Kritik Bukan Benci

Avatar of Redaksi

- Penulis

Rabu, 30 April 2025 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahrus Ali (diluartv photo)

Mahrus Ali (diluartv photo)

SUMENEP, diluartv.id- Mengawali catatan singkat ini, saya ingin berbagi pengalaman ketika masih menempuh pendidikan di Pondok Pesantren.

Ada satu ungkapan yang sering terdengar dari para santri: “Jangan berkata bohong”. Kalimat ini terdengar sederhana, tapi sesungguhnya sangat bermakna, terutama ketika diterapkan dalam dunia tulis-menulis.

Saya masih ingat ketika aktif menulis di sebuah majalah pondok, seorang senior pernah memberikan pesan penting: “Jangan berbohong ketika menulis”. Saya pun bertanya, apa maksudnya? Dalam konteks apa?

READ  Satreskoba Polres Lamongan Amankan 2 Pengedar Obat Terlarang Jaringan Antar Pulau

Jawabannya sederhana tapi dalam: “Tulislah berdasarkan data dan fakta. Jangan ditambah-tambah. Jika merah, tulislah merah”.

Lalu apa kaitannya dengan judul catatan ini, Kritik Bukan Benci?

Ketika saya menyampaikan kritik melalui tulisan atau berita, kadang dianggap sebagai bentuk kebencian. Hati saya sebenarnya tertawa mendengar tudingan seperti itu, apalagi ketika opini liar sengaja dihembuskan oleh para pembisik.

READ  Jaga Kondusifitas, Polisi di Sampang Gelar Patroli Sepeda

Sebagai warga yang mencintai Sumenep, saya tentu mendukung setiap kemajuannya. Tapi mendukung bukan berarti tutup mata terhadap hal-hal yang perlu disuarakan.

Kita tidak boleh hanya ingin menerima pujian namun sinis terhadap kritik. Dalam Islam pun, perbedaan pendapat adalah hal biasa. Banyak pandangan dalam fiqih yang menunjukkan betapa luasnya ruang berpikir kita.

READ  SMSI Sumenep Pilih Absen Undangan Kapolresta Sumenep

Jangan jadi hamba kekuasaan yang ingin selalu dipuji, lalu dengan mudah memberi label “kebencian” kepada mereka yang menyampaikan kritik. Kritik itu bentuk cinta. Dan cinta sejati tak selalu manis, kadang ia harus tegas agar arah tetap benar. (red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi
Minim Anggaran Acara 17-an, ASN dan PPPK di Pamekasan Meringis Dipatok Iuran!
Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*
27 Desa di Bangkalan Jawa Timur Krisis Air Bersih
Polsek Sapeken Tangkap Pria Simpan Ratusan Pil Y
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung
Tingkatkan Kemampuan Dalam Operasi Urban SAR, Kantor SAR Surabaya Gelar Simulasi Pencarian di Bangunan Runtuh
Tiga Orang Tewas Dalam Kecelakaan di Tol Pandaan Malang

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:24 WIB

Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:40 WIB

Minim Anggaran Acara 17-an, ASN dan PPPK di Pamekasan Meringis Dipatok Iuran!

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:36 WIB

Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:04 WIB

27 Desa di Bangkalan Jawa Timur Krisis Air Bersih

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:30 WIB

Polsek Sapeken Tangkap Pria Simpan Ratusan Pil Y

Berita Terbaru

Wartawan Sumenep saat meliput gempa bumi di Pulau Sapudi 2019 silam. (diluartv photo)

Berita

Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*

Sabtu, 25 Jul 2026 - 15:36 WIB

Kantor BPBD Kabupaten Bangkalan. (Foto Istimewa)

Nasional

27 Desa di Bangkalan Jawa Timur Krisis Air Bersih

Sabtu, 25 Jul 2026 - 14:04 WIB

Polisi tunjukkan barang bukti ratusan Pil Y yang disita dari pria berinisial I, warga Pulau Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken. (Foto Istimewa)

Uncategorized

Polsek Sapeken Tangkap Pria Simpan Ratusan Pil Y

Sabtu, 25 Jul 2026 - 12:30 WIB