Pak Ariek, Kapolresta Tersibuk di Indonesia

Avatar of Redaksi

- Penulis

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kombes Pol. Ariek duduk bersama Ketua IJTI Korda Madura Raya Veros Afif. (Diluartv Photo)

Kombes Pol. Ariek duduk bersama Ketua IJTI Korda Madura Raya Veros Afif. (Diluartv Photo)

Penulis Didik Setia Budi, Pemred Diluar TV

SUMENEP, diluartv.id- Mungkin seminggu. Lebih sedikit lah. Kombes Pol Ariek Indra Sentanu menjabat Kapolresta Sumenep. Jabatan yang dipercayakan Kapolri padanya ini bukan kaleng-kaleng. Ini sejarah Korps Bhayangkara di Madura. Level yang belum pernah ada di 4 Kabupaten. Kali pertama, di Madura ada kantor kepolisian setingkat Polresta.

Di Jawa Timur, ada sekitar 10 kantor kepolisian level Polresta. Ada 10 perwira dengan pangkat tiga melati di pundak. Salah satunya Ariek Indra Sentanu. Tentu, mereka adalah orang pilihan. Apalagi Kombes Pol adalah jabatan krusial. Ini adalah jembatan menuju ke pecah bintang, Jenderal.

Cukup sudah pendahuluannya. Kita masuk pada bab yang lebih inti.

Di hari pertama menjabat, memang ada sebuah miss yang terjadi. Ini juga bukan sepele. Crash dengan wartawan di institusi kepolisian adalah hal yang sangat dihindari. Ini bisa membuat kacau wilayah. Kondisi ini berbahaya. Walau sebenarnya Kombespol Ariek Indra Sentanu tidak tahu insiden ini. Tapi dia, tetaplah sosok yang bertanggung jawab. Belakangan diketahui, di hari kejadian, dia sedang di lapangan barat Polrestas. Menunggu rombongan Kapolda Nanang. Ariek sedang menunggu aba-aba untuk berdiri sertijab. Dia belum memiliki wewenang untuk memberi perintah. Jadi larangan wartawan meliput sertijab, bukan perintahnya.

READ  Polisi Selidiki Kejadian Nelayan Meninggal Akibat Perahu Karam di Pakamban Laok

Sehari pasca insiden, tentu isu liar bermunculan. Kritik terhadap Polresta Sumenep dari wartawan terus menguat. Humas Polresta mencari solusi mengundang wartawan di Aula Mapolresta. Tetap saja, cara ini minim hasil. Hanya datang segelintir wartawan.

READ  Bupati Fauzi Usulkan Perubahan Nama Kabupaten Menjadi Sumenep Kepulauan

Dari sinilah kemudian cara Kombespol Arik terlihat brilian. Ini yang jadi pembeda dari Perwira yang sudah malang melintang menjadi pimpinan di Jakarta dan Tanah Jawa. Ariek langsung memanggil seluruh staf humasnya. Semua di briefing, dievaluasi, dan diajak jalan-jalan.

Sekilas memang sederhana. Tapi tahukah anda, ini adalah keputusan yang dihasilkan dari proses penguasaan tinggi manajemen konflik. Kombespol Ariek sadar betul. Prioritasnya adalah membenahi komunikasi yang rusak antara institusinya dan wartawan.

Keputusan lalu dibuat. Tunda dulu silaturahmi ke Tokoh Sumenep maupun Muspida. Ariek memilih untuk mengedepankan bertemu dengan wartawan. Ya, semingguan ini, Kapolresta dan rombongannya blusukan ke kantor-kantor organisasi wartawan. Kombespol Ariek, dengan ketulusannya duduk dan menyampaikan klarifikasi miss komunikasi yang terjadi sebelumnya. Di depan wartawan pun, Kapolresta tegas meluruskan kesalahan staf humasnya, dalam bahasa dingin. Forum yang unik, dimana Kombespol Ariek seperti menjadikan staf humasnya bagian dari anggota organisasi yang ditemuinya.

READ  Bukan Musik Jalanan! Cara Sumenep Sulap Musik Tongtong Jadi Event Nasional

Hingga hari ini, Kamis, 30 Juli 2026, Kombespol Ariek masih lakukan lawatan ke kantor organisasi wartawan. Besok, hari terakhir Juli, mungkin semua telah selesai dikunjunginya.

Melihat style kepemimpinan dan komunikasi yang dibangun, saya yakin Kapolresta Ariek sudah kenyang berguru di lapangan. Tinggal kedepannya adalah mereformasi kinerja Satuan di Polresta Sumenep. Dan ini, bukanlah pekerjaan mudah. Bukan pekerjaan mudah.

Selamat Bekerja, Kombespol Ariek..!

Facebook Comments Box

Penulis : Didik Setia Budi

Editor : Sari Kusumanging Tias

Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasi Patuh Semeru 2026, Polresta Sumenep Perkuat Kedisiplinan Personel
Jalan Sehat Politik DPRD Sumenep Diikuti Ribuan Warga, Perkuat Sinergi untuk Pembangunan
DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda Dana Cadangan Pilkada 2029 Sebesar Rp75 Miliar
DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda APBD 2027 Jadi Perda
Ini Cara Pemkab Sumenep Dorong Santri Merambah Dunia Kewirausahaan
Amanat Menyentuh Bupati Fauzi di HSN 2026: “Muliakan Orang Tua, Sayangi Sesama”
Bukan Musik Jalanan! Cara Sumenep Sulap Musik Tongtong Jadi Event Nasional
Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Operasi Patuh Semeru 2026, Polresta Sumenep Perkuat Kedisiplinan Personel

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Jalan Sehat Politik DPRD Sumenep Diikuti Ribuan Warga, Perkuat Sinergi untuk Pembangunan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:13 WIB

DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda Dana Cadangan Pilkada 2029 Sebesar Rp75 Miliar

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:05 WIB

DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda APBD 2027 Jadi Perda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:58 WIB

Ini Cara Pemkab Sumenep Dorong Santri Merambah Dunia Kewirausahaan

Berita Terbaru

DPRD dan Pemkab Sumenep menyepakati Raperda APBD Tahun Anggaran 2027 menjadi Perda dalam Rapat Paripurna DPRD, yang dipimpin Ketua DPRD H. Zainal Arifin, Kamis (22/10/2026) lalu.

Nasional

DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda APBD 2027 Jadi Perda

Senin, 26 Okt 2026 - 21:05 WIB

Suasana khidmat pelaksanaan Apel Hari Santri Nasional 2026 di Halaman Kantor Bupati Sumenep, di mana Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran Forkopimda memberikan amanat di atas panggung utama.

Pemerintahan

Ini Cara Pemkab Sumenep Dorong Santri Merambah Dunia Kewirausahaan

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:58 WIB