Kadin Jatim Gelar Essay Competition, Dorong Mahasiswa Wujudkan Inovasi untuk Industri

Avatar of Redaksi

- Penulis

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadin Jatim Gelar Essay Competition, Dorong Mahasiswa Wujudkan Inovasi untuk Industri, Kamis, 21 Mei 2026. (Diluartv Photo)

Kadin Jatim Gelar Essay Competition, Dorong Mahasiswa Wujudkan Inovasi untuk Industri, Kamis, 21 Mei 2026. (Diluartv Photo)

SURABAYA, diluartv.id- Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur bersama mahasiswa magang menggelar kegiatan Essay Competition yang dirangkaikan dengan talkshow di Graha Kadin Jatim, Surabaya, Kamis (21/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah kolaborasi mahasiswa lintas kampus untuk menghadirkan ide dan inovasi yang dapat diterapkan di dunia industri.

Lecturer of International Relations UPN Veteran Jawa Timur, Megahnanda Alidyan Kresnawati mengapresiasi konsep kompetisi yang dinilai berbeda karena tidak hanya berhenti pada karya tulis, tetapi juga mendorong implementasi ide di dunia industri. “Kesadaran menulis essay untuk sebuah inovasi di dalam industri itu masih jarang dilakukan. Biasanya essay lebih bersifat umum saja dan yang terlibat pun biasanya hanya dari satu institusi,” ujarnya.

Menurut Megahnanda, selama ini tantangan terbesar dalam lomba essay adalah keberlanjutan ide setelah kompetisi selesai. Karena itu, keterlibatan dunia industri dalam kegiatan tersebut dinilai membuka peluang lebih besar bagi mahasiswa untuk merealisasikan gagasannya. “Biasanya essay hanya berhenti di juara 1 atau juara 2 saja. Implementasinya seperti apa dan cara menarik investor itu yang agak susah. Tapi dengan kegiatan seperti ini peluang teman-teman untuk mewujudkan idenya menjadi lebih besar, apalagi didukung Kadin,” ujarnya.

Sementara itu, Komisi Tetap Bidang Industri Kreatif Kadin Jatim, Reno Bahelwan Miazaki menyebut kompetisi tersebut diikuti 106 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur. “Pesertanya 106 dari lebih 10 universitas dan tersebar se-Jawa Timur. Ada dari Jember, Mojokerto, jadi tidak didominasi Surabaya saja. Potensi-potensi dari daerah lain di Jawa Timur mulai muncul dan hasilnya surprising, bagus,” katanya.

READ  Bupati Sumenep Apresiasi Kepedulian Pengusaha Properti Bantu Korban Gempa

Reno menjelaskan proses penjurian dilakukan dalam dua tahap, mulai dari seleksi tulisan hingga presentasi ide di hadapan dewan juri. Menurutnya, para finalis menunjukkan kualitas yang sangat baik untuk ukuran mahasiswa. “Yang juara itu tidak hanya berhasil menulis essay dengan baik sesuai kaidah ilmiah dan ada inovasinya, tapi juga peluang implementasinya tinggi. Kemampuan presentasi mereka luar biasa, percaya dirinya juga luar biasa,” ujarnya.

Ia menambahkan, beberapa peserta bahkan sudah memikirkan potensi kerja sama dengan perusahaan lain agar ide yang mereka tawarkan bisa direalisasikan. “Mereka tidak cuma menulis, tapi sudah punya pandangan next step-nya. Talenta-talenta seperti itu yang perlu diajak kolaborasi,” katanya.

Chairman of Ijadgrup Holding, Mochammad Ali Arsyad menilai kegiatan tersebut menjadi contoh nyata kolaborasi pentahelix antara dunia usaha, akademisi, media, dan pemerintah. “Yang sangat menarik adalah ini upaya kita bersama bagaimana pentahelix antara Kadin sebagai komunitas industri dan bisnis, akademisi, media, dan semua pihak bisa berkolaborasi dengan baik,” ujarnya.

READ  Rumah Mewah di Gersik Putih Disorot Karena Terima Program BSPS

Ia membandingkan budaya kolaborasi di Indonesia dengan Hong Kong yang menurutnya lebih sering mempertemukan berbagai unsur untuk berdiskusi bersama. “Saya baru pulang dari Hong Kong. Di sana dunia akademisi, media, pemerintah, dan industri sering duduk bareng. Kalau di Indonesia masih jalan sendiri-sendiri. Event seperti ini harus diperbanyak,” katanya.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur, Adik Dwi Putranto menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil dari komunikasi dan kolaborasi antar mahasiswa lintas kampus. “Hasil kepanitiaan sampai jadi sekarang ini adalah hasil dari ilmu komunikasi. Tanpa komunikasi, nggak mungkin semua bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia menilai keberanian menjadi modal utama mahasiswa untuk berkembang di dunia kerja dan dunia usaha setelah lulus kuliah. “Yang paling penting itu keberanian. Komunikasi pertama itu keberanian. Keberanian bicara, keberanian mencoba,” katanya.

