SUMENEP, diluartv.id- Legislatif menilai keragaman budaya dapat mendukung pembangunan Sumenep. Jika dikembangkan, warisan leluhur tersebut bisa menjadi kekuatan ekonomi, daya tarik pariwisata, sekaligus identitas yang membedakan Sumenep dengan daerah lain.
Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin mengatakan, kekayaan budaya yang dimiliki Kota Keris merupakan modal penting untuk meningkatkan daya saing daerah.
Mulai dari tradisi keraton, batik tulis, keris, musik saronen, topeng dalang hingga tradisi rokat tase’ memiliki nilai sejarah dan potensi ekonomi yang perlu dikembangkan.
Menurutnya, budaya harus ditempatkan sebagai bagian penting dalam strategi pembangunan.
Sebab, kekuatan budaya dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
“Budaya bukan peninggalan kuno yang tidak berguna, tetapi modal kekuatan pembangunan. Budaya adalah soft power yang menjadikan Kabupaten Sumenep memiliki pakem dan pembeda untuk menarik perhatian dunia,” katanya, Jumat, 6 November 2026.
Zainal menekankan, potensi tersebut perlu dikelola secara serius dan berkelanjutan.
Pelestarian budaya tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan dengan menjaga tradisi, mendorong kreativitas masyarakat, serta melibatkan generasi muda.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi tersebut, DPRD Sumenep mendukung penyelenggaraan kalender event budaya dan pariwisata.
Agenda itu diharapkan mampu memperkuat posisi Sumenep sebagai destinasi wisata budaya dan religi di Madura.
Di sisi lain, Zainal mengingatkan bahwa kemajuan daerah tidak bisa dilepaskan dari persatuan dan partisipasi masyarakat.
“Pendidikan karakter generasi muda juga perlu diperkuat agar kecintaan terhadap budaya tetap terjaga di tengah perkembangan zaman,” tandasnya.






