Dunia Pers Lamongan Berduka, Jurnalis Anjar Dwi Pradipta Berpulang

Avatar of Redaksi

- Penulis

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Almarhum Jurnalis Jawa Pos Anjar Dwi Pradipta. (Diluartv Photo)

Almarhum Jurnalis Jawa Pos Anjar Dwi Pradipta. (Diluartv Photo)

LAMONGAN, diluartv.id- Kabar duka mendalam menyelimuti dunia pers di Kabupaten Lamongan. Salah satu jurnalis muda berbakat, Anjar Dwi Pradipta, yang dikenal sebagai wartawan foto Radar Lamongan telah berpulang, pada Rabu malam (27/5/2026). Kepergian almarhum ini menyisakan kesedihan yang mendalam bagi keluarga besar, rekan seprofesi, hingga jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamongan.

Sebelum meninggal Anjar mengidap penyakit tumor dan beberapa kali telah melakukan pengobatan hingga operasi di runah sakit, hingga terakir diketahui almarhum juga mengidap penyakit kanker kelenjar getah bening hingga pada rabu malam berpulang.

Semasa hidupnya, Anjar dikenal sebagai sosok jurnalis visual yang tangguh. Melalui bidikan kameranya, ia telah banyak mengabadikan berbagai momen penting, dinamika pembangunan, hingga realitas sosial di wilayah Lamongan. Di mata rekan sejawat, almarhum dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, pekerja keras, dan memiliki komitmen serta integritas yang sangat tinggi terhadap profesi jurnalistik.

Paman almarhum, Odik, menyampaikan ke awak media sebelum meninggal almarhum berpesan untuk membuatkan pagar rumah teralis karena di rumah almarhum belum terpasang pagar rumah, selain itu almarhum juga berpesan kepada keluarga untuk membawa alat alat peliputan seperti kamera laptop untuk diserahkan kembali ke kantor nya.

READ  The Evolution of Jakarta: From Colonial Capital to Modern Metropolis

“Tiga jam sebelum meninggal almarhum menyuruh saya untuk membuatkan pagar rumah, dan mengembalikan alat liputan ke kantornya,” kenang Odik.

Sementara Sejak Rabu malam hingga Kamis pagi, rumah duka almarhum terus didatangi pelayat yang ingin memberikan penghormatan terakhir. Mulai dari sesama rekan jurnalis lintas media, tokoh masyarakat, hingga jajaran pejabat publik hadir untuk menyampaikan rasa duka yang mendalam.

Bupati Lamongan, Yuhronur Edendi, hadir langsung ke rumah duka untuk memimpin prosesi pelepasan jenazah sebelum diberangkatkan ke tempat pemakaman umum. Dalam sambutannya yang penuh haru, Bupati menyampaikan bahwa daerahnya kehilangan salah satu mitra media terbaik yang selalu aktif di lapangan.

“Beliau merupakan wartawan yang baik dan pekerja keras. Dedikasinya dalam mengawal program pembangunan serta menyampaikan informasi visual kepada masyarakat melalui jurnalisme foto sangat luar biasa. Selain itu, almarhum juga dikenal sering memberikan motivasi dan energi positif kepada teman-teman seprofesinya di lapangan. Mari kita doakan bersama semoga almarhum ditempatkan di sisi terbaik Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ungkap Bupati Lamongan saat melepas jenazah almarhum. Kamis, (28/5/2026) pagi.

READ  Kapolresta Sumenep Pererat Sinergi dengan Tokoh Agama

Kepergian Almahum juga menyisakan cerita menyentuh dari pihak keluarga, khususnya sang ibunda, Ibu Elis. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengenang momen-momen terakhir dan komunikasi singkat yang ternyata menjadi isyarat pamit dari sang putra sebelum menghembuskan napas terakhir.

“Sebelum almarhum berpulang, saya sempat berbisik dan bilang ke dia, ‘jangan pergi dulu ya, nanti ibu ke sini lagi’. Kemudian almarhum Anjar melihat saya dan bilang ‘oke’ sambil menunjukkan gestur jempolnya. Ternyata itu menjadi komunikasi terakhir kami,” tutur Ibu Elis dengan nada tegar namun penuh rasa kehilangan.

Bagi komunitas jurnalis di Lamongan, Anjar bukan sekadar rekan kerja yang berbagi ruang berita, melainkan seorang sahabat yang hangat dan selalu siap pasang badan. Kehadirannya di lapangan, lengkap dengan kamera yang selalu dikalungkannya, sering kali menjadi pencair suasana. Saat rekan-rekan media berada di titik buntu atau menghadapi kesulitan dalam peliputan, kata-kata motivasi dari Anjar selalu berhasil membakar semangat kembali.

Selain dikenal sangat humble (rendah hati) dan mudah bergaul tanpa memandang senioritas, wartawan foto Radar Lamongan ini juga memiliki kedekatan khusus dengan dunia olahraga. Ia sangat hobi dan mencintai dunia sepak bola, sebuah kegemaran yang sering kali ia bagikan kepada teman-temannya, baik saat membahas dinamika klub lokal maupun saat bermain bersama di waktu luang.

READ  Akhir Tahun, Sumenep Siap Gaet Wisatawan

Mewakili pihak keluarga yang berduka, istri almarhum, Putri, menyampaikan rasa terima kasih atas segala bantuan dan dukungan moral yang mengalir dari rekan-rekan media Lamongan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan almarhum semasa hidup.

“Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh teman-teman jurnalis di Lamongan, apabila selama ini ada perbuatan, sikap, atau omongan yang kurang enak dan kurang berkenan di hati dari suami saya semasa hidupnya. Mohon dimaafkan,” ucap Putri dengan penuh ketulusan.

Kini, langkah kaki dan bidikan lensa Anjar Dwi Pradipta di koridor pers Lamongan telah usai. Namun, dedikasi, karya foto jurnalistik, serta keteladanan yang ia tanamkan akan tetap hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi jurnalis selanjutnya. Selamat jalan, Kawan. Terima kasih atas pengabdianmu. (moh/red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria Asing, Melamar Jadi Cawabup
Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng
Andai Saya Bupati
Kisah Jurnalis TV Daerah
Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi
Minim Anggaran Acara 17-an, ASN dan PPPK di Pamekasan Meringis Dipatok Iuran!
Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*
27 Desa di Bangkalan Jawa Timur Krisis Air Bersih

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:56 WIB

Pria Asing, Melamar Jadi Cawabup

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:55 WIB

Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:42 WIB

Andai Saya Bupati

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:04 WIB

Kisah Jurnalis TV Daerah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:24 WIB

Merespons Diksi “Londo Ireng”, IJTI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemerdekaan Pers dan Demokrasi

Berita Terbaru

Didik Setia Budi, Wartawan juga Penulis Cerpen. (Diluartv Photo)

Berita

Pria Asing, Melamar Jadi Cawabup

Minggu, 26 Jul 2026 - 22:56 WIB

Penulis Didik Setia Budi. Punya sepeda jengki hijau. (Diluartv Photo)

Berita

Ditanya Hasan, Tentang Londo Ireng

Minggu, 26 Jul 2026 - 20:55 WIB

Penulis sebelah kanan. Didik Setia Budi, lahir di Kalianget. (Diluartv Photo)

Berita

Andai Saya Bupati

Minggu, 26 Jul 2026 - 18:42 WIB

Penulis sebelah kanan, Didik Setia Budi. Lahir di Kalianget. (Diluartv Photo)

Berita

Kisah Jurnalis TV Daerah

Minggu, 26 Jul 2026 - 16:04 WIB