PAMEKASAN, diluartv.id- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, menemukan sebanyak 14 warga di wilayah itu terkonfirmasi positif HIV/AIDS berdasarkan hasil skrining rutin sejak awal tahun.
Kepala Dinkes Pamekasan Saifuddin mengatakan, temuan tersebut merupakan akumulasi data sejak Januari hingga 26 April 2026.
“Data sebanyak 14 kasus ini merupakan hasil skrining HIV yang kami lakukan secara rutin, sebagaimana disampaikan dalam rapat koordinasi hari ini,” katanya di Pamekasan, dilansir dari kantor berita Antara, Rabu, 29 April 2026.
Ia menjelaskan, sebagian dari warga yang terkonfirmasi positif tersebut berasal dari luar daerah, namun telah lama berdomisili di Kabupaten Pamekasan.
“Mayoritas penderita didominasi laki-laki usia produktif, yakni 25 hingga 49 tahun,” ujarnya.
Saifuddin menuturkan, HIV/AIDS merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang dan merusak sistem kekebalan tubuh, sehingga menurunkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi.
Penularan penyakit ini umumnya terjadi akibat perilaku berisiko, seperti hubungan seksual tidak aman, berganti pasangan, serta penggunaan jarum suntik secara bergantian.
“Karena itu, masyarakat diharapkan menghindari perilaku yang berisiko terhadap penularan HIV,” katanya.
Untuk menekan penyebaran, Dinkes Pamekasan meningkatkan sosialisasi pencegahan serta memperluas cakupan skrining HIV di berbagai fasilitas layanan kesehatan, termasuk puskesmas.
Sementara itu, sepanjang 2025, jumlah warga Pamekasan yang tercatat menderita HIV/AIDS mencapai 89 orang. (red)













