SUMENEP, diluartv.id- DLH Kabupaten Sumenep menggelar kegiatan peringatan Hari Lingkungan Sedunia dengan melakukan gotong royong membersihkan akses jalan menuju Asta Tinggi, Minggu, 21 Juni 2026. Kegiatan ini juga melibatkan 100 anggota Yon TP 931 Ksatria Jokotole, aktivis lingkungan serta warga Desa Kebunagung.
Kepala DLH Sumenep Anwar Syahroni Yusuf mengatakan, pihaknya sengaja memilih Asta Tinggi sebagai lokasi acara karena menjadi simbol religi Kota Sumenep. Dengan peremajaan warna pagar dan dinding, akan menambah keindahan dan kesejukan makam Raja-Raja Sumenep itu.
“Ini juga menjadi arahan Bapak Bupati Sumenep, agar kita terus menghargai jasa para pendiri Sumenep. Karena itulah kita mengadakan gotong royong peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia disini,” kata Anwar Syahroni Yusuf di lokasi, Minggu, 21 Juni 2026.

Lebih lanjut menurut Yusuf, acara ini juga menjadi bagian dari peringatan Bulan Bung Karno.
“Sekarang adalah tanggal 21 Juni, juga menjadi hari wafatnya Presiden Soekarno. Saya pikir ini adalah momen dimana kita harus mengingat jasa-jasa para Pahlawan, dengan mempraktekkannya secara langsung,” imbuh Anwar Syahroni Yusuf.
Sementara itu, Danton Yon TP 931 Letda Inf. Nifan mendukung penuh kegiatan gotong royong ini. Pihaknya mengerahkan 100 anggotanya untuk membersihkan akses jalan menuju ke Asta Tinggi.
“Ada 100 anggota yang kami kerahkan. Kami bagi tugas ada yang memotong datang pohon yang membahayakan, juga mengecat dinding pagar di sepanjang akses jalan Asta Tinggi,” kata Nifan.
Terpisah, Kepala Desa Kebunagung Bustanul Affa berterima kasih atas kerja nyata DLH Sumenep dan Yon TP 931 Ksatria Jokotole, karena telah berkontribusi akan keindahan desanya.
“Sangat mengapresiasi kegiatan ini. Terima kasih DLH Sumenep, anggota Yon TP 931, serta Aktivis Lingkungan dan warga kami. Semoga ini akan menjadi contoh di lingkungan lain, agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” kata Bustanul Affa. (red)













