Polisi Rilis Kasus OTT Pemerasan LSM dan ASN Terhadap Kades

Avatar of Redaksi

- Penulis

Rabu, 28 Mei 2025 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sumenep AKBP Rivanda menunjukkan barang bukti pemerasan senilai 20 juta rupiah dalam konferensi pers, Rabu 28 Mei 2025. (diluartv photo)

Kapolres Sumenep AKBP Rivanda menunjukkan barang bukti pemerasan senilai 20 juta rupiah dalam konferensi pers, Rabu 28 Mei 2025. (diluartv photo)

SUMENEP, diluartv.id- Polres Sumenep menggelar konferensi Pers Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oknum anggota LSM dan ASN di Inspektorat Sumenep pada Rabu, 28 Mei 2025. Kapolres Sumenep AKBP Rivanda mengatakan, pihaknya memang sedang berusaha meminimalisir aksi premanisme termasuk pemerasan di wilayahnya.

“Ini sesuai anjuran pimpinan baik Kapolri dan Kapolda untuk memerangi aksi premanisme di daerah termasuk di Sumenep. Operasi tangkap tangan ini contohnya. Artinya segala bentuk upaya menakut-nakuti, dengan harapan mendapat uang dari korban adalah bentuk pengancaman,” tegas AKBP Rivanda, Rabu 28 Mei 2025.

READ  Tsunami BSPS Sumenep

Dalam konferensi pers ini juga ditunjukkan barang bukti uang senilai 20 juta rupiah, yang merupakan barang bukti pemerasan oleh tersangka SB dan J terhadap Kepala Desa di Kecamatan Batang-Batang Sumenep.

“Awalnya pelaku ini meminta uang 40 juta rupiah. Namun korban hanya bisa memberi 20 juta dan akhirnya mereka bertemu di rumah oknum ASN berinisial J. Disanalah kami menangkap keduanya,” kata Kasatreskrim Polres Sumenep AKP Agus.

READ  Tingkatkan Kemampuan Dalam Operasi Urban SAR, Kantor SAR Surabaya Gelar Simulasi Pencarian di Bangunan Runtuh

Lebih lanjut menurut AKP Agus, oknum LSM berinisial J tersebut memang telah dilaporkan sebelumnya oleh kepala desa lain di Sumenep terkait laporan pengancaman. Data inilah yang dijadikan pihak Satreskrim dalam menelusuri aksi J dalam menjalankan aksinya.

READ  27 Desa di Bangkalan Jawa Timur Krisis Air Bersih

“Iya pelaku J sudah pernah dilaporkan ke kami tentang aksi pengancaman serupa ke kepala desa lainnya,” tutup AKP Agus. (red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria Asing, Melamar Jadi Cawabup
Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng
Andai Saya Bupati
Kisah Jurnalis TV Daerah
Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi
Minim Anggaran Acara 17-an, ASN dan PPPK di Pamekasan Meringis Dipatok Iuran!
Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*
27 Desa di Bangkalan Jawa Timur Krisis Air Bersih

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:56 WIB

Pria Asing, Melamar Jadi Cawabup

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:55 WIB

Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:42 WIB

Andai Saya Bupati

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:04 WIB

Kisah Jurnalis TV Daerah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:24 WIB

Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi

Berita Terbaru

Didik Setia Budi, Wartawan juga Penulis Cerpen. (Diluartv Photo)

Berita

Pria Asing, Melamar Jadi Cawabup

Minggu, 26 Jul 2026 - 22:56 WIB

Penulis Didik Setia Budi. Punya sepeda jengki hijau. (Diluartv Photo)

Berita

Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng

Minggu, 26 Jul 2026 - 20:55 WIB

Penulis sebelah kanan. Didik Setia Budi, lahir di Kalianget. (Diluartv Photo)

Berita

Andai Saya Bupati

Minggu, 26 Jul 2026 - 18:42 WIB

Penulis sebelah kanan, Didik Setia Budi. Lahir di Kalianget. (Diluartv Photo)

Berita

Kisah Jurnalis TV Daerah

Minggu, 26 Jul 2026 - 16:04 WIB