Tingkatkan Kemampuan Dalam Operasi Urban SAR, Kantor SAR Surabaya Gelar Simulasi Pencarian di Bangunan Runtuh

Avatar of Redaksi

- Penulis

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tingkatkan Kemampuan Dalam Operasi Urban SAR, Kantor SAR Surabaya Gelar Simulasi Pencarian di Bangunan Runtuh. (Foto Istimewa)

Tingkatkan Kemampuan Dalam Operasi Urban SAR, Kantor SAR Surabaya Gelar Simulasi Pencarian di Bangunan Runtuh. (Foto Istimewa)

SURABAYA, diluartv.id– Kantor SAR Kelas A Surabaya mengerahkan tim Urban Search and Rescue (Urban SAR) NAP-114 untuk merespons gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,5 yang mengguncang wilayah Ujung Galuh, pada Kamis (23/07). Gempa yang berpusat di laut pada kedalaman 5 kilometer itu berada pada koordinat 7°19’ LS dan 112,70° BT.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., selaku SAR Mission Coordinator (SMC), segera mengerahkan tim Urban SAR NAP-114 setelah menerima informasi mengenai kejadian gempa bumi dan mendalami dampak yang ditimbulkan di wilayah Ujung Galuh.

Berdasarkan hasil asesmen awal yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ujung Galuh, terdapat lima sektor yang terdampak bencana. Tim Urban SAR NAP-114 mendapat penugasan untuk memusatkan operasi pencarian dan pertolongan di Sektor B, meliputi wilayah Kecamatan Dukuh Paksi yang dilaporkan menjadi kawasan dengan dampak kerusakan paling parah.

READ  RSUD Sumenep Jadi Pusat Rujukan Penyakit Katastropik di Madura

Setelah melakukah tahapan Assessement Search and Rescue (ASR) 2, tim rescue mendapati bahwa pada sektor B1 dan B2 diklasifikasikan menjadi triage category B dimana terdapat masing masing satu korban dalam kondisi hidup dengan estimasi waktu evakuasi lebih dari dua belas jam.

Sedangkan pada sektor B3, terdapat tanda bahwa adanya satu korban hidup dengan estimasi waktu evakuasi kurang dari dua belas jam. Di satu sektor lainnya, ditemukan satu korban dalam keadaan meninggal dunia dan sektor lainnya tidak ditemukan adanya tanda-tanda korban.

READ  Peringati Tahun Baru Islam, Siswa Ta'miriyah Refleksikan Peristiwa Hijrah Dengan Pawai Ta'aruf

Proses evakuasi berlangsung dramatis. Tim USAR perlu membuka akses untuk dapat menjangkau korban dan memberikan bantuan medis sebelum akhirnya dievakuasi untuk menuju ke rumah sakit.

Skenario diatas merupakan gambaran simulasi yang dilakukan oleh Kantor SAR Surabaya sejak Kamis (23/07) hingga Jumat (24/07) pagi. Simulasi Urban SAR ini digelar dalam rangkaian kegiatan diseminasi National Accreditation Process (NAP) yang dimulai sejak Senin (20/07) lalu.

Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, menjelaskan bahwa diseminasi ini merupakan langkah untuk meningkatkan kemampuan atau keterampilan tiap personil agar setiap usaha penyelamatan yang dilakukan bisa mencapai hasil yang maksimal dengan tetap menjaga keselamatan personil.

READ  Wani Ngebut Project : You Panaskan Atmosfer Kompetitif Arek Suroboyo

Diseminasi NAP ini sendiri merupakan langkah strategis Basarnas dalam membangun standar kapabilitas tim dalam operasi penyelamatan di bagunan runtuh atau yang sering disebut USAR sesuai dengan metodologi INSARAG (International Search dan Rescue Advisory Group).

Diharapkan dengan adanya diseminasi ini, seluruh komponen operasi SAR di Kantor SAR Kelas A Surabaya memiliki pemahaman menyeluruh terhadap prinsip-prinsip, struktur, dan prosedur operasional USAR dalam kerangka NAP, termasuk penguatan dokumen kebijakan internal, kesiapsiagaan tim, pengelolaan peralatan, dukungan logistik, serta interoperabilitas lintas sektor.

Facebook Comments Box

Penulis : Fari Alman

Editor : Didik Setia Budi

Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi
Minim Anggaran Acara 17-an, ASN dan PPPK di Pamekasan Meringis Dipatok Iuran!
Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*
Polsek Sapeken Tangkap Pria Simpan Ratusan Pil Y
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung
PWI Bangkalan Ajak Wartawan Tolak Permohonan Maaf Hotman Paris
SMSI Sumenep Pilih Absen Undangan Kapolresta Sumenep
Gubernur Khofifah Pantau Progres Sekolah Rakyat Terintegrasi di Sampang

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:24 WIB

Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:40 WIB

Minim Anggaran Acara 17-an, ASN dan PPPK di Pamekasan Meringis Dipatok Iuran!

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:36 WIB

Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:30 WIB

Polsek Sapeken Tangkap Pria Simpan Ratusan Pil Y

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:41 WIB

Tingkatkan Kemampuan Dalam Operasi Urban SAR, Kantor SAR Surabaya Gelar Simulasi Pencarian di Bangunan Runtuh

Berita Terbaru

Wartawan Sumenep saat meliput gempa bumi di Pulau Sapudi 2019 silam. (diluartv photo)

Berita

Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*

Sabtu, 25 Jul 2026 - 15:36 WIB

Kantor BPBD Kabupaten Bangkalan. (Foto Istimewa)

Nasional

27 Desa di Bangkalan Jawa Timur Krisis Air Bersih

Sabtu, 25 Jul 2026 - 14:04 WIB

Polisi tunjukkan barang bukti ratusan Pil Y yang disita dari pria berinisial I, warga Pulau Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken. (Foto Istimewa)

Uncategorized

Polsek Sapeken Tangkap Pria Simpan Ratusan Pil Y

Sabtu, 25 Jul 2026 - 12:30 WIB