Bappeda Sumenep Dorong Standarisasi Sekolah Inklusif Melalui Sosialisasi SRA 2025

Avatar of Redaksi

- Penulis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 02:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arif Firmanto (paling kanan) sedang menerima penghargaan. (Foto Istimewa)

Arif Firmanto (paling kanan) sedang menerima penghargaan. (Foto Istimewa)

SUMENEP, diluartv.id- Dalam langkah nyata mewujudkan Sumenep sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Nindya pada 2026, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar sosialisasi Standarisasi Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) tahun 2025.

Bertempat di Ruang Rapat Potre Koneng, acara ini melibatkan 49 lembaga pendidikan dari berbagai jenjang, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, madrasah hingga SMK.

READ  Bupati Sumenep Terpilih Jadi Tokoh Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Setiap satuan pendidikan didampingi oleh Fasilitator Daerah (Fasda) SRA untuk memperkuat pemahaman teknis dan implementasi standar SRA di lingkungan sekolah.

Kepala Bappeda Sumenep,Arif Firmanto, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari strategi jangka panjang dalam mendorong transformasi budaya belajar yang berpihak pada anak.

“Penghargaan KLA Madya yang kita raih tahun lalu bukan akhir, tapi awal dari komitmen baru. Target kita tahun depan adalah KLA Nindya. Ini menuntut penerapan standar sekolah ramah anak secara konsisten, agar anak-anak kita bisa belajar dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan inklusif,” kata Arif Firmanto, Kamis (16/10/25).

READ  Bappeda Sumenep Siapkan Strategi Tekan Inflasi dan dan Perkuat Ketahanan Pangan Lewat RAD-PG

Lebih lanjut, Arif menyebut bahwa SRA bukan sekadar pemenuhan administratif, tetapi sebuah instrumen untuk mengubah pola interaksi dan sistem pendidikan di sekolah.

Mulai dari pengelolaan ruang kelas yang mendukung kenyamanan anak, komunikasi guru-murid yang sehat, hingga keterlibatan orang tua dan masyarakat, semuanya harus berjalan harmonis dengan prinsip perlindungan anak.

READ  Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Layanan Kesehatan Dengan Integrasi Layanan Primer Puskesmas

Kegiatan ini juga menunjukkan komitmen kuat lintas sektor. Selain Bappeda, hadir pula Dinas Pendidikan Sumenep, Kementerian Agama Sumenep, serta Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sumenep. (red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasi Patuh Semeru 2026, Polresta Sumenep Perkuat Kedisiplinan Personel
Jalan Sehat Politik DPRD Sumenep Diikuti Ribuan Warga, Perkuat Sinergi untuk Pembangunan
DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda Dana Cadangan Pilkada 2029 Sebesar Rp75 Miliar
DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda APBD 2027 Jadi Perda
Ini Cara Pemkab Sumenep Dorong Santri Merambah Dunia Kewirausahaan
Amanat Menyentuh Bupati Fauzi di HSN 2026: “Muliakan Orang Tua, Sayangi Sesama”
Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan
DPO Kasus Penipuan Rp200 Juta Ditangkap, Kuasa Hukum Puji Kinerja Polresta Sumenep

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Operasi Patuh Semeru 2026, Polresta Sumenep Perkuat Kedisiplinan Personel

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Jalan Sehat Politik DPRD Sumenep Diikuti Ribuan Warga, Perkuat Sinergi untuk Pembangunan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:13 WIB

DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda Dana Cadangan Pilkada 2029 Sebesar Rp75 Miliar

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:05 WIB

DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda APBD 2027 Jadi Perda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:58 WIB

Ini Cara Pemkab Sumenep Dorong Santri Merambah Dunia Kewirausahaan

Berita Terbaru

DPRD dan Pemkab Sumenep menyepakati Raperda APBD Tahun Anggaran 2027 menjadi Perda dalam Rapat Paripurna DPRD, yang dipimpin Ketua DPRD H. Zainal Arifin, Kamis (22/10/2026) lalu.

Nasional

DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda APBD 2027 Jadi Perda

Senin, 26 Okt 2026 - 21:05 WIB

Suasana khidmat pelaksanaan Apel Hari Santri Nasional 2026 di Halaman Kantor Bupati Sumenep, di mana Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran Forkopimda memberikan amanat di atas panggung utama.

Pemerintahan

Ini Cara Pemkab Sumenep Dorong Santri Merambah Dunia Kewirausahaan

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:58 WIB