SUMENEP, diluartv.id- Komitmen RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terus diwujudkan melalui pengembangan layanan onkologi. Kehadiran Poli Onkologi di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep itu menjadi angin segar bagi masyarakat, khususnya penderita kanker yang selama ini harus menjalani pengobatan di luar Pulau Madura.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, mengatakan bahwa pembukaan layanan tersebut merupakan bagian dari upaya rumah sakit menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap sehingga masyarakat tidak lagi bergantung pada rumah sakit rujukan di luar daerah.
Menurutnya, penguatan layanan kanker kini semakin optimal setelah bergabungnya dokter subspesialis bedah onkologi, dr. Husnul Ghaib. Kehadiran tenaga medis tersebut memungkinkan tindakan bedah kanker dilakukan langsung di RSUD dr. H. Moh. Anwar.
“Alhamdulillah, dengan bergabungnya dokter subspesialis bedah onkologi, dr. Husnul Ghaib, pelayanan bedah untuk pasien kanker kini sudah bisa kami lakukan di RSUD dr. Moh. Anwar,” ujar dr. Erliyati, Kamis, 13 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, pengembangan layanan onkologi juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sumenep, terutama dalam penyediaan fasilitas, peralatan medis, dan sarana penunjang yang dibutuhkan agar pelayanan kepada pasien semakin maksimal.
“Layanan onkologi terus kami kembangkan. Dengan dukungan pemerintah daerah, kebutuhan alat kesehatan dan fasilitas pendukung akan terus dilengkapi demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Selain didukung fasilitas yang terus berkembang, layanan Poli Onkologi juga telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Dengan demikian, peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat memanfaatkan layanan tersebut sesuai indikasi medis dan prosedur yang berlaku.
Dr. Erliyati menegaskan bahwa pasien dari luar Kabupaten Sumenep pun memiliki kesempatan memperoleh layanan yang sama melalui mekanisme rujukan BPJS Kesehatan. Rujukan dapat diberikan oleh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti puskesmas, klinik pratama, maupun dokter keluarga yang bekerja sama dengan BPJS.
Ia menambahkan, sistem rujukan yang berlaku saat ini memungkinkan pasien dari kabupaten lain di Madura dirujuk langsung ke RSUD dr. H. Moh. Anwar tanpa harus singgah terlebih dahulu ke rumah sakit di daerah asal, selama memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan.
“Pasien dari luar Sumenep tidak harus melalui rumah sakit di daerah asal. Jika sesuai dengan ketentuan sistem rujukan BPJS Kesehatan dan indikasi medis, mereka dapat langsung dirujuk ke RSUD dr. Moh. Anwar,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa layanan onkologi merupakan bagian dari implementasi program prioritas nasional KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi). Program tersebut bertujuan memperkuat layanan kesehatan rujukan spesialis agar masyarakat memperoleh akses pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan berkualitas.
RSUD dr. H. Moh. Anwar, lanjutnya, akan terus melakukan pengembangan layanan dengan melengkapi berbagai kebutuhan fasilitas kesehatan, tenaga medis, serta sarana penunjang lainnya.
“Kami ingin masyarakat Madura, khususnya warga Kabupaten Sumenep, mendapatkan pelayanan kesehatan yang lengkap tanpa harus berobat ke luar daerah. Itu menjadi komitmen kami dalam meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit,” pungkas dr. Erliyati.
Dengan hadirnya Poli Onkologi, masyarakat Madura kini memiliki akses yang lebih dekat terhadap layanan penanganan kanker. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat penanganan pasien sekaligus mengurangi beban biaya dan waktu yang selama ini harus dikeluarkan untuk menjalani pengobatan di luar pulau.(*)
Penulis : Aria Bhaskara Yudhatama
Editor : Didik Setia Budi








