Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga Berlayar ke Kepulauan Sumenep

Avatar of Redaksi

- Penulis

Senin, 13 Juli 2026 - 23:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga berlayar ke Kepulauan Sumenep untuk memberikan layanan kesehatan di wilayah terpencil Jawa Timur. (Foto Istimewa)

Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga berlayar ke Kepulauan Sumenep untuk memberikan layanan kesehatan di wilayah terpencil Jawa Timur. (Foto Istimewa)

SURABAYA, diluartv.id- Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga (RSKKA) kembali berlayar untuk memberikan pelayanan kesehatan masyarakat di Bluto, Pulau Raas, Pulau Karamian dan Pulau Masalembu di Kabupaten Sumenep. Seremoni pelepasan RSKKA berlangsung pada Minggu (12/7/2026) di Dermaga I, Pelabuhan Kalimas, Surabaya. Kali ini, Bakti RSKKA 2026 ini bertajuk Bersama Membangun Generasi Sehat yang akan terlaksana pada 12 hingga 25 Juli 2026 mendatang.

Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayjen TNI (Purn) Dr dr Prihati Pujowaskito SpJP(K) FIHA MMRS; Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Prof Dr dr Erwin Astha Triyono SpPD-KPTI FINASIM MARS; Wakil Dekan II FK UNAIR, Dr Abdulloh Machin dr SpN(K); Wakil Konsul Jenderal Australia di Surabaya, Christine Bui; Direktur RSUA, Dr Muhammad Ardian Cahya Laksana dr SpOG Subsp Obsginsos MKes; Ketua Yayasan Ksatria Medika Airlangga, Dr Christrijogo

Mewakili Rektor UNAIR, Wakil Dekan II FK Dr Abdulloh Machin dr SpN(K) menyampaikan salam hormat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan Ksatria Medika Airlangga, RSKKA, dan seluruh mitra yang telah membantu misi pelayanan kesehatan tersebut. “Universitas Airlangga berkomitmen untuk tidak hanya menjadi menara gading, tetapi juga untuk memiliki dampak kepada masyarakat. Salah satunya melalui pengabdian-pengabdian masyarakat. Sehingga Universitas Airlangga tidak hanya unggul di bidang akademi dan riset, tetapi juga pada bidang community services,” paparnya.

READ  Microsoft meluncurkan AI chatbot ke aplikasi Bing di iPhone dan Android

Perluas Kerja Sama di Bidang Pengabdian

Lebih lanjut Dr Abdulloh juga menyampaikan kepada perwakilan Konsul Jenderal Australia di Surabaya untuk bisa mengundang universitas-universitas ternama Australia untuk bergabung dengan misi layanan kesehatan RSKKA tersebut di masa depan.

“Kerja sama di bidang pengabdian masyarakat ini tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan saja, tetapi juga peningkatan kualitas kehidupan masyarakat yang ada di tempat RSKKA berlabuh. Sehingga ke depannya, kami harapkan hal ini tidak hanya melibatkan fakultas kedokteran saja, tetapi juga fakultas-fakultas lain,” tambahnya.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayjen TNI (Purn) Dr dr Prihati Pujowaskito SpJP(K) FIHA MMRS dalam sambutannya menyampaikan tantangan yang dihadapi oleh BPJS Kesehatan untuk bisa memberikan pelayanan kesehatan yang merata.

READ  Bupati Fauzi Tetapkan Harga Impas Tembakau 2026

“Kita masih menghadapi keadaan dengan geografis yang terpisah seperti ini, sehingga ada istilah 3T. Ini menjadi persoalan kita bersama. Kita berharap di daerah-daerah tersebut diidentifikasi apakah sudah tersedia fasilitas kesehatan yang memenuhi syarat,” jelasnya.

