Kejurprov Panjat Tebing Jawa Timur 2026 Jadi Ajang Regenerasi Atlet Menuju PON 2028

Avatar of Redaksi

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 00:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejurprov Panjat Tebing Jawa Timur 2026 Jadi Ajang Regenerasi Atlet Menuju PON 2028. (Diluartv Photo)

Kejurprov Panjat Tebing Jawa Timur 2026 Jadi Ajang Regenerasi Atlet Menuju PON 2028. (Diluartv Photo)

SURABAYA, diluartv.id- Kejurprov Panjat Tebing Jawa Timur 2026 tak sekadar menjadi arena perebutan medali. Ajang yang diikuti ratusan atlet muda dari berbagai daerah itu diproyeksikan sebagai wadah regenerasi untuk menjaga dominasi Jawa Timur di level nasional sekaligus menyiapkan atlet menuju PON 2028.

Sebanyak 294 atlet dari 30 kabupaten/kota ambil bagian dalam Kejurprov Panjat Tebing Jawa Timur 2026. Mereka bertanding pada kelompok umur KU-9, KU-11, KU-13, KU-15, KU-17, hingga KU-19.

Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jawa Timur, Henky Irawan, mengatakan Kejurprov menjadi salah satu jalur utama untuk menjaring atlet potensial menuju level nasional.

“Dari Kejurprov ini diharapkan bisa mengirimkan atlet-atlet Jawa Timur ke Kejurnas dan meraih prestasi sebanyak-banyaknya,” ujarnya.

Menurut Henky, regenerasi atlet menjadi perhatian utama FPTI Jatim. Sebab, Jawa Timur selama ini dikenal sebagai salah satu kekuatan utama panjat tebing nasional, termasuk sukses mempertahankan prestasi di ajang PON.

READ  Menjadi Wartawan itu Sulit, Sulit Sekali*

Karena itu, FPTI Jatim terus menyiapkan program pembinaan atlet muda. Selain Kejurprov Panjat Tebing Jawa Timur 2026, ke depan juga akan digelar kejuaraan tingkat provinsi dengan format terbuka untuk memperluas wadah kompetisi atlet muda.

“Kami ingin semakin banyak event agar atlet punya jam terbang dan pengalaman bertanding,” katanya.

Henky optimistis Jawa Timur tetap mampu bersaing di level nasional. Dukungan dari KONI Jatim dan Dispora disebut menjadi modal penting untuk menjaga prestasi panjat tebing Jatim. “Kami optimistis tetap mempertahankan posisi juara umum di Kejurnas,” tegasnya.

Kejuaraan ini juga menjadi bagian penting dalam pembinaan dan evaluasi atlet muda. Total peserta terdiri atas 160 atlet putra dan 130 atlet putri yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Selain itu, Kejurprov Panjat Tebing Jawa Timur 2026 juga dijadikan ajang seleksi menuju Kejuaraan Nasional Kelompok Umur di Jakarta. Karena itu, seluruh atlet diminta tampil maksimal dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

READ  IJTI dan PWI Lamongan Panjatkan Doa untuk Keselamatan Lima Jurnalis Yang Hilang Kontak

Ketua Umum KONI Jatim, M Nabil, menilai panjat tebing merupakan cabang olahraga yang membutuhkan kombinasi skill, kekuatan fisik, dan mental bertanding.

“Semakin banyak mengikuti event, refleks ketika bertanding semakin tinggi. Skill kuat, power aman, dan mental bertanding juga terbentuk,” ujarnya.

Menurut Nabil, FPTI Jatim sudah berada di jalur yang tepat dalam pembinaan atlet. Meski demikian, persaingan antardaerah dipastikan semakin ketat karena banyak provinsi mulai membangun kekuatan baru di cabang panjat tebing.

Ia menyebut Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Jawa Barat masih menjadi rival kuat dalam perebutan prestasi nasional.

“Daerah lain tentu ingin mengambil alih posisi juara umum. Karena itu pembinaan harus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Timur, M Hadi Wawan, mengaku bangga melihat tingginya minat anak-anak terhadap olahraga panjat tebing.

READ  IJTI Pantura Raya Gelar Talkshow “Beyond Journalism”, Dorong Pelajar Melek Media

Ia menyebut kehadiran peserta usia dini menjadi sinyal positif bagi masa depan olahraga ini di Jawa Timur.

“Tadi ada peserta usia tujuh tahun. Ini potensi luar biasa. Saat memasuki usia emas nanti, kita berharap mereka bisa menjadi atlet terbaik untuk Jawa Timur,” ujarnya.

Pada Kejurprov Panjat Tebing Jawa Timur 2026, nomor yang dipertandingkan meliputi lead, speed world record, dan boulder. Untuk kelompok KU-9 hingga KU-15 hanya bertanding di nomor speed world record. Sedangkan KU-17 sampai KU-19 mengikuti seluruh kategori pertandingan.

Ketua Harian FPTI Jawa Timur, Dhanu Iswara, mengatakan Kejurprov menjadi momentum penting menjaga tradisi lahirnya atlet-atlet panjat tebing berprestasi dari Jawa Timur.

Melalui pembinaan usia dini dan frekuensi kompetisi yang terus ditingkatkan, Jawa Timur berharap mampu mempertahankan dominasi panjat tebing nasional di tengah persaingan yang semakin kompetitif. (joe/red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Musik Jalanan! Cara Sumenep Sulap Musik Tongtong Jadi Event Nasional
Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan
DPO Kasus Penipuan Rp200 Juta Ditangkap, Kuasa Hukum Puji Kinerja Polresta Sumenep
Gelorakan Sepakbola SD, Cara Bupati Sumenep Gali Talenta Muda
Regulasi Piala AF Sport U-17 Sumenep Dimatangkan
MEC 2026 Sumenep Siap Digelar, Panitia Cek Panggung dan Lighting
10 Oktober, Piala AF Sport U-17 Digelar
Polresta Sumenep Gelar Sidang BP4R, Wujudkan Kesiapan Personel Menuju Kehidupan Berkeluarga

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Bukan Musik Jalanan! Cara Sumenep Sulap Musik Tongtong Jadi Event Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:22 WIB

DPO Kasus Penipuan Rp200 Juta Ditangkap, Kuasa Hukum Puji Kinerja Polresta Sumenep

Minggu, 27 September 2026 - 22:08 WIB

Gelorakan Sepakbola SD, Cara Bupati Sumenep Gali Talenta Muda

Rabu, 23 September 2026 - 16:38 WIB

Regulasi Piala AF Sport U-17 Sumenep Dimatangkan

Sabtu, 19 September 2026 - 16:26 WIB

MEC 2026 Sumenep Siap Digelar, Panitia Cek Panggung dan Lighting

Berita Terbaru

Suasana khidmat pelaksanaan Apel Hari Santri Nasional 2026 di Halaman Kantor Bupati Sumenep, di mana Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran Forkopimda memberikan amanat di atas panggung utama.

Pemerintahan

Ini Cara Pemkab Sumenep Dorong Santri Merambah Dunia Kewirausahaan

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:58 WIB