Raperda APBD 2026 Disahkan, Wabup: Sumenep Siap Perkuat Tata Kelola dan Akselerasi Ekonomi

Avatar of Redaksi

- Penulis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 00:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Sumenep KH Imam Hasyim. (Foto Istimewa)

Wabup Sumenep KH Imam Hasyim. (Foto Istimewa)

SUMENEP, diluartv.id- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurna Penandatanganan Naskah Persetujuan Bersama atas Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2026, di ruang rapat paripurna DPRD Sumenep, Selasa (21/10/2025). Agenda tersebut menjadi penanda penting bagi arah pembangunan dan pengelolaan keuangan daerah di tahun mendatang.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melalui Wakil Bupati Imam Hasyim menyampaikan apresiasi kepada DPRD yang telah menuntaskan pembahasan APBD 2026 secara konstruktif dan tepat waktu. Ia menilai, hasil pembahasan bersama legislatif menjadi fondasi penting bagi penyempurnaan perencanaan, pelaksanaan, serta pengawasan anggaran daerah.

“Saran dan masukan dari DPRD sangat berharga untuk penyempurnaan APBD, baik dalam penyusunan maupun implementasi di tahun anggaran 2026, serta menjadi acuan bagi penyusunan APBD tahun berikutnya,” ujar Wabup Imam Hasyim.

READ  Jurnalis Surabaya Gelar Doa Bersama Untuk 5 Jurnalis Yang Hilang Di Selat Sunda

Ia menambahkan, untuk alokasi Dana Khusus, penganggarannya akan disesuaikan dengan hasil rapat koordinasi antara masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kementerian teknis agar pelaksanaan program berjalan efektif dan sesuai sasaran.

Dalam penjelasannya, Imam Hasyim memaparkan struktur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2026 sebagai berikut: Pendapatan Daerah semula sebesar Rp2,033 triliun, bertambah Rp62,409 miliar, sehingga total menjadi Rp2,095 triliun dan Belanja Daerah semula sebesar Rp2,217 triliun, juga meningkat Rp62,409 miliar, menjadi Rp2,280 triliun.

READ  Koper Sang Ketua Umum di Gerbong Kereta

Dengan demikian, terdapat defisit anggaran sebesar Rp184,216 miliar. Namun, defisit tersebut ditutup melalui surplus pembiayaan daerah dari selisih penerimaan dan pengeluaran pembiayaan. Penerimaan Pembiayaan Daerah tetap sebesar Rp187,441 miliar, dan Pengeluaran Pembiayaan Daerah sebesar Rp3,225 miliar, menyisakan surplus pembiayaan Rp184,216 miliar — jumlah yang sama untuk menutup defisit belanja daerah.

“Dengan kondisi ini, struktur APBD 2026 tetap seimbang dan terkendali. Prinsip kehati-hatian dan efisiensi tetap menjadi pegangan pemerintah daerah dalam mengelola keuangan publik,” tegasnya.

Penetapan Raperda APBD 2026 ini mencerminkan sinergi konstruktif antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mewujudkan pembangunan Sumenep yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui rancangan anggaran ini, pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk memperkuat tata kelola keuangan, meningkatkan pelayanan publik, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

READ  Dukung Gerakan Hemat Energi, BPRS Ajak Pegawai Gowes Setiap Jumat

Dalam konteks satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, arah kebijakan fiskal daerah seperti Sumenep menjadi bagian dari sinkronisasi kebijakan nasional, terutama dalam penguatan ekonomi daerah, penanggulangan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis potensi lokal.

“Kami berkomitmen menjalankan APBD 2026 secara transparan dan akuntabel, agar setiap rupiah anggaran benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Imam Hasyim. (red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel diluartv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasi Patuh Semeru 2026, Polresta Sumenep Perkuat Kedisiplinan Personel
Jalan Sehat Politik DPRD Sumenep Diikuti Ribuan Warga, Perkuat Sinergi untuk Pembangunan
DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda Dana Cadangan Pilkada 2029 Sebesar Rp75 Miliar
DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda APBD 2027 Jadi Perda
Ini Cara Pemkab Sumenep Dorong Santri Merambah Dunia Kewirausahaan
Amanat Menyentuh Bupati Fauzi di HSN 2026: “Muliakan Orang Tua, Sayangi Sesama”
Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan
DPO Kasus Penipuan Rp200 Juta Ditangkap, Kuasa Hukum Puji Kinerja Polresta Sumenep
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Operasi Patuh Semeru 2026, Polresta Sumenep Perkuat Kedisiplinan Personel

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Jalan Sehat Politik DPRD Sumenep Diikuti Ribuan Warga, Perkuat Sinergi untuk Pembangunan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:13 WIB

DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda Dana Cadangan Pilkada 2029 Sebesar Rp75 Miliar

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:05 WIB

DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda APBD 2027 Jadi Perda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:58 WIB

Ini Cara Pemkab Sumenep Dorong Santri Merambah Dunia Kewirausahaan

Berita Terbaru

DPRD dan Pemkab Sumenep menyepakati Raperda APBD Tahun Anggaran 2027 menjadi Perda dalam Rapat Paripurna DPRD, yang dipimpin Ketua DPRD H. Zainal Arifin, Kamis (22/10/2026) lalu.

Nasional

DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati Raperda APBD 2027 Jadi Perda

Senin, 26 Okt 2026 - 21:05 WIB

Suasana khidmat pelaksanaan Apel Hari Santri Nasional 2026 di Halaman Kantor Bupati Sumenep, di mana Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran Forkopimda memberikan amanat di atas panggung utama.

Pemerintahan

Ini Cara Pemkab Sumenep Dorong Santri Merambah Dunia Kewirausahaan

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:58 WIB