Example floating
Example floating
BeritaNasionalPemerintahan

DPRD Sumenep Minta Tata Kelola MBG Ditingkatkan

×

DPRD Sumenep Minta Tata Kelola MBG Ditingkatkan

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Sumenep Fraksi PAN Hairul Anwar, MT. (Foto Istimewa)

SUMENEP, diluartv.id- Hairul Anwar, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia sejak usia dini.

Namun, menurut politisi PAN Sumenep itu perlu dievaluasi dan diperbaiki sistem pengelolaannya. Karena dirinya menilai sampai saat ini masih belum ada regulasi yang pasti dalam pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hairul Anwar mengatakan keberhasilan Program MBG tidak hanya diukur dari pelaksanaannya, tetapi juga dari sejauh mana program tersebut mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Oleh karena itu, evaluasi secara berkala dinilai menjadi bagian penting untuk memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Evaluasi sangat penting untuk mengetahui apa yang perlu diperbaiki. Forum diskusi seperti ini menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi dan merumuskan langkah-langkah penyempurnaan program,” kata Hairul saat menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) “NgomBe (Ngobrol MBG)” yang digelar DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Sumenep, Kamis (9/7/2026) lalu.

Karena menurut Hairul, Program MBG bukan sekadar menyediakan makanan bergizi bagi peserta didik, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

“Program ini adalah salah satu instrumen untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Anak-anak harus dipersiapkan sejak dalam kandungan hingga usia sekolah agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujarnya.

Selain itu pihaknya mendorong adanya sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD, dunia pendidikan, tenaga kesehatan, serta masyarakat dalam mengawal implementasi Program MBG.

Termasuk kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar program prioritas nasional tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Harapan kami, Program MBG terus diperkuat melalui kerja sama semua pihak sehingga mampu melahirkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, berdaya saing, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *