Ubaya Kawinkan Gelar Juara Campus League Basketball Seri Surabaya

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Campus League Basketball Regional Surabaya. (Diluartv Photo)

Campus League Basketball Regional Surabaya. (Diluartv Photo)

SURABAYA, diluartv.id- Universitas Surabaya (Ubaya) mengukuhkan diri sebagai penguasa basketball kampus di Jawa Timur. Pada partai final Campus League Basketball Regional Surabaya, yang berlangsung di GOR Basket Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Rabu (29/4), Ubaya sukses merebut gelar ganda, juara tim putri dan tim putra sekaligus. Di laga final pertama, Tim Putri Ubaya melibas Universitas Ciputra Makassar (UCM) dengan skor meyakinkan 95-28. Berikutnya, giliran Tim Putra Ubaya yang mengandaskan perlawanan wakil Papua Universitas Cendrawasih (Uncen) 84-48.

Tim Putri Ubaya tampil impresif dan solid di semua lini. Meski sempat mendapat perlawanan dari UCM di awal laga, skuat asuhan Wellyanto Pribadi ini mampu menjaga tempo permainannya. Transisi yang cepat dan disiplin defense membuat UCM kesulitan menembus. Masuk quarter kedua Ubaya makin panas dan cukup efektif mengonversi poin lewat fastbreak maupun second chance. Ubaya mampu menutup babak pertama dengan margin lebar 44-14.

Usai halftime Ubaya tak mengendurkan intensitas, rotasi pemain berjalan dengan mulus dengan tetap menjaga kualitas permainan. UCM hanya mampu mencatatkan 4 poin di quarter ketiga. Masuk quarter keempat, laga praktis dikuasai Ubaya. Mereka tetap bermain disiplin hingga buzzer berbunyi, yang memastikan medali emas dan podium juara putri Campus League Basketball Regional Surabaya jadi milik Tim Putri Ubaya.

Pelatih Basket Tim Putri Ubaya Wellyanto Pribadi bersama pemain. (Diluartv Photo)

Meski menang dengan skor meyakinkan dan sukses jadi yang terbaik di Regional Surabaya, Pelatih Tim Putri Ubaya Wellyanto Pribadi menyoroti permainan anak asuhnya yang dinilai belum maksimal di partai final. Ia menekankan akan terus mengevaluasi secara keseluruhan. Terlebih dengan tiket menuju babak The National, lawan-lawan yang lebih berat dari regional lainnya sudah menanti.

READ  SMPN 1 Sumenep Raih Juara Favorit dan Cipta Lagu Terbaik di Madura Open Tongtong Festival 2025

“Memang kami menang, namun kalau melihat persentase efektivitas di pertandingan ini justru kami menurun. Dari berapa kali percobaan cuma berapa poin yang berhasil. Sekarang
fokus kita itu ke persaingan di Campus League National yang lawannya lebih berat, terutama dari Jakarta. Skill dan kualitasnya bagus-bagus pemainnya juga tinggi-tinggi. Jadi kami perlu kerja lebih keras untuk di level nasional,” ungkapnya kepada para awak media.

Shooting guard Tim Putri Ubaya Evelyn Fiyo turut menyoroti pentingnya peningkatan kualitas permainan ketimbang euforia gelar juara berlebihan. Menurut pemain timnas basket 3×3 yang sukses meraih medali emas SEA Games 2025 Filipina ini, kompetisi belum benar-benar berakhir karena lawan yang jauh lebih berat sudah menanti di babak The National. Ia mengajak rekan-rekannya untuk lebih baik lagi dalam persiapan.

“Untuk babak nasional, kami persiapannya itu cari lawan tanding yang lebih susah. Juga di dalam tim kami upayakan makin solid. Waktu sebelum main di regional sekarang ini pun
kami juga kita latihannya itu melawan tim putra, tujuannya untuk menguatkan defense,” sebut Fiyo.

Pencapaian tim putri ini kemudian digandakan dengan kemenangan Tim Putra Ubaya atas Universitas Cendrawasih (Uncen). Sejak tip-off sebenarnya Uncen bermain lebih berani dan dominan dengan memberikan tekanan keras kepada Ubaya. Namun agresivitas Uncen berhasil diredam Ubaya yang lebih rapi dan efektif meraup poin. Meski keduanya ngotot dalam perebutan poin, namun hingga turun minum Ubaya tetap unggul dengan 45-27.

READ  Tim SAR Gabungan Evakuasi Pemuda Jatuh di Sungai Bengawan Madiun

Selepas halftime, giliran Ubaya tampil lebih lugas. Offense yang presisi membuat Ubaya kian memperlebar jarak. Puncaknya di quarter terakhir, Ubaya makin di atas angin. Meski Uncen berusaha keras mengejar defisit poin, namun margin yang terlanjur jauh membuat upaya mereka tidak cukup untuk membalik keadaan. Alhasil Ubaya memastikan medali emas putra Campus League Basketball Regional Surabaya juga berhasil dibawa pulang.

