi yang digelar pada Minggu (15/9/2025) mendatang. Ajang ini sekaligus menjadi media seleksi sapi-sapi yang akan berlaga di lomba Kerapan Sapi Piala Presiden 2025.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep Moh. Iksan mengatakan, Kerapan Sapi ini adalah ajang tahunan dan menjadi even budaya Sumenep.

READ  Oknum LSM dan PNS Terjaring OTT Polisi Saat Memeras Kades

“Lombanya digelar di Stadion Kerapan Sapi Giling Sumenep, semua persiapan sudah selesai. Jadi ayo hadiri dan kita saksikan bersama lomba ini,” kata Moh. Iksan, Jumat (12/9/2025).

Lebih lanjut menurut Iksan, pihaknya meminta agar para penonton kerapan sapi dapat lebih tertib saat berada di lapangan dan tribun.

“Karena pasti antusiasme penonton tinggi, kami mohon kesadarannya agar tertib di lapangan demi kelancaran bersama. Jangan naik ke pohon, jangan naik ke atap stadion atau pagar stadion, itu berbahaya,” imbuh Iksan mengingatkan.

READ  Tim Itwasda Polda Jatim Audit Polres Sumenep, Menyangkut Bank Jatim?

Terpisah, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo berharap gelaran Kerapan Sapi dapat menjadi magnet wisatawan di Jawa Timur.

“Kerapan sapi di level Sumenep ini adalah perpaduan antara sapi asal kepulauan dan daratan Madura. Jadi memang berbeda dibanding Kabupaten lainnya di Pulau Madura. Insyaallah lebih menarik dan memukau penonton,” kata Bupati Fauzi, Jumat (12/9/2025).

READ  Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan

Selain itu, Bupati Fauzi juga mewanti-wanti agar tradisi taruhan lomba dapat diminimalisir di lapangan.

“Kadang ini yang menyebabkan terjadinya ketegangan atau permusuhan di lapangan. Saat sapi jagoannya kalah, tidak terima, dan terjadi perkelahian atau semacamnya. Ayo sama-sama kita hindari,” tutup Bupati Fauzi. (far/red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi
Minim Anggaran Acara 17-an, ASN dan PPPK di Pamekasan Meringis Dipatok Iuran!
Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*
Polsek Sapeken Tangkap Pria Simpan Ratusan Pil Y
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung
Tingkatkan Kemampuan Dalam Operasi Urban SAR, Kantor SAR Surabaya Gelar Simulasi Pencarian di Bangunan Runtuh
Jenang Gempol Bu Tum, Kuliner Legendaris Pasar Pathuk Yogyakarta
PWI Bangkalan Ajak Wartawan Tolak Permohonan Maaf Hotman Paris

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:24 WIB

Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:40 WIB

Minim Anggaran Acara 17-an, ASN dan PPPK di Pamekasan Meringis Dipatok Iuran!

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:36 WIB

Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:30 WIB

Polsek Sapeken Tangkap Pria Simpan Ratusan Pil Y

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:41 WIB

Tingkatkan Kemampuan Dalam Operasi Urban SAR, Kantor SAR Surabaya Gelar Simulasi Pencarian di Bangunan Runtuh

Berita Terbaru

Wartawan Sumenep saat meliput gempa bumi di Pulau Sapudi 2019 silam. (diluartv photo)

Berita

Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*

Sabtu, 25 Jul 2026 - 15:36 WIB

Kantor BPBD Kabupaten Bangkalan. (Foto Istimewa)

Nasional

27 Desa di Bangkalan Jawa Timur Krisis Air Bersih

Sabtu, 25 Jul 2026 - 14:04 WIB

Polisi tunjukkan barang bukti ratusan Pil Y yang disita dari pria berinisial I, warga Pulau Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken. (Foto Istimewa)

Uncategorized

Polsek Sapeken Tangkap Pria Simpan Ratusan Pil Y

Sabtu, 25 Jul 2026 - 12:30 WIB