Kolaborasi Pelindo Petikemas dan Pemkot Surabaya Pastikan Hewan Kurban Aman untuk Masyarakat Jelang Idul Adha

Avatar of Redaksi

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya memperkuat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha. (Diluartv Photo)

PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya memperkuat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha. (Diluartv Photo)

SURABAYA, diluartv.id- PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya memperkuat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah melalui dukungan teknis dan operasional pemeriksaan di sejumlah lapak penjualan ternak di Kota Surabaya.

Kegiatan pengawasan berlangsung mulai 18 hingga 26 Mei 2026 dan dilaksanakan di berbagai titik penjualan hewan kurban yang tersebar di wilayah Surabaya. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari relawan perguruan tinggi dan akademisi, Balai Besar Veteriner Farma (Pusvetma), hingga Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur.

Kolaborasi tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan hewan kurban yang diperjualbelikan dalam kondisi sehat, aman, dan layak konsumsi bagi masyarakat menjelang Iduladha.

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, mengatakan keterlibatan perusahaan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi sosial perusahaan sekaligus upaya edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kesehatan hewan kurban.

READ  Wani Ngebut Project : You Panaskan Atmosfer Kompetitif Arek Suroboyo

“Kami tergerak untuk bisa mengedukasi masyarakat bahwa berkurban itu tidak hanya hewannya memenuhi syarat sah, tetapi juga harus dipastikan benar-benar sehat dan layak untuk dikonsumsi. Hewan yang sehat perlu diverifikasi dengan baik melalui pemeriksaan yang sesuai,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pelindo Terminal Petikemas ingin terus menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk dalam mendukung aspek kesehatan dan keamanan pangan.

“Melanjutkan program tahun sebelumnya, Pelindo Terminal Petikemas juga telah menginisiasi program Juru Sembelih Halal bersertifikasi. Tahun ini kami memperkuat fokus pada pengawasan kesehatan hewan kurban bersama DKPP Kota Surabaya dan seluruh pihak terkait,” tambahnya.

READ  Tingkatkan Kemampuan Dalam Operasi Urban SAR, Kantor SAR Surabaya Gelar Simulasi Pencarian di Bangunan Runtuh

Pada momentum Iduladha tahun ini, Pelindo Terminal Petikemas juga menyalurkan sebanyak 150 hewan kurban ke berbagai wilayah kerja perusahaan yang tersebar di seluruh Indonesia sebagai bentuk kepedulian dan kontribusi sosial kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya, Nanik Sukristina, menyampaikan bahwa pengawasan dilakukan secara menyeluruh di seluruh kecamatan di Kota Surabaya dengan melibatkan ratusan tenaga medis hewan.

“Kami melakukan pengawasan di 31 kecamatan dengan melibatkan sekitar 190 tenaga medis hewan. Sampai Selasa ini sudah dilakukan pemeriksaan di 61 lapak penjualan hewan kurban dan jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah hingga lebih dari 100 lapak,” katanya.

Menurutnya, pemeriksaan dilakukan secara administratif maupun pemeriksaan kesehatan fisik hewan oleh petugas dan dokter hewan.

READ  Rawat Cagar Budaya, Bupati Sumenep Lantik TACB

“Pemeriksaan meliputi pengecekan surat keterangan kesehatan hewan dari daerah asal, pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan, hingga pemantauan kondisi hewan secara langsung untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat,” jelasnya.

Selain pengawasan di tingkat lapak penjualan, pengendalian kesehatan hewan juga dilakukan sejak dari daerah asal ternak. Kepala Balai Besar Veteriner Farma (Pusvetma) Kementerian Pertanian di Surabaya, Edy Budi Susila, memastikan pengawasan kesehatan hewan telah dilakukan melalui program vaksinasi dan pengendalian penyakit hewan menular strategis.

“Kita memastikan bahwa ternak yang dilalulintaskan itu sudah memenuhi persyaratan. Jadi ternak yang masuk ke sini sudah tervaksin terhadap penyakit LSD, PMK, dan beberapa penyakit strategis lainnya sehingga dipastikan ternak dalam kondisi sehat,” tutupnya. (far/red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria Asing, Melamar Jadi Cawabup
Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng
Andai Saya Bupati
Kisah Jurnalis TV Daerah
Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi
Minim Anggaran Acara 17-an, ASN dan PPPK di Pamekasan Meringis Dipatok Iuran!
Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*
27 Desa di Bangkalan Jawa Timur Krisis Air Bersih

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:56 WIB

Pria Asing, Melamar Jadi Cawabup

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:55 WIB

Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:42 WIB

Andai Saya Bupati

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:04 WIB

Kisah Jurnalis TV Daerah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:24 WIB

Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi

Berita Terbaru

Didik Setia Budi, Wartawan juga Penulis Cerpen. (Diluartv Photo)

Berita

Pria Asing, Melamar Jadi Cawabup

Minggu, 26 Jul 2026 - 22:56 WIB

Penulis Didik Setia Budi. Punya sepeda jengki hijau. (Diluartv Photo)

Berita

Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng

Minggu, 26 Jul 2026 - 20:55 WIB

Penulis sebelah kanan. Didik Setia Budi, lahir di Kalianget. (Diluartv Photo)

Berita

Andai Saya Bupati

Minggu, 26 Jul 2026 - 18:42 WIB

Penulis sebelah kanan, Didik Setia Budi. Lahir di Kalianget. (Diluartv Photo)

Berita

Kisah Jurnalis TV Daerah

Minggu, 26 Jul 2026 - 16:04 WIB