“Kami sempat kesulitan di quarter 1 dan 2, tapi karena pelatih terus memberikan arahan yang tepat akhirnya bisa kami eksekusi dengan baik dan tentunya menguntungkan kami di quarter 3 dan 4. Kami bersyukur bisa menang di tingkat regional dan pastinya menambah motivasi kami untuk bisa juara level selanjutnya yaitu di Campus League Basketball The National,” ujar bintang Ubaya, Bobby Geraldo Alanda.

Senada, Wakil Rektor Ubaya, Prof. Dr., apt., Christina Avanti sejak awal meyakini timnya mampu meraih medali emas jika bermain dengan konsisten. “Dari awal perekrutan tim ini kami memang sudah target Ubaya bisa selalu menang sampai jatuh bangun. Kami tahu Uncen adalah lawan yang berat dan menantang. Tapi saya pikir kalau mereka bisa melewati pertandingan final ini saya yakin anak-anak kami bisa melewati tantangan-tantangan di level
nasional berikutnya,” ujarnya.

Dengan hasil ini, Tim Putri dan Putra Ubaya otomatis mengantongi tiket untuk melangkah ke babak The National Campus League Basketball yang akan berlangsung di Jakarta pada 6-13 Juni 2026. Mereka melaju bersama Tim Putri Universitas Ciputra Makassar dan Tim Putra Universitas Cendrawasih sebagai peringkat kedua, untuk menghadapi tim-tim terbaik
yang berasal dari empat regional lainnya, yaitu Bandung, Yogyakarta, Samarinda, dan Jakarta.

READ  Vaksinasi Massal Campak di Sumenep Diperpanjang

Stimulasi Ekosistem Basket di Surabaya
Sementara itu, CEO Campus League Ryan Gozali menyebut kompetisi di Regional Surabaya berjalan dengan lancar dengan antusiasme yang besar dari perguruan tinggi dan para student-athlete di Jawa Timur dan sekitarnya. Sejak dimulai Rabu (22/4), sebanyak 16 tim putra dan 8 tim putri dari 17 perguruan tinggi telah ambil bagian. Ryan mengatakan meski rentang kualitas antar tim peserta di Regional Surabaya cukup beragam, namun hal itu merupakan dinamika yang justru jadi tantangan bersama untuk
terus melakukan peningkatan dalam pembinaan dan kompetisi yang lebih baik agar kualitas tim basket kampus di Surabaya semakin merata.

“Justru kita berharap dengan Campus League ini ekosistem olahraga di kampus ini jadi termotivasi. Ada pergerakan-pergerakan baru. Saya mengamati dari tahun 2012 di Jawa Timur itu secara tradisional ada Ubaya dan Unair yang kuat. Tapi karena ada kekosongan (kompetisi) cukup lama, jadi petanya agak berubah. Maka kemudian kita ingin agar ini menjadi stimulasi baru untuk ekosistem basket, tidak hanya Surabaya, tapi juga seluruh Indonesia,” jelas Ryan. (jul/red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Pantau Progres Sekolah Rakyat Terintegrasi di Sampang
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Pamekasan
Bappeda Sumenep Perkuat Implementasi Pengarusutamaan Gender Dalam Perencanaan Pembangunan
Sumur Bor di Bangkalan Keluarkan Api
Pria Ditemukan Meninggal di Rumah Sawahan Surabaya
Kapolresta Sumenep Pererat Sinergi dengan Tokoh Agama
Bupati Sumenep Minta ASN Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat
Bupati Fauzi Dorong Koperasi Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:52 WIB

Gubernur Khofifah Pantau Progres Sekolah Rakyat Terintegrasi di Sampang

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:36 WIB

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Pamekasan

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:34 WIB

Bappeda Sumenep Perkuat Implementasi Pengarusutamaan Gender Dalam Perencanaan Pembangunan

Rabu, 22 Juli 2026 - 02:02 WIB

Sumur Bor di Bangkalan Keluarkan Api

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:50 WIB

Pria Ditemukan Meninggal di Rumah Sawahan Surabaya

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati KH. Kholilurrahman memantau aktifitas jual beli dalam kegiatan pasar murah di Pamekasan. (Foto Istimewa)

Ekonomi

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Pamekasan

Rabu, 22 Jul 2026 - 14:36 WIB

Pengeboran sumur milik warga di Bangkalan, Jawa Timur, dihentikan karena mendadak mengeluarkan api, Selasa, 21 Juli 2026. (Foto Istimewa)

Berita

Sumur Bor di Bangkalan Keluarkan Api

Rabu, 22 Jul 2026 - 02:02 WIB

Suasana evakuasi pria meninggal di sebuah rumah di Sawahan, Surabaya, Selasa, 21 Juli 2026 malam. (Foto Istimewa)

Berita

Pria Ditemukan Meninggal di Rumah Sawahan Surabaya

Rabu, 22 Jul 2026 - 01:50 WIB