Kisruh Kasus Cabul, Women Center Kritik Polres Sumenep

- Penulis

Senin, 29 Desember 2025 - 00:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Women Center Sumenep (kerudung hitam) saat memberikan keterangan pers, Minggu, 28 Desember 2025. (Foto Istimewa)

Aktivis Women Center Sumenep (kerudung hitam) saat memberikan keterangan pers, Minggu, 28 Desember 2025. (Foto Istimewa)

SUMENEP, diluartv.id- Women Center Sumenep mengkritik keras Polres Sumenep setelah menerima laporan dugaan penganiayaan yang dilakukan keluarga pelaku. Hal ini disampaikan Aliya, dalam rapat persiapan unjuk rasa di Desa Kebunagung, Kota Sumenep, Minggu, 28 Desember 2025.

“Kami menyayangkan hal itu. Sebab laporan terhadap pihak keluarga korban, yang diduga lakukan pemukulan ini justru akan menambah beban psikis korban. Artinya ini akan kembali menambah sisi traumatis korban,” kata Aliya.

READ  Semangat Persaudaraan, Kemenag Jatim Sambut 57 Bhikkhu dalam Rangkaian Indonesia Walk for Peace 2026

Hal yang sama disampaikan sejumlah aktivis mahasiswa Sumenep yang hadir dalam diskusi tersebut. Ketua Cabang PMII Sumenep, Hairus berpendapat, tindakan Polres Sumenep juga mengandung arti upaya pro terhadap keluarga pelaku cabul.

READ  Arif Firmanto, Birokrat Sumenep Segudang Penghargaan

“Ini ada apa ya, di tengah sidang kasusnya yang masih berjalan, ada laporan balik dari pihak keluarga pelaku. Yang dilaporkan adalah keluarga korban terdiri dari Ayah dan juga paman. Aneh Polres Sumenep ini,” terang Hairus.

Dalam diskusi tersebut, para aktivis lalu menyepakati untuk menggelar unjuk rasa je Mapolres Sumenep pada Senin, 29 Desember 2025.

READ  Bupati Sumenep Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan

“Intinya ini adalah gerakan moral. Di tengah upaya perang terhadap kekerasan perempuan dan anak, masih ada hal yang demikian ini. Sangat prihatin dan kontra dengan semangat itu,” kata Kuasa Hukum terlapor, Kamarullah. (red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Pantau Progres Sekolah Rakyat Terintegrasi di Sampang
Bappeda Sumenep Perkuat Implementasi Pengarusutamaan Gender Dalam Perencanaan Pembangunan
Sumur Bor di Bangkalan Keluarkan Api
Pria Ditemukan Meninggal di Rumah Sawahan Surabaya
Kapolresta Sumenep Pererat Sinergi dengan Tokoh Agama
Bupati Sumenep Minta ASN Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat
Bupati Fauzi Dorong Koperasi Gerakkan Ekonomi Masyarakat
Wabup Sumenep Lepas 7200 Jamaah Shalawat Nariyah Hadiri Haul Masyayikh di Situbondo
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:52 WIB

Gubernur Khofifah Pantau Progres Sekolah Rakyat Terintegrasi di Sampang

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:34 WIB

Bappeda Sumenep Perkuat Implementasi Pengarusutamaan Gender Dalam Perencanaan Pembangunan

Rabu, 22 Juli 2026 - 02:02 WIB

Sumur Bor di Bangkalan Keluarkan Api

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:50 WIB

Pria Ditemukan Meninggal di Rumah Sawahan Surabaya

Selasa, 21 Juli 2026 - 00:07 WIB

Bupati Sumenep Minta ASN Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati KH. Kholilurrahman memantau aktifitas jual beli dalam kegiatan pasar murah di Pamekasan. (Foto Istimewa)

Ekonomi

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Pamekasan

Rabu, 22 Jul 2026 - 14:36 WIB

Pengeboran sumur milik warga di Bangkalan, Jawa Timur, dihentikan karena mendadak mengeluarkan api, Selasa, 21 Juli 2026. (Foto Istimewa)

Berita

Sumur Bor di Bangkalan Keluarkan Api

Rabu, 22 Jul 2026 - 02:02 WIB

Suasana evakuasi pria meninggal di sebuah rumah di Sawahan, Surabaya, Selasa, 21 Juli 2026 malam. (Foto Istimewa)

Berita

Pria Ditemukan Meninggal di Rumah Sawahan Surabaya

Rabu, 22 Jul 2026 - 01:50 WIB