Bupati Sumenep dan Makayasa Komit Tekan Pengangguran Lewat Industri Kretek Inovatif

Avatar of Redaksi

- Penulis

Minggu, 13 Juli 2025 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo (kanan) bertemu dengan H. Supriyadi pemilik pabrik rokok kretek Makayasa. (Foto Istimewa)

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo (kanan) bertemu dengan H. Supriyadi pemilik pabrik rokok kretek Makayasa. (Foto Istimewa)

SUMENEP, DILUARTV.ID- Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mencari solusi untuk menekan angka pengangguran. Salah satunya melalui kerja sama dengan industri lokal. Bupati Sumenep Achmad Fauzi bertemu kembali dengan H. Supriyadi (H. Adi), pemilik rokok lokal Makayasa, Sabtu (12/7), guna memperkuat sinergi pengembangan industri kretek inovatif yang padat karya.

Pertemuan ini menjadi lanjutan dari pembahasan sebelumnya yang menargetkan Makayasa mampu menyerap hingga 2.000 hingga 5.000 tenaga kerja lokal secara bertahap.

READ  Halal Bihalal Makayasa, Owner Ungkap Ekspansi ke Tapal Kuda

“Setiap usaha itu butuh proses dan kesabaran. Tidak ada angka seratus tanpa angka nol,” kata Bupati Fauzi, sambil menyebut usia Makayasa yang baru empat tahun masih berada dalam masa tumbuh yang krusial.

Bupati menegaskan, Pemkab akan terus memberi dukungan, baik secara moral maupun kelembagaan, agar usaha lokal seperti Makayasa berkembang dan membuka lebih banyak lapangan kerja.

READ  Taman Buah Pasar Kayu, Cara Pemkab Sumenep Hidupkan Kembali Situs Bersejarah

Sementara itu, H. Adi menyampaikan bahwa Makayasa lahir atas karsa cita untuk masyarakat. Produk mereka lahir dari riset dan inovasi, salah satunya lewat teknologi TSG (Tempat Saring Ganda) yang dikembangkan bersama peneliti dari Jerman.

Filter ini ia klaim memberikan rasa lebih bersih dan berbeda dari rokok kretek biasa.

Makayasa juga tengah mengembangkan varian baru rasa apel untuk menyasar pasar anak muda dan kelas premium.

READ  Sumenep Juara Kampanye Wisata Terbaik 2025

Selain inovasi produk, perusahaan ini sedang membangun gudang baru yang ditargetkan bisa menyerap 500 hingga 1.000 tenaga kerja lokal pada akhir 2025.

“Makayasa bukan hanya soal bisnis, lebih dari itu, kami punya komitmen untuk membangun Sumenep,” tegas H. Adi.

Industri kretek lokal ini sebelumnya telah meraih sejumlah penghargaan nasional, termasuk dari CNN Indonesia, SMSI Award, dan Harian Memorandum. (red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolresta Sumenep Raih Penghargaan “Penggerak Transformasi Institusi Polresta Sumenep” Pada Anniversary 4th Ketik.Com
Siapkan 300 Ritel, Rokok Makayasa Bangun Jaringan Baru Pawitandirogo
YLBH Madura Soroti Jaksa Kembalikan Berkas Perkara Mantan Kades Kebunan 7 Kali
YLBH Madura Ajukan Praperadilan, Minta Penyidikan Dugaan Pemalsuan Surat Dibuka Lagi
Beli Ganja Rp1 Juta via Instagram, Pemuda Surabaya Ditangkap Satresnarkoba Tanjung Perak
BRI Buka Outlet Baru di Kawasan Pergudangan Safe & Lock, Hadirkan Layanan Perbankan dengan Dukungan Bahasa Inggris dan Mandarin
Satreskrim Polresta Sumenep Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual
Polresta Sumenep Ungkap Peredaran Okerbaya, 311 Pil Y Berhasil Diamankan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 01:16 WIB

Kapolresta Sumenep Raih Penghargaan “Penggerak Transformasi Institusi Polresta Sumenep” Pada Anniversary 4th Ketik.Com

Rabu, 9 September 2026 - 19:46 WIB

Siapkan 300 Ritel, Rokok Makayasa Bangun Jaringan Baru Pawitandirogo

Rabu, 9 September 2026 - 17:14 WIB

YLBH Madura Soroti Jaksa Kembalikan Berkas Perkara Mantan Kades Kebunan 7 Kali

Selasa, 8 September 2026 - 12:22 WIB

YLBH Madura Ajukan Praperadilan, Minta Penyidikan Dugaan Pemalsuan Surat Dibuka Lagi

Jumat, 4 September 2026 - 10:54 WIB

Beli Ganja Rp1 Juta via Instagram, Pemuda Surabaya Ditangkap Satresnarkoba Tanjung Perak

Berita Terbaru