IJTI dan PWI Lamongan Panjatkan Doa untuk Keselamatan Lima Jurnalis Yang Hilang Kontak

Avatar of Redaksi

- Penulis

Senin, 14 September 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IJTI dan PWI Lamongan gelar doa bersama bagi 5 Jurnalis yang hilang kontak saat meliput peristiwa Gunung Anak Krakatau, Senin, 14 September 2026. (Diluartv Photo)

IJTI dan PWI Lamongan gelar doa bersama bagi 5 Jurnalis yang hilang kontak saat meliput peristiwa Gunung Anak Krakatau, Senin, 14 September 2026. (Diluartv Photo)

LAMONGAN, diluartv.id- Keprihatinan mendalam dirasakan insan pers di Kabupaten Lamongan menyusul hilang kontaknya lima jurnalis yang tengah menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau. Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian sesama jurnalis, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lamongan bersama Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Pantura Raya menggelar doa bersama di Alun-Alun Lamongan, Senin 14 September 2026.

Sejumlah jurnalis yang hadir tampak khusyuk memanjatkan doa, berharap kelima rekan seprofesi yang hingga kini belum diketahui keberadaannya segera ditemukan dalam kondisi selamat. Suasana haru terasa dalam doa yang dipanjatkan. Di tengah aktivitas jurnalistik yang setiap hari menuntut keberanian dan ketangguhan di lapangan, para jurnalis Lamongan memilih berhenti sejenak untuk mengirimkan doa kepada rekan-rekan mereka yang sedang menghadapi situasi penuh risiko.

Ketua PWI Lamongan Kadam Mustoko mengatakan, doa bersama ini merupakan ungkapan perasaan sekaligus bentuk solidaritas dari para jurnalis di Lamongan, baik yang tergabung dalam PWI maupun IJTI.

READ  Kapolresta Sumenep Raih Penghargaan “Penggerak Transformasi Institusi Polresta Sumenep” Pada Anniversary 4th Ketik.Com

“Doa bersama ini merupakan ungkapan perasaan dari teman-teman jurnalis Lamongan, PWI dan IJTI. Kita semua prihatin dengan kondisi teman kita yang sedang meliput di Gunung Anak Krakatau dan sampai saat ini belum diketahui nasibnya,” ujarnya.

Kadam berharap kelima jurnalis tersebut dapat segera ditemukan oleh tim pencarian dalam keadaan selamat. Ia juga mengajak seluruh insan pers dan masyarakat untuk terus mendoakan keselamatan para jurnalis yang tengah menjalankan tugas di lapangan.

“Semoga teman kita cepat ditemukan dalam keadaan selamat. Keluarga yang ditinggalkan dan keluarga teman-teman kita juga diberikan kekuatan, sehingga bisa menerima kondisi seperti ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua IJTI Korda Pantura Raya Moh. Mahrus mengatakan, doa bersama tersebut merupakan aksi solidaritas jurnalis di Lamongan, baik dari PWI maupun IJTI, untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga lima jurnalis yang hingga kini masih dalam proses pencarian.

READ  Patroli Pekat, Polresta Sumenep Amankan Miras

Menurutnya, kondisi tersebut tentu menjadi beban berat bagi keluarga. Karena itu, para jurnalis di Lamongan ingin menunjukkan bahwa keluarga tidak menghadapi situasi tersebut sendirian. Dukungan dan doa terus diberikan agar keluarga tetap kuat dan sabar menunggu kabar terbaru dari proses pencarian.

“Intinya doa bersama pada siang hari ini adalah aksi solidaritas kita, teman-teman jurnalis di Lamongan, baik PWI maupun IJTI, untuk mensupport keluarga. Dalam artian, kita memberikan dukungan agar keluarga tetap sabar,” ujar Mahrus.

Mahrus mengatakan, pihaknya masih berharap lima jurnalis yang hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan tersebut dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. Namun, apabila dalam proses pencarian nantinya ditemukan kondisi terburuk, pihaknya berharap petugas dapat menemukan jasad para jurnalis tersebut sehingga dapat segera diserahkan kepada keluarga.

READ  Libur Sekolah, KAI Surabaya Imbau Anak-Anak Tidak Bermain di Jalur Kereta Api

“Kita tetap berharap teman-teman jurnalis yang saat ini hilang kontak itu bisa ditemukan dalam keadaan selamat. Ketika tidak ditemukan, kami berharap jasadnya, kalau memang sudah meninggal, bisa ditemukan. Dan keluarga semoga diberikan kesabaran,” tuturnya.

Solidaritas sesama jurnalis tidak hanya diwujudkan melalui doa, tetapi juga dengan terus memberikan dukungan kepada keluarga selama proses pencarian berlangsung. Para jurnalis Lamongan berharap seluruh proses pencarian berjalan lancar dan memberikan kepastian bagi keluarga yang saat ini masih menunggu kabar dengan penuh kecemasan.

Facebook Comments Box

Penulis : Sari Kusumaning Tias

Editor : Didik Setia Budi

Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasi Patuh Semeru 2026, Polresta Sumenep Perkuat Kedisiplinan Personel
Jalan Sehat Politik DPRD Sumenep Diikuti Ribuan Warga, Perkuat Sinergi untuk Pembangunan
DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda Dana Cadangan Pilkada 2029 Sebesar Rp75 Miliar
DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda APBD 2027 Jadi Perda
Bukan Musik Jalanan! Cara Sumenep Sulap Musik Tongtong Jadi Event Nasional
Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan
DPO Kasus Penipuan Rp200 Juta Ditangkap, Kuasa Hukum Puji Kinerja Polresta Sumenep
Gelorakan Sepakbola SD, Cara Bupati Sumenep Gali Talenta Muda

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Operasi Patuh Semeru 2026, Polresta Sumenep Perkuat Kedisiplinan Personel

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Jalan Sehat Politik DPRD Sumenep Diikuti Ribuan Warga, Perkuat Sinergi untuk Pembangunan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:13 WIB

DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda Dana Cadangan Pilkada 2029 Sebesar Rp75 Miliar

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:05 WIB

DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda APBD 2027 Jadi Perda

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Bukan Musik Jalanan! Cara Sumenep Sulap Musik Tongtong Jadi Event Nasional

Berita Terbaru

DPRD dan Pemkab Sumenep menyepakati Raperda APBD Tahun Anggaran 2027 menjadi Perda dalam Rapat Paripurna DPRD, yang dipimpin Ketua DPRD H. Zainal Arifin, Kamis (22/10/2026) lalu.

Nasional

DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda APBD 2027 Jadi Perda

Senin, 26 Okt 2026 - 21:05 WIB

Suasana khidmat pelaksanaan Apel Hari Santri Nasional 2026 di Halaman Kantor Bupati Sumenep, di mana Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran Forkopimda memberikan amanat di atas panggung utama.

Pemerintahan

Ini Cara Pemkab Sumenep Dorong Santri Merambah Dunia Kewirausahaan

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:58 WIB