Panitia Lomba Karaoke NKM Jawab Protes Pendukung Peserta

Avatar of Redaksi

- Penulis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto Istimewa)

(Foto Istimewa)

SUMENEP, diluartv.id- Komunitas Nikmati Kopi Musik (NKM) yang sedang menggelar Lomba Karaoke Antar Komunitas mendadak diterpa isu panas. Sebuah media online, jurnal sekilas.com, menerbitkan berita yang menuding panitia membunuh masa depan salah satu peserta, Dati, pada babak penyisihan.

Namun tudingan tersebut langsung dimentahkan oleh panitia dan juri lomba. Mereka menilai tuduhan itu tak berdasar.

“Kami bekerja secara profesional dan objektif. Tidak ada istilah membunuh karier siapa pun. Justru lomba ini adalah ajang untuk menggali suara emas lokal yang selama ini terpendam,” tegas Ahmad A. Effendi, salah satu partisipan yang terlibat aktif dalam gelaran lomba ini.

READ  Rumah Sekaligus Kantor LSM Alam Bersatu Jaya di Lamongan Ludes Terbakar

Ketua panitia, H. Sugianto, dan Ketua Komunitas NKM, Akhmad Sayadi, menambahkan bahwa lomba ini bukan sekedar hiburan, tetapi juga ruang pencarian bakat asli daerah. Mereka menyesalkan adanya pihak-pihak yang berusaha mengganggu jalannya lomba dengan narasi yang tidak bertanggung jawab.

READ  Rawat Cagar Budaya, Bupati Sumenep Lantik TACB

“Kalau pengamat politik mulai komentar soal kualitas suara dan kompetensi vokal, saya rasa itu sudah keluar jalur. Beda lapangan. Menilai suara dan teknik menyanyi ada ilmunya sendiri, tidak bisa sembarangan,” kata Ahmad Effendi dengan nada santai.

Diketahui, lomba ini digelar di Cafe Sapta, dan melibatkan dewan juri berpengalaman di bidang musik dan vokal. Semua proses penilaian dilakukan terbuka, adil, dan akuntabel.

READ  Program Perintis Dorong Peningkatan Kualitas Akses Pendidikan Lamongan

“Media boleh bicara, tapi jangan sampai menyebar asumsi yang bisa mematahkan semangat para peserta. Kalau niatnya mendukung, beri kritik yang membangun, bukan menyerang tanpa data,” tambahnya lagi.

Pihaknya juga menegaskan bahwa mereka tidak akan terpengaruh oleh opini liar. Fokus utama tetap pada misi awal: membuka ruang panggung bagi talenta lokal dan merayakan musik sebagai bahasa pemersatu komunitas. (red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan
DPO Kasus Penipuan Rp200 Juta Ditangkap, Kuasa Hukum Puji Kinerja Polresta Sumenep
Gelorakan Sepakbola SD, Cara Bupati Sumenep Gali Talenta Muda
Regulasi Piala AF Sport U-17 Sumenep Dimatangkan
MEC 2026 Sumenep Siap Digelar, Panitia Cek Panggung dan Lighting
10 Oktober, Piala AF Sport U-17 Digelar
Polresta Sumenep Gelar Sidang BP4R, Wujudkan Kesiapan Personel Menuju Kehidupan Berkeluarga
Tug Boat Tenggelam di Perairan Bawean, 8 ABK Masih Dicari

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:22 WIB

DPO Kasus Penipuan Rp200 Juta Ditangkap, Kuasa Hukum Puji Kinerja Polresta Sumenep

Minggu, 27 September 2026 - 22:08 WIB

Gelorakan Sepakbola SD, Cara Bupati Sumenep Gali Talenta Muda

Rabu, 23 September 2026 - 16:38 WIB

Regulasi Piala AF Sport U-17 Sumenep Dimatangkan

Sabtu, 19 September 2026 - 16:26 WIB

MEC 2026 Sumenep Siap Digelar, Panitia Cek Panggung dan Lighting

Sabtu, 19 September 2026 - 15:57 WIB

10 Oktober, Piala AF Sport U-17 Digelar

Berita Terbaru

Suasana khidmat pelaksanaan Apel Hari Santri Nasional 2026 di Halaman Kantor Bupati Sumenep, di mana Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran Forkopimda memberikan amanat di atas panggung utama.

Pemerintahan

Ini Cara Pemkab Sumenep Dorong Santri Merambah Dunia Kewirausahaan

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:58 WIB