Kontraktor Setengah Dewa

Avatar of Redaksi

- Penulis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis Didik Setia Budi. Punya sepeda jengki hijau. (Diluartv Photo)

Penulis Didik Setia Budi. Punya sepeda jengki hijau. (Diluartv Photo)

SUMENEP, diluartv.id- Sosoknya misterius. Bukan satu orang, tapi ada beberapa. Sepak terjangnya semua tahu. Jaringannya mengakar. Sistemnya kuat, solid. Karena misterius, ya jarang muncul di publik. Namanya dikenal, Kontraktor Setengah Dewa. Penguasa Mega Proyek apapun di Sumenep.

Sejak menjadi wartawan televisi di tahun 2009 silam, saya belum pernah mengenal sosok ini. Si Kontraktor Setengah Dewa belum menjadi Dewa. Dia masih orang biasa. Tapi berkat kemampuan membangun jaringan, akhirnya jadi yang utama.

Sebagai Kabupaten yang masih membangun, tentu Sumenep jadi salah satu daerah dengan jumlah pekerjaan fisik terbesar di Jawa Timur. Jalan, jembatan, gedung sekolah, gedung pemerintah, infrastruktur pertanian, dan masih banyak lain.

READ  Fauzi Tancap Gas, PDI Perjuangan Sumenep Bidik 15 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Istilahnya, Sumenep adalah Surganya Proyek. Daerah kecil ini memang sepi hiruk pikuk. Tapi sebaliknya, disini ramai anggaran. Ratusan Miliar..!

Untuk mendapat porsi besar pekerjaan, tentu bukan hal mudah. Rumus dimana pun tetap sama. Politik dan kekuatan finansial dua hal yang berjalan seiring. Uang adalah politik, politik adalah uang. Si Kontraktor Setengah Dewa mengerti betul prinsip itu. Jargon simsiosis mutualisme lalu diterapkan. Demi pekerjaan.

READ  Meriah, PHS BRI Sumenep

Menjadi Kontraktor dengan jumlah pekerjaan besar sarat resiko. Dia harus menjadi seorang organisatoris. Ploting sub pekerjaan harus dikaji sedetil mungkin. Sebuah paket, harus dipecah-pecah. Proyek diumumkan, pemenang ditunjuk. Disini dibutuhkan banyak bendera. Untuk menghindari curiga. Tapi muaranya sama, untung kembali ke tangan sang Dewa. Dihimpun dalam karung besar.

‐——-

Jadi Kontraktor Setengah Dewa harus loyal. Dompetnya harus tebal, rekeningnya ready setiap saat. Dia harus tahu diri kapan dibutuhkan. Sekali berbuat salah, benderanya terancam tak berkibar. Hari-harinya bergelimang uang. Tapi tidurnya tak nyenyak. Nomer telepon harus gonta ganti. Itu pasti.

READ  Genap Sebulan, Kasus Meninggalnya Ruly Yunis Masih Misterius

Sebenarnya bukan kali ini saja, saya mengenal Kontraktor Setengah Dewa. Di beberapa wilayah tugas, levelnya malah Kontraktor FULL Dewa. Dan kami biasa ngopi dan diskusi. Dari mereka, saya tahu teori kerjanya. Titik lemahnya. Dan seberapa kuat benderanya berkibar.

Kenapa tiba-tiba menulis Kontraktor Setengah Dewa?
(*)

Facebook Comments Box

Penulis : Didik Setia Budi

Editor : Sari Kusumaning Tias

Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bahaya Setengah Mabuk
IJTI Korda Surabaya Demo Protes Sebutan Londo Ireng Prabowo
Miras Meluas, Sumenep Bisa Apa?
Kerupuk Pak Samuji, Kisah Merah Putih
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor 3,4 Ton Merkuri Cair Senilai Rp17,5 Miliar di Surabaya
Pak Ariek, Kapolresta Tersibuk di Indonesia
Polresta Sumenep Tangkap Maling Motor di Pantai Taneros Ambunten
Mantan Ketua DPRD Lamongan Dilaporkan Warga Terkait Penipuan

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:17 WIB

Kontraktor Setengah Dewa

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:12 WIB

Bahaya Setengah Mabuk

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:02 WIB

IJTI Korda Surabaya Demo Protes Sebutan Londo Ireng Prabowo

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:57 WIB

Miras Meluas, Sumenep Bisa Apa?

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:19 WIB

Kerupuk Pak Samuji, Kisah Merah Putih

Berita Terbaru

Penulis Didik Setia Budi. Punya sepeda jengki hijau. (Diluartv Photo)

Berita

Kontraktor Setengah Dewa

Sabtu, 1 Agu 2026 - 19:17 WIB

Penulis Didik Setia Budi, pemimpin redaksi Diluar TV. (Diluartv Photo)

Berita

Bahaya Setengah Mabuk

Sabtu, 1 Agu 2026 - 17:12 WIB

Penulis Didik Setia Budi (kanan). Alumni Pondok Modern Gontor Ponorogo tahun 2000. (Diluartv Photo)

Berita

Miras Meluas, Sumenep Bisa Apa?

Jumat, 31 Jul 2026 - 13:57 WIB

Penulis Didik Setia Budi, lahir di Kalianget. (Diluartv Photo)

Berita

Kerupuk Pak Samuji, Kisah Merah Putih

Jumat, 31 Jul 2026 - 01:19 WIB