SUMENEP, diluartv.id- Pemerintah Kabupaten Sumenep mulai menggagas pembangunan pasar buah pertama. Hal ini bertujuan untuk memusatkan aktifitas jual beli buah bagi para PKL buah yang ada. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopperindag) Sumenep, Mohammad Ramli mengatakan, pasar buah pertama di Sumenep ini berlokasi di bekas pasar kayu Pabian, Kota Sumenep. Menurutnya, ada sekitar 40 stand yang tersedia dan diperuntukkan bagi PKL buah.
“Kami sudah melakukan pendataan PKL, insyaallah pasar buah ini mampu menampung 40 PKL. Jadi monggo para PKL untuk memanfaatkan momen ini. Dengan pemusatan ini, warga termasuk PKL akan lebih diuntungkan nantinya. Karena pasar buah ini memiliki kekhasan tersendiri yang berada dalam satu areal,” terang Ramli, Rabu (16/4/2025).
Tono, salah seorang pedagang buah yang biasa berjualan di pinggir sungai Marengan Pabian mengaku senang dengan sentralisasi PKL buah ini. Dirinya dan sesama pedagang buah sudah mendaftar untuk menempati stand pasar buah ke kantor Diskoperindag Sumenep.
“Lokasinya representatif dan nyaman, semoga pembangunannya dapat segera selesai dan bisa ditempati,” katanya.
Terpisah, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan pihaknya memang terus berupaya meningkatkan omset penjualan kalangan PKL di Sumenep.
“Sebelumnya kami sudah membangun dan memodernkan banyak taman bagi PKL. Ada Taman Tajamara, Pasar Bangkal, dan sekarang Taman Buah Pasar Kayu. Kita letakkan di bekas Pasar Kayu Sumenep, juga agar dapat menghidupkan kembali situs bersejarah Sumenep itu,” terang Gus Fauzi, Rabu (16/4/2025).
Gus Fauzi meminta para PKL memanfaatkan keberadaan pasar buah ini secara baik.
“Silahkan menempati lokasi yang sudah diberikan oleh Pemkab Sumenep. Mari kembangkan bersama keberadaan pasar buah ini,” tutup Gus Fauzi. (red)













