Example floating
Example floating
BeritaNasionalPemerintahan

Bappeda Sumenep Perkuat Implementasi Pengarusutamaan Gender dalam Perencanaan Pembangunan

×

Bappeda Sumenep Perkuat Implementasi Pengarusutamaan Gender dalam Perencanaan Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Bappeda Sumenep Perkuat Implementasi Pengarusutamaan Gender dalam Perencanaan Pembangunan. (Diluartv Photo)

SUMENEP, diluartv.id- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten
Sumenep terus memperkuat implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) sebagai
strategi mewujudkan pembangunan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.

PUG tidak hanya berfokus pada perempuan saja, tetapi memastikan seluruh masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan, memperoleh akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat yang setara dalam pembangunan.

Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep,Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng.,
menegaskan bahwa PUG telah menjadi bagian penting dalam arah kebijakan RPJMD Kabupaten Sumenep Tahun 2025–2029 melalui penguatan kelembagaan, penyediaan data terpilah, serta integrasi perspektif gender dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah.

Menurutnya, meskipun Indeks Pembangunan Gender (IPG) Kabupaten Sumenep
terus meningkat hingga mencapai 83,57 pada tahun 2025, berbagai kesenjangan masih perlu diatasi, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan,
perlindungan perempuan dan anak, serta partisipasi perempuan dalam pengambilan
keputusan.

Bappeda juga terus memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah melalui penyusunan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG), penggunaan instrumenGender Analysis Pathway (GAP)danGender Budget Statement
(GBS), serta peningkatan kapasitas aparatur agar setiap program pembangunan
mampu menjawab kebutuhan seluruh kelompok masyarakat secara proporsional.

“Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan, tetapi juga dari
sejauh mana pembangunan tersebut mampu memberikan manfaat yang adil bagi
seluruh masyarakat. Karena itu, perspektif gender harus menjadi bagian yang
melekat dalam setiap proses perencanaan pembangunan daerah,” tegas Arif
Firmanto, Rabu, 8 Juli 2026.

Melalui penguatan implementasi PUG, Pemerintah Kabupaten Sumenep optimistis
mampu meningkatkan kualitas pembangunan manusia, memperkecil kesenjangan gender, serta mendukung terwujudnya visiSumenep Unggul, Mandiri, dan Sejahtera. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *