Provinsi Madura hingga KEK, Ketua IJTI Ingatkan: Jangan Setengah Hati, Ini Menyangkut Nasib Madura

Avatar of Redaksi

- Penulis

Selasa, 25 November 2025 - 00:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua IJTI Korda Madura Raya Veros Afif. (Foto Istimewa)

Ketua IJTI Korda Madura Raya Veros Afif. (Foto Istimewa)

SUMENEP, diluartv.id- Madura kembali berada di persimpangan besar sejarahnya. Beragam inisiasi pembangunan terus bermunculan, dari wacana pembentukan Provinsi Madura yang sudah bertahun-tahun digaungkan, hingga rencana terbaru menjadikan Madura sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Gerakan para tokoh, aktivis, hingga kelompok masyarakat seolah tak pernah padam, menandakan satu ikhtiar besar: membawa Madura keluar dari belenggu ketertinggalan.

Ketua IJTI Madura, Veros Afif, mengingatkan bahwa semua inisiasi besar itu tidak boleh sekadar menjadi jargon atau wacana kosong. Ada masa depan yang sedang dipertaruhkan.

“Kami menyaksikan perjalanan panjang ini. Dari wacana Provinsi Madura, hingga sekarang KEK. Jangan hanya jadi cerita yang berulang tanpa akhir. Jika memang serius, maka harus diwujudkan”, ungkapnya

READ  Mahasiswa Sumenep Demo Evaluasi Kinerja Pemerintahan

Veros menyebut, semua pihak seharusnya sadar bahwa pembangunan Madura bukan sekadar proyek birokrasi, tetapi perjuangan menjaga harga diri dan martabat masyarakat Madura.

“Konsep harus matang. Regulasi harus kuat. Jangan langkah besar seperti ini diperlakukan seperti eksperimen. Ini nasib jutaan orang. Kami jurnalis televisi siap mendukung, karena kami ingin melihat Madura benar-benar bangkit,” ujarnya.

Ia kemudian menceritakan pengalaman yang membuatnya semakin yakin bahwa Madura sebenarnya memiliki potensi luar biasa. Saat berkunjung ke Malaysia, Veros bertemu ratusan PMI asal Madura yang bekerja membangun gedung-gedung pencakar langit. Meski jauh dari tanah kelahiran, mereka menjadi tulang punggung keluarga, bahkan mengharumkan nama Madura dengan keahlian yang mereka miliki.

READ  Lepas JCH, Wabup Sumenep: Jaga Fisik di Tanah Suci

“Ratusan ribu PMI di Malaysia itu warga Madura. Mereka bekerja keras, berperan di proyek-proyek raksasa. Skil mereka bukan kaleng-kaleng. Kalau SDM saja sudah sehebat itu, masa Madura tidak bisa menjadi Provinsi atau KEK? Yang kurang hanya harmonisasi instrumen dan kemauan kolektif,” ungkapnya.

Veros menegaskan bahwa gerakan mendorong Madura sebagai Provinsi maupun KEK bukan gerakan satu dua orang, melainkan pergerakan seluruh masyarakat yang harus berdiri dalam satu barisan. Tanpa soliditas, ia khawatir Madura hanya akan menjadi tempat lahir konsep besar yang tak pernah benar-benar hidup.

READ  Meriah, PHS BRI Sumenep

“Kesampingkan ego, hentikan saling klaim. Mari bersatu. Ini momen penentuan masa depan Madura. Kalau kita lengah, generasi setelah kita yang akan menanggung akibatnya,” pungkasnya.

Dengan demikian, Veros memberi pesan keras: perubahan itu nyata, tapi hanya bagi mereka yang berani memperjuangkannya bersama.(tias/red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Sapudi Polresta Sumenep Salurkan 3.600 Liter Air Bersih untuk 440 KK Terdampak Kekeringan
Kapolresta Sumenep Raih Penghargaan “Penggerak Transformasi Institusi Polresta Sumenep” Pada Anniversary 4th Ketik.Com
Siapkan 300 Ritel, Rokok Makayasa Bangun Jaringan Baru Pawitandirogo
YLBH Madura Soroti Jaksa Kembalikan Berkas Perkara Mantan Kades Kebunan 7 Kali
YLBH Madura Ajukan Praperadilan, Minta Penyidikan Dugaan Pemalsuan Surat Dibuka Lagi
Beli Ganja Rp1 Juta via Instagram, Pemuda Surabaya Ditangkap Satresnarkoba Tanjung Perak
BRI Buka Outlet Baru di Kawasan Pergudangan Safe & Lock, Hadirkan Layanan Perbankan dengan Dukungan Bahasa Inggris dan Mandarin
Satreskrim Polresta Sumenep Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:53 WIB

Polsek Sapudi Polresta Sumenep Salurkan 3.600 Liter Air Bersih untuk 440 KK Terdampak Kekeringan

Kamis, 10 September 2026 - 01:16 WIB

Kapolresta Sumenep Raih Penghargaan “Penggerak Transformasi Institusi Polresta Sumenep” Pada Anniversary 4th Ketik.Com

Rabu, 9 September 2026 - 19:46 WIB

Siapkan 300 Ritel, Rokok Makayasa Bangun Jaringan Baru Pawitandirogo

Rabu, 9 September 2026 - 17:14 WIB

YLBH Madura Soroti Jaksa Kembalikan Berkas Perkara Mantan Kades Kebunan 7 Kali

Selasa, 8 September 2026 - 12:22 WIB

YLBH Madura Ajukan Praperadilan, Minta Penyidikan Dugaan Pemalsuan Surat Dibuka Lagi

Berita Terbaru