SUMENEP, diluartv.id- Dinkes P2KB Sumenep terus lakukan penguatan layanan kesehatan di tingkat primer melalui transformasi sistem kesehatan. Salah satunya dengan menggelar kegiatan penguatan LP/LS bertempat di Hotel De Bagraf, 26 Mei 2026 lalu.
Kegiatan ini dihadiri seluruh Kepala Puskesmas dengan narasumber utama dari Dinkes Provinsi Jawa Timur Malik Afif. Kepala Dinkes P2KB Sumenep Elliya Fardasah, mengatakan tujuan kegiatan ini untuk memaksimalkan pemberian layanan kesehatan terhadap masyarakat.
“Sebagai bentuk transformasi sistem kesehatan di bawah, juga agar memberikan pemahaman tentang Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) dan SPM,” terang Elliya kepada diluartv.id, Senin, 6 Juli 2026.
Lebih lanjut menurut Elliya, ILP akan memperkuat peran puskesmas dalam menangani berbagai permasalahan kesehatan di wilayah kerjanya.
“Dengan ILP, puskesmas semakin aktif dalam melakukan pemantauan kesehatan hingga tingkat desa dan RT/RW. Petugas kesehatan, termasuk kader dan posyandu, bisa lebih maksimal dalam menjalankan tugasnya,” imbuhnya.
Dinkes P2KB Sumenep menegaskan, bahwa seluruh layanan kesehatan dalam ILP tidak dipungut biaya, dan cukup dengan menunjukkan KTP.
“Masyarakat tidak perlu selalu datang ke puskesmas induk untuk berobat. Pemeriksaan kesehatan sudah bisa diakses di tingkat dusun dengan tenaga kesehatan profesional. Layanan ini bisa dimanfaatkan oleh peserta BPJS maupun masyarakat umum hanya dengan KTP dan gratis alias tidak dipungut biaya, cukup dengan menunjukkan KTP saja,” pungkasnya. (red)













