Kadang, Kita Harus Belajar Dari Juna

Avatar of Redaksi

- Penulis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juna lempar uang di halaman DPRD Sumenep, 27 Juni 2023 silam. (Diluartv Photo)

Juna lempar uang di halaman DPRD Sumenep, 27 Juni 2023 silam. (Diluartv Photo)

SUMENEP, diluartv.id- Namanya singkat, Juna. Itu saja. Saya mengenalnya hampir 20 tahun. Juna sosok jenaka. Di semua tempat, selalu menebar tawa. Seserius apapun topiknya, ada Juna, berubah cair. Keunikan lain, suaranya keras. Walaupun duduk berhadapan, nada bicaranya terdengar hingga seberang.

Juna. Dulu dia aktivis LSM. Sampai sekarang pun sama, tetap LSM. Pria asal Bluto, Sumenep itu hampir 20an tahun jadi aktivis LSM. Pernah suatu waktu dia bilang ke saya: Mas Didik, jadi wartawan yang konsisten ya. Wartawan yang wartawan. Jangan jadi wartawan yang LSM. Saya juga konsisten, jadi LSM yang LSM. Bukan LSM yang wartawan.

Kalimat yang disampaikan Juna simpel namun kaya makna. Ini adalah kalimat terbaik yang pernah saya dengar dari Aktivis LSM. Kalimat ini berkarakter, anggun, dan punya kedalaman rasa. Ada makna konsistensi disitu. Tentang menjaga sebuah warna.

READ  Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity

Dewasa ini, dunia wartawan agak samar. Semuanya ada disini, banyak latar belakang. ID Card dicetak sangat mudahnya. Seragam media dijahit rapi. Mulanya saya senang, punya kolega satu visi. Punya banyak sahabat pena, yang cinta dunia kepenulisan. Saya lalu berpikir, bisa berdiri bersama-sama, membangun karakter Bangsa.

Namun seiring berjalannya waktu, prediksi saya meleset. Makin banyak jumlah wartawan, makin sedikit pula tulisan tercipta. Ini tanda tanya, ada apa? Karena jika bukan menulis, lalu apa profesi sejatinya wartawan? Bukankah pers lahir sebagai pilar demokrasi?

READ  27 Desa di Bangkalan Jawa Timur Krisis Air Bersih

———–
Kembali lagi ke Juna. Saya suka prinsipnya. Dia tak pernah tergoda untuk masuk dalam dunia yang bukan basisnya. Padahal jika mau, bisa saja Juna mengambil ‘keuntungan’ dari dunia kewartawanan.

“Sewa kantor media 10 juta. Bangun website berita termasuk pendirian perusahaan juga 10 juta. Total 20 juta sudah punya perusahaan media. Angkanya relatif terjangkau. Tapi saya kan tidak. Tetap fokus di jalur saya. Karena saya tahu, yang lebih penting adalah karya perusahaan media itu setelah berdiri. Seberapa banyak, tulisan dan artikelnya mampu memberi dampak positif di masyarakat,” kata Juna.

READ  Peningkatan Kompetensi Gardener, Langkah Awal Pengayaan Diversitas Tumbuhan di PT Terminal Teluk Lamong

‐——–

Pagi itu, Juna dkk akan menggelar demo di DPRD Sumenep. Soundsystem disiapkan. Mic dicoba berkali-kali khawatir macet.

“Tes, Tes, Testing Voice. Satu, dua, tiga. Suara dicoba, suara dicoba,” kata Juna lewat mic.

Setelah siap, massa menuju ke depan Kantor DPRD. Juna gagah memimpin orasi. Suaranya berapi-api. Dia berdiri di atas pick up. Siang yang panas.

“Hidup Rakyat, Hidup Masyarakat yang tertindas,” kata Juna berulangkali.

Sementara saya, sebagai wartawan, memiliki tugas berbeda. Mengambil foto dan video, serta menjadikannya sebuah berita. (*)

Facebook Comments Box

Penulis : Didik Setia Budi

Editor : Ariya Bhaskara Yudhatama

Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontraktor Setengah Dewa
Bahaya Setengah Mabuk
IJTI Korda Surabaya Demo Protes Sebutan Londo Ireng Prabowo
Miras Meluas, Sumenep Bisa Apa?
Kerupuk Pak Samuji, Kisah Merah Putih
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor 3,4 Ton Merkuri Cair Senilai Rp17,5 Miliar di Surabaya
Pak Ariek, Kapolresta Tersibuk di Indonesia
Polresta Sumenep Tangkap Maling Motor di Pantai Taneros Ambunten

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:10 WIB

Kadang, Kita Harus Belajar Dari Juna

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:17 WIB

Kontraktor Setengah Dewa

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:12 WIB

Bahaya Setengah Mabuk

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:02 WIB

IJTI Korda Surabaya Demo Protes Sebutan Londo Ireng Prabowo

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:57 WIB

Miras Meluas, Sumenep Bisa Apa?

Berita Terbaru

Juna lempar uang di halaman DPRD Sumenep, 27 Juni 2023 silam. (Diluartv Photo)

Berita

Kadang, Kita Harus Belajar Dari Juna

Sabtu, 1 Agu 2026 - 23:10 WIB

Penulis Didik Setia Budi. Punya sepeda jengki hijau. (Diluartv Photo)

Berita

Kontraktor Setengah Dewa

Sabtu, 1 Agu 2026 - 19:17 WIB

Penulis Didik Setia Budi, pemimpin redaksi Diluar TV. (Diluartv Photo)

Berita

Bahaya Setengah Mabuk

Sabtu, 1 Agu 2026 - 17:12 WIB

Penulis Didik Setia Budi (kanan). Alumni Pondok Modern Gontor Ponorogo tahun 2000. (Diluartv Photo)

Berita

Miras Meluas, Sumenep Bisa Apa?

Jumat, 31 Jul 2026 - 13:57 WIB