Libur Sekolah, KAI Surabaya Imbau Anak-Anak Tidak Bermain di Jalur Kereta Api

Avatar of Redaksi

- Penulis

Senin, 22 Juni 2026 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musim libur sekolah, PT KAI Daop Surabaya imbau anak-anak tidak menggunakan jalur kereta sebagai tempat bermain. (Diluartv Photo)

Musim libur sekolah, PT KAI Daop Surabaya imbau anak-anak tidak menggunakan jalur kereta sebagai tempat bermain. (Diluartv Photo)

SURABAYA, diluartv.id- Memasuki masa libur sekolah tahun 2026, PT KAI Daop 8 Surabaya mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, untuk tidak bermain, beraktivitas, maupun melakukan kegiatan lainnya di sekitar jalur kereta api. KAI mengajak para orang tua, guru, dan tokoh masyarakat untuk turut berperan aktif mengedukasi anak-anak mengenai bahaya berada di area jalur rel demi mencegah terjadinya kecelakaan yang tidak diinginkan.

Pelaksana Harian Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Reynold Parulian Napitupulu menjelaskan bahwa periode libur sekolah biasanya diikuti dengan meningkatnya aktivitas anak-anak di luar rumah. Pada kondisi tersebut, tidak jarang ditemukan anak-anak yang bermain layang-layang, bersepeda, berjalan kaki, duduk-duduk, hingga berswafoto di sekitar jalur kereta api. Padahal, seluruh area jalur rel merupakan kawasan terbatas yang hanya diperuntukkan bagi operasional perjalanan kereta api.

“Kami mengingatkan bahwa jalur kereta api bukan tempat bermain. Kereta api memiliki dimensi besar, kecepatan tinggi, dan tidak dapat berhenti secara mendadak. Oleh karena itu, masyarakat harus menjaga jarak aman dan tidak melakukan aktivitas apa pun di sekitar rel kereta api,” ujar Reynold.

READ  Perangkat Desa di Sumenep Jadi Pelaku Curanmor

Sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan perjalanan kereta api, KAI Daop 8 Surabaya secara rutin melaksanakan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar jalur rel, sekolah-sekolah, komunitas, serta melakukan patroli oleh petugas keamanan di titik-titik yang rawan aktivitas masyarakat. Edukasi tersebut bertujuan menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama.

Tidak hanya mengimbau masyarakat untuk menjauhi jalur rel, KAI Daop 8 Surabaya juga mengingatkan pentingnya menjaga sarana dan prasarana perkeretaapian dari tindakan vandalisme. Vandalisme berupa pencoretan badan kereta api, perusakan fasilitas stasiun, pengrusakan pagar pengaman, hingga penempatan benda asing di jalur rel dapat mengganggu operasional perjalanan kereta api dan menimbulkan potensi bahaya bagi penumpang maupun petugas.

“Fasilitas perkeretaapian merupakan aset negara yang digunakan untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat. Oleh karena itu, setiap bentuk perusakan maupun vandalisme tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga dapat berdampak pada keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api,” ungkapnya.

READ  Mutasi 34 Pejabat, Bupati Lamongan Minta Fokus Pada Tugas Pelayanan Publik

KAI Daop 8 Surabaya juga menyoroti masih adanya kasus pelemparan batu maupun benda lainnya ke arah kereta api yang melintas. Tindakan tersebut sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kaca kereta pecah, melukai pelanggan, masinis, maupun petugas yang sedang bertugas di dalam kereta api.

Dalam beberapa kejadian, aksi pelemparan batu mengakibatkan kaca kereta retak hingga pecah sehingga membahayakan keselamatan penumpang. Selain menimbulkan korban luka, peristiwa tersebut juga dapat mengganggu konsentrasi petugas dan berdampak terhadap kelancaran operasional perjalanan kereta api.

“Kami mengajak masyarakat untuk menghentikan segala bentuk tindakan pelemparan terhadap kereta api. Apa yang mungkin dianggap sebagai candaan atau kenakalan sesaat dapat berakibat fatal dan membahayakan banyak orang,” tambahnya.

Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 1 kejadian vandalisme dan 3 kejadian pelemparan batu terhadap kereta api. Sementara hingga Juni Tahun 2026 ini, terdapat jumlah kejadian yang sama yakni 1 kejadian vandalisme dan 3 kejadian pelemparan batu. Data tersebut menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap keselamatan di sekitar jalur kereta api masih perlu terus ditingkatkan melalui edukasi dan pengawasan bersama.

READ  Duet Aulia-Gendhis Segel Emas Kejurnas Akuatik 2026

Hingga saat ini Juni 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah melaksanakan sebanyak 72 kegiatan sosialisasi keselamatan di sekolah yang menyasar pelajar, perlintasan sebidang kepada pengendara, serta warga yang beraktivitas di sekitar jalur rel.

KAI Daop 8 Surabaya menegaskan bahwa tindakan vandalisme maupun pelemparan batu terhadap kereta api merupakan perbuatan melawan hukum dan dapat dikenakan sanksi pidana sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh karena itu, diperlukan peran serta seluruh masyarakat untuk mencegah dan melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi membahayakan perjalanan kereta api.

Selama masa libur sekolah, KAI Daop 8 Surabaya juga meningkatkan pengawasan di wilayah operasionalnya melalui patroli petugas keamanan, pemeriksaan jalur, serta koordinasi dengan aparat kewilayahan dan masyarakat sekitar rel guna memastikan perjalanan kereta api tetap berlangsung dengan aman dan lancar. (far/red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria Asing, Melamar Jadi Cawabup
Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng
Andai Saya Bupati
Kisah Jurnalis TV Daerah
Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi
Minim Anggaran Acara 17-an, ASN dan PPPK di Pamekasan Meringis Dipatok Iuran!
Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*
27 Desa di Bangkalan Jawa Timur Krisis Air Bersih
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:56 WIB

Pria Asing, Melamar Jadi Cawabup

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:55 WIB

Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:42 WIB

Andai Saya Bupati

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:04 WIB

Kisah Jurnalis TV Daerah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:24 WIB

Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi

Berita Terbaru

Didik Setia Budi, Wartawan juga Penulis Cerpen. (Diluartv Photo)

Berita

Pria Asing, Melamar Jadi Cawabup

Minggu, 26 Jul 2026 - 22:56 WIB

Penulis Didik Setia Budi. Punya sepeda jengki hijau. (Diluartv Photo)

Berita

Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng

Minggu, 26 Jul 2026 - 20:55 WIB

Penulis sebelah kanan. Didik Setia Budi, lahir di Kalianget. (Diluartv Photo)

Berita

Andai Saya Bupati

Minggu, 26 Jul 2026 - 18:42 WIB

Penulis sebelah kanan, Didik Setia Budi. Lahir di Kalianget. (Diluartv Photo)

Berita

Kisah Jurnalis TV Daerah

Minggu, 26 Jul 2026 - 16:04 WIB