Lebih lanjut ia juga menyampaikan bahwa kepala daerah bisa mengeluarkan SK pemetaan Daerah yang Belum Tersedia Fasilitas Kesehatan Memenuhi Syarat (DBTFMS) dan menyampaikan kepada BPJS Kesehatan. Sehingga BPJS Kesehatan bisa memberikan layanan kesehatan bergerak ke daerah-daerah tersebut. “Termasuk yang kali ini akan berangkat, RSKKA bila mendatangi daerah-daerah yang sudah memiliki SK DBTFMS, maka BPJS bisa membayarkan pemanfaatannya sesuai tarif INA-CBG. Ini perlu diketahui bersama sehingga semoga ini bisa membantu operasional pelayanan kesehatan yang diberikan,” lanjutnya.

Direktur  BPJS Kesehatan menegaskan kembali tentang mekanisme Jaminan Kesehatan Nasional daerah 3T.

READ  Tim Itwasda Polda Jatim Audit Polres Sumenep, Menyangkut Bank Jatim?

“Daerah-daerah yang terpencil, terpisah seperti kepulauan yang disitu memang belum ada rumah sakitnya, puskesmasnya, ada tapi belum memenuhi syarat, maka itu harus ditetapkan oleh kepala daerah dengan SK supaya bisa ada PKS dengan BPJS Kesehatan,” pungkasnya.   

Dalam kegiatan tersebut juga diselenggarakan ship tour untuk para undangan yang dipimpin oleh Direktur RS Kapal Ksatria Airlangga, dr Agus Harianto SpB. Pada sesi wawancara di hadapan para jurnalis yang hadir, dr Agus menyampaikan personil tim relawan beranggotakan 37 personil terdiri dari 7 dokter spesialis, 12 dokter umum, dan tenaga kesehatan lainnya seperti analis medis, ahli gizi, apoteker, dan lain-lain.

“Sesuai dengan permintaan masyarakat kepulauan, kali ini kita bawa spesialis bedah, penyakit dalam, pediatri, mata, gigi dan kandungan. Tidak menutup kemungkinan, jika ada kasus yang perlu operasi, kita akan operasi di kapal. Hingga saat ini sudah ada 100 bayi yang lahir secara sectio di kapal,” jelasnya.(red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Musik Jalanan! Cara Sumenep Sulap Musik Tongtong Jadi Event Nasional
Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan
DPO Kasus Penipuan Rp200 Juta Ditangkap, Kuasa Hukum Puji Kinerja Polresta Sumenep
Gelorakan Sepakbola SD, Cara Bupati Sumenep Gali Talenta Muda
Regulasi Piala AF Sport U-17 Sumenep Dimatangkan
MEC 2026 Sumenep Siap Digelar, Panitia Cek Panggung dan Lighting
10 Oktober, Piala AF Sport U-17 Digelar
Polresta Sumenep Gelar Sidang BP4R, Wujudkan Kesiapan Personel Menuju Kehidupan Berkeluarga

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Bukan Musik Jalanan! Cara Sumenep Sulap Musik Tongtong Jadi Event Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:22 WIB

DPO Kasus Penipuan Rp200 Juta Ditangkap, Kuasa Hukum Puji Kinerja Polresta Sumenep

Minggu, 27 September 2026 - 22:08 WIB

Gelorakan Sepakbola SD, Cara Bupati Sumenep Gali Talenta Muda

Rabu, 23 September 2026 - 16:38 WIB

Regulasi Piala AF Sport U-17 Sumenep Dimatangkan

Sabtu, 19 September 2026 - 16:26 WIB

MEC 2026 Sumenep Siap Digelar, Panitia Cek Panggung dan Lighting

Berita Terbaru

Suasana khidmat pelaksanaan Apel Hari Santri Nasional 2026 di Halaman Kantor Bupati Sumenep, di mana Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran Forkopimda memberikan amanat di atas panggung utama.

Pemerintahan

Ini Cara Pemkab Sumenep Dorong Santri Merambah Dunia Kewirausahaan

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:58 WIB