Menurut Adik, dunia kampus dan dunia industri memiliki perbedaan besar, terutama dalam hal kerja sama tim dan kolaborasi. “Kalau di dunia kampus kompetisinya individual, bagaimana caranya lulus dengan nilai baik. Tapi ketika sudah lulus, kompetisinya bukan hanya individual. Harus bisa bekerja sama dengan tim dan berkolaborasi,” ujarnya.

READ  Bupati Sumenep Minta ASN Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat

Ia juga membuka peluang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk belajar dan berdiskusi langsung dengan pelaku industri di Kadin Jatim.
“Kami di Kadin terbuka sangat luas. Siapapun kita terima. Kalau mau tanya-tanya terkait industri, datang saja ke Kadin, belajar bareng,” pungkasnya.

Adapun pemenang Essay Competition tersebut adalah:

Juara 1 kelompok Bridge Vc dari Universitas Airlangga dengan essay berjudul “Jembatan Kepercayaan Berbasis Ai Yang Dirancang Untuk Mendukung Startup Indonesia, Mengubah Cara Komunikasi Bisnis Dan Meningkatkan Akses Umkm Terhadap Modal Di Indonesia”.

Juara 2 kelompok Invest Jatim dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur dengan judul “Platform Untuk Umkm”

Juara 3 kelompok Story Scale dari Universitas Airlangga dengan judul “Penguatan Investor Trust Dan Skalabilitas Umkm Melalui Strategic Business Communication Berbasis Ai Digital Storytelling”

Harapan 1 kelompok Digital Bridge dari Universitas Mayjend Sungkono dengan judul “Menjembatani Kepercayaan, Mengakselerasi Pertumbuhan Umkm Jawa Timur”

Harapan 2 kelompok Ai-trust Guard System dari Universitas Jember dengan judul “Integrasi Crisis Communication Dan Founder Credibility Untuk Mengamankan Kepercayaan Investor di Era Disrupsi”. (far/red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPC PDIP Sumenep Gelar Refleksi 30 Tahun Peristiwa Kuda Tuli
Mazdon, Kembalilah
Jalan Sunyi Didik Diluar TV
Pria Asing, Melamar Jadi Cawabup
Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng
Andai Saya Bupati
Kisah Jurnalis TV Daerah
Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:53 WIB

DPC PDIP Sumenep Gelar Refleksi 30 Tahun Peristiwa Kuda Tuli

Senin, 27 Juli 2026 - 19:04 WIB

Mazdon, Kembalilah

Senin, 27 Juli 2026 - 15:42 WIB

Jalan Sunyi Didik Diluar TV

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:56 WIB

Pria Asing, Melamar Jadi Cawabup

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:55 WIB

Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng

Berita Terbaru

Pengurus DPC PDIP Sumenep, Jawa Timur, berkumpul dalam Refleksi 30 Tahun Peristiwa Kuda Tuli, Senin, 27 Juli 2026 malam. (Diluartv Photo)

Berita

DPC PDIP Sumenep Gelar Refleksi 30 Tahun Peristiwa Kuda Tuli

Selasa, 28 Jul 2026 - 02:53 WIB

Penulis Didik Setia Budi, beberapa hari lalu, disebut Presiden Londo Ireng. (Diluartv Photo)

Berita

Mazdon, Kembalilah

Senin, 27 Jul 2026 - 19:04 WIB

Farin (kanan) Jurnalis Wanita Sumenep yang disebut Mazdon dalam tulisannya. (Diluartv Photo)

Berita

Jalan Sunyi Didik Diluar TV

Senin, 27 Jul 2026 - 15:42 WIB

Didik Setia Budi, Wartawan juga Penulis Cerpen. (Diluartv Photo)

Berita

Pria Asing, Melamar Jadi Cawabup

Minggu, 26 Jul 2026 - 22:56 WIB

Penulis Didik Setia Budi. Punya sepeda jengki hijau. (Diluartv Photo)

Berita

Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng

Minggu, 26 Jul 2026 - 20:55 WIB