Polsek Sapudi Pastikan Kasus Dugaan Emas Palsu Masih Berjalan

Avatar of Redaksi

- Penulis

Senin, 6 April 2026 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, diluartv.id- Kepolisian Sektor (Polsek) Sapudi memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebut penanganan kasus dugaan emas palsu dengan pelapor Penjabat Kepala Desa Nonggunong, Heri Normansyah, terhenti atau tidak ditindaklanjuti.

Melalui keterangan resmi, pihak kepolisian menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi penanganan perkara yang sedang berlangsung. Saat ini, kasus tersebut masih berada pada tahap penyelidikan dan tetap diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Kapolsek Sapudi melalui Kanit Reskrim Aiptu Rizal Afandi menjelaskan, penyidik masih terus bekerja mengumpulkan sejumlah keterangan serta alat bukti yang diperlukan untuk memperjelas duduk perkara.

“Kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Jadi informasi yang menyebut penanganannya berhenti atau tidak ditindaklanjuti itu tidak benar. Kami tetap bekerja sesuai prosedur,” ujar Rizal saat dikonfirmasi.

READ  Microsoft meluncurkan AI chatbot ke aplikasi Bing di iPhone dan Android

Ia menambahkan, pihak kepolisian juga telah memberikan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) kepada pelapor sebagai bentuk transparansi terhadap proses yang sedang berjalan. Menurutnya, pemberian SP2HP merupakan bagian dari mekanisme yang diatur dalam sistem penanganan perkara guna memastikan pelapor mendapatkan informasi terkait perkembangan kasus yang dilaporkannya.

Dalam proses penyelidikan, lanjut Rizal, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap sejumlah aspek, termasuk memeriksa keterangan dari pihak-pihak yang diduga mengetahui peristiwa tersebut.

“Penyelidikan tetap berjalan dengan mengumpulkan berbagai keterangan dan bukti yang relevan agar perkara ini bisa terang,” katanya.

READ  Bupati Sumenep dan Makayasa Komit Tekan Pengangguran Lewat Industri Kretek Inovatif

Polsek Sapudi juga mengingatkan agar setiap informasi yang beredar di ruang publik, khususnya melalui media sosial maupun media online, sebaiknya disampaikan secara proporsional dan berdasarkan fakta yang telah terverifikasi.

Menurut pihak kepolisian, penyampaian informasi yang belum terkonfirmasi secara utuh berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Kami berharap semua pihak dapat menahan diri dan menunggu proses hukum berjalan. Kepolisian akan menangani perkara ini secara profesional dan transparan,” tambah Rizal.

Kasus dugaan emas palsu tersebut sebelumnya menjadi perhatian publik setelah muncul pernyataan dari pihak pelapor di sejumlah media online yang menilai proses penanganan perkara berjalan lambat.

READ  Polres Sumenep Warnai Peringatan Hari Bhayangkara Dengan Menanam Pohon

Meski demikian, kepolisian memastikan proses hukum tidak berhenti dan tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Penyelidikan akan terus dilakukan hingga diperoleh kejelasan mengenai peristiwa yang dilaporkan.

Polsek Sapudi juga mengajak masyarakat untuk memberikan ruang bagi aparat penegak hukum dalam bekerja, serta tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum proses hukum selesai. Dengan demikian, aparat kepolisian menegaskan komitmennya untuk menuntaskan setiap laporan masyarakat secara profesional dan akuntabel, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum. (red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan
DPO Kasus Penipuan Rp200 Juta Ditangkap, Kuasa Hukum Puji Kinerja Polresta Sumenep
Gelorakan Sepakbola SD, Cara Bupati Sumenep Gali Talenta Muda
Regulasi Piala AF Sport U-17 Sumenep Dimatangkan
MEC 2026 Sumenep Siap Digelar, Panitia Cek Panggung dan Lighting
10 Oktober, Piala AF Sport U-17 Digelar
Polresta Sumenep Gelar Sidang BP4R, Wujudkan Kesiapan Personel Menuju Kehidupan Berkeluarga
Tug Boat Tenggelam di Perairan Bawean, 8 ABK Masih Dicari

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:22 WIB

DPO Kasus Penipuan Rp200 Juta Ditangkap, Kuasa Hukum Puji Kinerja Polresta Sumenep

Minggu, 27 September 2026 - 22:08 WIB

Gelorakan Sepakbola SD, Cara Bupati Sumenep Gali Talenta Muda

Rabu, 23 September 2026 - 16:38 WIB

Regulasi Piala AF Sport U-17 Sumenep Dimatangkan

Sabtu, 19 September 2026 - 16:26 WIB

MEC 2026 Sumenep Siap Digelar, Panitia Cek Panggung dan Lighting

Sabtu, 19 September 2026 - 15:57 WIB

10 Oktober, Piala AF Sport U-17 Digelar

Berita Terbaru

Suasana khidmat pelaksanaan Apel Hari Santri Nasional 2026 di Halaman Kantor Bupati Sumenep, di mana Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran Forkopimda memberikan amanat di atas panggung utama.

Pemerintahan

Ini Cara Pemkab Sumenep Dorong Santri Merambah Dunia Kewirausahaan

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:58 WIB